bukamata.id – Pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat disebut telah berjalan sejak tahun anggaran sebelumnya.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullaah Rahmad, saat ditemui di Bandung, Jumat (20/2/2026).
Hasbullaah menegaskan, sejumlah program prioritas yang kini dirasakan masyarakat bukan hanya dimulai pada 2026, melainkan telah dirancang dan dijalankan sejak APBD 2025.
Menurutnya, kebijakan penggeseran anggaran menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan.
“Program ini tidak hanya berjalan di 2026, tetapi sejak APBD 2025. Pak Gubernur memanfaatkan kebijakan untuk menggeser alokasi anggaran dan pembangunan jalan serta PJU sudah dilakukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur seperti jalan dan penerangan jalan umum (PJU) menjadi bagian penting untuk meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Upaya tersebut, kata dia, diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
Tak hanya itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama dalam alokasi anggaran pemerintah daerah. Hasbullaah menilai, investasi pada pendidikan merupakan fondasi jangka panjang bagi kemajuan Jawa Barat.
“Ini berlanjut di 2026. Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga mendapatkan alokasi besar,” tambahnya.
Menurutnya, penguatan dua sektor tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah provinsi dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Ia pun berharap program-program yang telah berjalan dapat terus berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Hasbullaah juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan pemangku kepentingan, untuk ikut mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran serta transparan. Dengan kolaborasi tersebut, pembangunan di Jawa Barat diharapkan semakin inklusif dan merata.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









