Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Minggu, 15 Maret 2026 18:48 WIB

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Minggu, 15 Maret 2026 17:00 WIB

Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar

Minggu, 15 Maret 2026 15:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
  • Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar
  • Selisih 4 Poin di Klasemen, Persib vs Borneo FC Jadi Laga Krusial Perebutan Gelar
  • Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Jadi Viral, Part 2 Paling Dicari Warganet
  • Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan
  • Pertarungan Dua Raksasa! Persib vs Borneo FC, Siapa yang akan Kuasai Puncak?
  • Gadis 22 Tahun Dinikahi Kakek 65 Tahun: Seserahan Sultan, Mobil hingga Saham Bumi!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Hati-hati! Konsumsi Minuman Manis Kemasan Picu Gagal Ginjal dan Diabetes pada Anak

By Putra JuangRabu, 31 Juli 2024 09:09 WIB2 Mins Read
Minuman Manis Kemasan. (Foto: Ilustrasi/Stefan Schweihofer dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang menyampaikan, tren konsumsi gula saat ini di sebagian kalangan masyarakat sudah melewati batas.

Makanan dan minuman kemasan yang dijual bebas di pasaran disebut-sebut menjadi penyumbang terbesar penyebab penyakit tidak menular (PTM) diabetes mellitus dan gagal ginjal.

Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Sumedang, Aan Sugandi mengatakan, konsumsi gula berlebih dapat menimbulkan gagal ginjal.

“Semuanya tergantung pada gaya hidup masyarakat itu sendiri yaitu pola makan. Tren pola makan saat ini sejak kecil diarahkan pada pola makan yang tidak sehat. Contohnya dengan membiasakan minuman-minuman yang manis-manis,” ucap Aan, dikutip Rabu (31/7/2024).

Baca Juga:  Durhaka! Anak di Sukabumi Habisi Nyawa Ibunya Pakai Alat Garpu Tanah

Aan menggambarkan, dampak buruk dari kebiasaan mengkonsumsi minuman dengan kadar gula yang berlebih.

“Tren saat ini berhubungan dengan angka gagal ginjal terhadap kalangan anak-anak cukup tinggi. Belum lagi Hemodialisa atau cuci darah di rumah sakit tergolong cukup tinggi dari golongan anak-anak usia dibawah 18 tahun,” katanya.

Baca Juga:  Prabowo Tegaskan Komitmen Sediakan Makanan Bergizi untuk Anak Indonesia

Fenomena tersebut, kata Aan, menunjukkan bahwa hal ini terjadi karena sejak masa kanak-kanak cenderung membiasakan minuman-minuman manis. Berbeda dengan zaman sebelumnya dimana mana anak-anak tergolong sangat jarang minum-minuman kemasan.

“Sekarang air kelapa pun dalam bentuk kemasan, artinya kebiasaan itu mengakibatkan gagal ginjal dan kedua menyumbang angka diabetes mellitus jangka panjang di masa dewasa, kemudian pra lansia juga masa lansia,” jelasnya.

Baca Juga:  Bio Farma dan Novo Nordisk Jalin Kemitraan Produksi Insulin di Indonesia

Oleh sebab itu, angka kejadian hipertensi dan gula darah di setiap puskesmas cukup tinggi sehingga dua PTM itu menjadi standar pelayanan minimal.

Terutama, dalam melakukan pengobatan dan penanggulangan di puskesmas secara berkesinambungan, yang sejujurnya sampai saat ini pihaknya masih kesulitan mencapai angka 100 persen.

“Mudah-mudahan tahun ini dengan program deteksi dini PTM khususnya gula darah dan tensi darah juga tingkat kolesterol ke setiap SKPD dan pesantren atau sarana pendidikan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak diabetes Dinkes Sumedang gagal ginjal minuman kemasan minuman manis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Jadi Viral, Part 2 Paling Dicari Warganet

Gadis 22 Tahun Dinikahi Kakek 65 Tahun: Seserahan Sultan, Mobil hingga Saham Bumi!

Viral video ukhti mukena pink.

Viral di Media Sosial! Link ‘Mukena Pink’ Tanpa Sensor Beredar, Ada yang Asli?

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Part 2 Bikin Warganet Penasaran, Ini Isi Ceritanya

Dekati Komunitas Lewat ‘Ramadan Rhythm’, Speed Jersey Perkuat Ekosistem Gaya Hidup Sehat di Kota Kembang

Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.