Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hancurkan Austria 3-0, Spanyol Segel Tiket Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 3 Juli 2026 07:39 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru

Jumat, 3 Juli 2026 05:00 WIB

Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu

Jumat, 3 Juli 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hancurkan Austria 3-0, Spanyol Segel Tiket Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
  • Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru
  • Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Terlambat! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 3 Juli 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Siap-siap! Bansos BPNT Tahap 3 Mulai Cair Juli 2026, Ini Tanda Saldo Rp600 Ribu Sudah Masuk KKS
  • Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta
  • 5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

By Aga GustianaSabtu, 28 Maret 2026 15:49 WIB2 Mins Read
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Reuters/Carlos Barria)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu perbincangan hangat lewat pernyataan nyelenehnya dalam forum Future Investment Initiative di Miami, Jumat (27/3). Di hadapan para investor, Trump sempat terpeleset lidah dengan menjuluki Selat Hormuz yang strategis sebagai “Selat Trump”.

Momen menggelitik sekaligus kontroversial ini muncul saat sang presiden membahas eskalasi ketegangan antara AS dan Iran yang kini telah memasuki bulan kedua. Sebagaimana dilaporkan CNBC, Trump mulanya sesumbar mengenai kekuatan militer Iran yang diklaimnya telah luluh lantak, sebelum akhirnya mengeluarkan istilah baru tersebut.

“Iran harus membuka Selat Trump – maksud saya, Selat Hormuz,” cetus Trump yang seketika disambut gelak tawa para hadirin, Sabtu (28/3/2026).

Menyadari kekeliruannya, pria yang dikenal dengan retorika blak-blakan ini segera melontarkan permintaan maaf dengan gaya khasnya. Ia berdalih bahwa kesalahan ucap tersebut bukanlah sebuah kegagalan besar dalam komunikasinya selama konflik berlangsung.

Baca Juga:  Soal Tragedi Garut, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Terlibat dan Siap Diperiksa

“Maafkan saya. Saya sangat menyesal. Kesalahan yang sangat buruk,” tutur Trump.

Tak berhenti di situ, ia juga menyindir reaksi media yang kerap ia labeli sebagai penyebar berita bohong. “Berita palsu akan mengatakan, ‘Dia tidak sengaja mengatakan’ – Tidak, tidak ada kecelakaan dengan saya, tidak terlalu banyak. Jika ada, kita akan punya berita besar,” tambahnya dengan nada menantang.

Baca Juga:  Ricuh Demo DPRD Jabar: Massa Lempari Gedung, Kendaraan Polisi Terbakar

Di balik gurauan tersebut, ketegangan diplomatik sebenarnya masih membara. Trump mengklaim bahwa pihak Teheran sedang mencoba mendekat untuk menegosiasikan perdamaian. Namun, pernyataan ini dibantah keras oleh pihak Iran. Menariknya, laporan New York Post menyebutkan adanya opsi radikal dari Gedung Putih untuk mengambil alih jalur pelayaran tersebut dan mengubah namanya menjadi “Selat Amerika”.

Obsesi Trump terhadap penamaan ulang tempat-tempat ikonik memang bukan rahasia lagi. Sebelumnya, ia sempat mewacanakan perubahan nama Teluk Meksiko hingga memplesetkan nama Kennedy Center menjadi “tiang-tiang Trump Kennedy”.

Baca Juga:  Dilantik Jadi Presiden, Donald Trump Janji Tancapkan Bendera AS di Mars

“Tiang-tiang Trump Kennedy yang baru, ups, maksud saya, Kennedy Center,” tulisnya dalam unggahan Truth Social beberapa waktu lalu.

Bahkan, pada Desember silam, administrasi Gedung Putih secara resmi mengumumkan perubahan nama lembaga seni bergengsi tersebut menjadi Trump-Kennedy Center. Langkah-langkah ini semakin mempertegas gaya kepemimpinan Trump yang sarat dengan personal branding di tengah krisis global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita terkini Donald Trump internasional Konflik AS Iran selat hormuz
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku

Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Rekonstruksi Kasus TH Digelar, Tersangka Akui Seluruh Perbuatan di Enam TKP

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.