bukamata.id – Perjalanan Persib Bandung di AFC Champions League 2 terus berlanjut. Hasil undian fase gugur yang berlangsung di Malaysia mempertemukan Maung Bandung dengan wakil Thailand, Ratchaburi FC. Momen pengundian semakin spesial karena dihadiri legenda Persib, Atep, yang dipercaya sebagai asisten saat proses drawing berlangsung.
Sebagai juara grup, Persib memperoleh keuntungan untuk menjadi tuan rumah pada laga penentuan. Pertemuan pertama akan dimainkan di markas Ratchaburi pada 11–12 Februari 2026, sebelum giliran Persib tampil di hadapan bobotoh sekitar satu pekan setelahnya di Bandung. Format kandang–tandang ini membuka kesempatan besar bagi Persib untuk menutup laga dengan dukungan penuh dari tribun.
Bojan Hodak: Tantangan Sebenarnya Ada di Klub Korea
Sebelum lawan ditentukan, pelatih Bojan Hodak sempat menegaskan bahwa klub asal Korea Selatan menjadi ancaman terbesar. Pada saat itu, Pohang Steelers masih mungkin menjadi lawan, bersama Cong An Ha Noi dan Ratchaburi FC. Dari ketiga nama tersebut, Persib justru bertemu Ratchaburi yang berasal dari wilayah Asia Tenggara—sesuatu yang dianggap Bojan sedikit lebih menguntungkan.
“Tim-tim dari Korea sering memberi tantangan terberat. Tapi saat bermain di rumah sendiri, kami punya energi lebih,” ungkap Bojan setelah latihan di Stadion GBLA, Jumat (19/12/2025).
Walau menghadapi fase yang lebih berat, Bojan belum berpikir untuk menambah amunisi pemain. Isu mengenai perekrutan baru langsung ditepisnya.
“Saya tidak tahu soal itu. Tidak ada pembicaraan dengan saya mengenai pemain baru. Kalau ada kabar lain, mungkin bukan dari saya,” ujarnya sambil tersenyum.
Lucho Tetap Rendah Hati: “Kami Baru Memulai”
Gelandang andalan Persib, Luciano “Lucho” Guaycochea, mengaku bangga dengan pencapaian sebagai juara grup, namun menegaskan bahwa perjalanan sejati justru dimulai di babak 16 besar.
“Kami senang bisa melangkah sejauh ini, tapi ini baru awal. Fase gugur jauh lebih berat dan setiap pertandingan menentukan,” ujar pemain bernomor punggung 8 itu.
Menurut Lucho, lawan-lawan di fase ini punya kualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Meski begitu, ia percaya diri dengan karakter dan kekompakan tim.
“Kami harus lebih fokus, lebih pintar, dan lebih tenang. Tidak ada ruang untuk kesalahan ketika masuk babak gugur,” tegasnya.
Agenda Persib di Fase 16 Besar
Persib akan berangkat terlebih dahulu ke Thailand untuk menjalani pertandingan leg pertama pada 11–12 Februari 2026. Setelah itu, laga pamungkas penentu nasib digelar sekitar 18–19 Februari 2026 di Bandung, dengan dukungan bobotoh yang diharapkan menjadi tenaga tambahan untuk meraih kemenangan.
Jika bisa melewati Ratchaburi, pintu sejarah lebih besar terbuka—dan Maung Bandung selangkah lebih dekat mengibarkan lagi nama Persib di pentas Asia.
Langkah awal sudah terlewati. Sekarang, semua kembali pada seberapa kuat Persib menjaga konsentrasi dan keyakinan saat sorotan Asia tertuju ke laga penentuan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










