bukamata.id – Bangunan kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon mengalami kerusakan serius setelah bagian atapnya runtuh. Insiden tersebut mengakibatkan sedikitnya enam ruangan di dalam gedung mengalami kerusakan berat. Dugaan sementara, kejadian ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda wilayah Cirebon dalam beberapa hari terakhir.
Pantauan di lokasi pada Selasa (27/1/2024) memperlihatkan kondisi bangunan yang nyaris tak berbentuk. Rangka baja ringan tampak melengkung dan patah, sementara ribuan genteng berserakan menutup lantai sejumlah ruangan yang terdampak.
Kepala Disnaker Kota Cirebon, Agus Suherman, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada penghujung pekan lalu, tepatnya saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama berjam-jam.
“Jumat malam itu hujan deras. Menjelang tengah malam, bangunan di sisi selatan ambruk,” kata Agus, Selasa (27/1/2026).
Menurut Agus, keruntuhan atap berdampak langsung pada enam ruangan yang memiliki fungsi penting. Ruang-ruang tersebut mencakup area pelayanan masyarakat, Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, kantor UPT, ruang kelas, hingga gudang penyimpanan.
Beruntung, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Insiden berlangsung ketika kantor dalam kondisi tidak beroperasi karena terjadi pada tengah malam.
“Korban nihil,” ucap Agus.
Meski kerusakan bangunan cukup parah, Agus memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak berhenti. Pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan memindahkan sementara aktivitas pegawai ke ruangan lain yang dinilai masih aman digunakan.
“Pelayanan masyarakat tetap berjalan normal, kami pindahkan sementara ke ruangan yang masih bisa digunakan,” tegasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Cirebon langsung merespons kejadian tersebut. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat, menyebut pihaknya akan segera melakukan pembahasan terkait penanganan dan perbaikan gedung.
“Besok kami akan berkoordinasi dengan Pak Wali Kota untuk membahas rencana teknis dan perbaikan gedung ke depan,” pungkas Rachman.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









