Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Senin, 18 Mei 2026 22:03 WIB

Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan

Senin, 18 Mei 2026 21:38 WIB

Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta

Senin, 18 Mei 2026 21:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
  • Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!
  • Catat dan Simpan! Inilah Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026, Dari A Sampai L
  • GILA! Striker Persija Ini Bisa Pindah ke Persib, Transfer Rival Panas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 18 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

By Aga GustianaSabtu, 28 Maret 2026 15:49 WIB2 Mins Read
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Reuters/Carlos Barria)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu perbincangan hangat lewat pernyataan nyelenehnya dalam forum Future Investment Initiative di Miami, Jumat (27/3). Di hadapan para investor, Trump sempat terpeleset lidah dengan menjuluki Selat Hormuz yang strategis sebagai “Selat Trump”.

Momen menggelitik sekaligus kontroversial ini muncul saat sang presiden membahas eskalasi ketegangan antara AS dan Iran yang kini telah memasuki bulan kedua. Sebagaimana dilaporkan CNBC, Trump mulanya sesumbar mengenai kekuatan militer Iran yang diklaimnya telah luluh lantak, sebelum akhirnya mengeluarkan istilah baru tersebut.

“Iran harus membuka Selat Trump – maksud saya, Selat Hormuz,” cetus Trump yang seketika disambut gelak tawa para hadirin, Sabtu (28/3/2026).

Menyadari kekeliruannya, pria yang dikenal dengan retorika blak-blakan ini segera melontarkan permintaan maaf dengan gaya khasnya. Ia berdalih bahwa kesalahan ucap tersebut bukanlah sebuah kegagalan besar dalam komunikasinya selama konflik berlangsung.

Baca Juga:  Ibu di Banjaran Akhiri Hidup Bersama Dua Anaknya, Tinggalkan Surat Wasiat, Begini Isinya

“Maafkan saya. Saya sangat menyesal. Kesalahan yang sangat buruk,” tutur Trump.

Tak berhenti di situ, ia juga menyindir reaksi media yang kerap ia labeli sebagai penyebar berita bohong. “Berita palsu akan mengatakan, ‘Dia tidak sengaja mengatakan’ – Tidak, tidak ada kecelakaan dengan saya, tidak terlalu banyak. Jika ada, kita akan punya berita besar,” tambahnya dengan nada menantang.

Baca Juga:  DEN Ingatkan Indonesia Hadapi Potensi Perubahan Kebijakan Ekonomi Donald Trump

Di balik gurauan tersebut, ketegangan diplomatik sebenarnya masih membara. Trump mengklaim bahwa pihak Teheran sedang mencoba mendekat untuk menegosiasikan perdamaian. Namun, pernyataan ini dibantah keras oleh pihak Iran. Menariknya, laporan New York Post menyebutkan adanya opsi radikal dari Gedung Putih untuk mengambil alih jalur pelayaran tersebut dan mengubah namanya menjadi “Selat Amerika”.

Obsesi Trump terhadap penamaan ulang tempat-tempat ikonik memang bukan rahasia lagi. Sebelumnya, ia sempat mewacanakan perubahan nama Teluk Meksiko hingga memplesetkan nama Kennedy Center menjadi “tiang-tiang Trump Kennedy”.

Baca Juga:  Terjebak di Selat Hormuz, Iran Beberkan Alasan Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Melintas

“Tiang-tiang Trump Kennedy yang baru, ups, maksud saya, Kennedy Center,” tulisnya dalam unggahan Truth Social beberapa waktu lalu.

Bahkan, pada Desember silam, administrasi Gedung Putih secara resmi mengumumkan perubahan nama lembaga seni bergengsi tersebut menjadi Trump-Kennedy Center. Langkah-langkah ini semakin mempertegas gaya kepemimpinan Trump yang sarat dengan personal branding di tengah krisis global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita terkini Donald Trump internasional Konflik AS Iran selat hormuz
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!

Tragis! Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Ditemukan Tewas di Batujajar

Bikin Malu Tuan Rumah! Peselancar Putri Indonesia Ini Cetak Rekor yang Belum Pernah Ada!

Klarifikasi Atau Settingan? Misteri Pria Gondrong Demo Pati di Kantor Intel Kodim!

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Terpopuler
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Bocoran 11 Pemain Mewah Incaran Persib Bandung: Ada Patrick Robson hingga Bomber Timnas Irak
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.