Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB

GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija

Sabtu, 12 September 2026 04:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Sabtu, 12 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
  • September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan
  • Pernah Bobol Persija, Balsa Sekulic Kini Bidik Gol Lagi di SUGBK
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Hukuman Berat dari Federasi Korea Selatan, STY Dilarang Melatih Klub Selama 10 Tahun!

By Aga GustianaJumat, 24 Juli 2026 12:56 WIB2 Mins Read
Shin Tae-yong. Foto: Dok. PSSI.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia sepak bola mendadak dihebohkan dengan kabar mengejutkan yang datang dari negeri ginseng. Juru taktik berpengalaman yang pernah membesut Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, resmi dijatuhi hukuman berat oleh Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA). Pelatih berusia 55 tahun itu harus menerima kenyataan dilarang berkecimpung di seluruh aktivitas sepak bola domestik Korea Selatan selama satu dekade penuh.

Berdasarkan laporan dari media setempat seperti News1 dan Channel A, sanksi tegas ini bermula dari tudingan tindakan kekerasan terhadap pemain. Peristiwa tersebut disinyalir terjadi ketika Shin memegang kendali kepelatihan di klub Ulsan HD dalam kurun waktu Agustus hingga Oktober 2025.

Tudingan itu mengemuka setelah muncul aduan bahwa metode kepelatihan yang diterapkan Shin dinilai kelewat keras dan kasar kepada anak asuhnya. Pendekatan tersebut disinyalir menimbulkan gejolak serta ketegangan di dalam ruang ganti Ulsan HD.

Merespons aduan tersebut, KFA langsung bergerak cepat dengan menggandeng Pusat Etika Olahraga di bawah naungan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan untuk mengusut tuntas kasus ini. Hasil investigasi gabungan itu kini telah rampung dan berbuah sanksi indisipliner bagi sang juru taktik.

Baca Juga:  Wasit asal Korea Selatan Pimpin Duel Panas Persib Bandung vs Persija Jakarta

Kendati demikian, pihak KFA memilih untuk menutup rapat detail spesifik mengenai dasar hukum maupun isi putusan sanksi tersebut kepada publik.

“Kami hanya diberitahu bahwa detail tindakan disiplin tersebut tidak dapat diungkapkan karena melibatkan informasi pribadi yang sensitif,” ungkap salah seorang pejabat KFA.

Baca Juga:  Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta

Walaupun detail putusan dirahasiakan, berbagai media terkemuka Korea Selatan memastikan bahwa Shin diganjar larangan aktif di dunia sepak bola nasional selama 10 tahun, mencakup larangan menenangi klub hingga terlibat dalam segala kegiatan di bawah naungan KFA.

Meski mendapat hantaman telak di negara asal, sanksi kontroversial ini nyatanya memiliki batasan teritorial. Hukuman tersebut mutlak hanya berlaku di wilayah yurisdiksi Korea Selatan, sehingga pintu bagi Shin untuk mencari nafkah di luar negeri tetap terbuka lebar.

Baca Juga:  Borneo FC Menang Lagi, Persib Tak Mau Kalah! Inilah Klasemen Terbaru Liga 1 2025

Celah yurisdiksi inilah yang membuat posisi Shin di Indonesia tetap aman. Saat ini, ia telah resmi diikat kontrak untuk memimpin skuad Persija Jakarta dan sedang fokus meracik strategi demi menghadapi kompetisi Super League. Ajang pramusim Piala Presiden 2026 diproyeksikan sebagai panggung debut perdananya sekaligus batu loncatan bagi Macan Kemayoran di bawah komando barunya.

Dengan tidak adanya ikatan yurisdiksi KFA di tanah air, Shin dipastikan dapat menjalankan tugas kepelatihannya bersama Persija Jakarta secara penuh tanpa ada kendala administratif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Korea Selatan Liga Indonesia Persija Jakarta Shin Tae-yong
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda

GBK Bakal Membara! Persija Panggil Kekuatan Jakmania Jelang Kontra Persib

Yudai Yamamoto Kembali Pimpin Persija vs Persib, Maung Bandung Punya Catatan Ini

Persija vs Persib Jadi Sajian Utama! Ini Jadwal Lengkap Super League Pekan Kedua

Head-to-Head Persija vs Persib: GBK Jadi Saksi Saling Tahan

Persija vs Persib Resmi Digelar di SUGBK, Ferry Paulus Beri Peringatan Keras

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.