Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Polemik Paspor Kuat! Sosok Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Dihujat Usai Anak Resmi Jadi WNA

Kamis, 19 Februari 2026 19:08 WIB

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Kamis, 19 Februari 2026 19:07 WIB
Persib

Kecewa Berat, Bojan Hodak Teriak Soal Pitch Invader di GBLA

Kamis, 19 Februari 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Polemik Paspor Kuat! Sosok Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Dihujat Usai Anak Resmi Jadi WNA
  • Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan
  • Kecewa Berat, Bojan Hodak Teriak Soal Pitch Invader di GBLA
  • Jadwal Adzan Maghrib Kota Bandung Hari Ini, Siapkan Buka Puasa Tepat Waktu!
  • THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya
  • Persib Seret Wasit Majed Alshamrani ke AFC Usai Disingkirkan Ratchaburi FC
  • Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026
  • Adzan Magrib Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Hari Pertama 1 Ramadhan 1447 H
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Inovasi Tahu Sumedang, Kini Miliki Kandungan Omega-3 Lebih Tinggi dari Ikan Salmon

By Putra JuangSenin, 20 Januari 2025 20:35 WIB2 Mins Read
Tahu Omega. (Foto: sumedangkab)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tahu Sumedang selama ini dikenal sebagai ikon kuliner Sumedang. Kini, kuliner tersebut hadir dengan inovasi unik yakni Tahu Omega yang memiliki kandungan omega-3 yang diklaim 17 kali lipat lebih tinggi dari ikan salmon.

Usaha ini digagas oleh Nurholis, seorang pengusaha kreatif dari Cisagasari Cimuruy, Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara.

Tahu Omega memadukan tradisi tahu dengan nutrisi modern untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di Indonesia.

Melihat minimnya konsumsi omega-3 di masyarakat, Nurholis melakukan riset panjang bersama seorang ahli dari Purwakarta untuk menciptakan produk sehat berbasis susu kambing dipadukan dengan kacang Sacha Inchi, tanaman asal Amazon yang dikenal kaya omega-3.

Baca Juga:  3 Pilihan Kuliner Sarapan Pagi di Bandung yang Murah Meriah

Setelah melalui tujuh bulan eksperimen, lahirlah Tahu Omega. Tahu yang tidak hanya lezat tetapi juga menawarkan manfaat kesehatan luar biasa, seperti mendukung kecerdasan otak, mencegah diabetes, hingga menjaga kesehatan jantung.

“Kenapa memilih tahu, karena tahu itu makanan sejuta umat. Semua kalangan bisa menikmatinya. Kami ingin memberikan alternatif sumber omega-3 yang terjangkau namun tetap berkualitas tinggi,” ucap Nurholis, Senin (20/1/2025).

Selain keunggulan nutrisinya, kata Nurholis, Tahu Omega juga menerapkan sistem produksi yang ramah lingkungan. Limbah padat dari tahu diolah menjadi pakan ternak, sedangkan limbah cair dijadikan pupuk organik cair (POC).

Baca Juga:  Wisata Kuliner di Bandung: Yamcha Sajikan Makanan Hongkong dengan Desain Retro

“Proses ini mencerminkan konsep circular economy, yang memastikan setiap tahapan produksi memberikan dampak positif pada lingkungan dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Tak hanya menghadirkan inovasi produk, usaha ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, termasuk pemberdayaan anak-anak yatim.

Hingga kini, Tahu Omega telah menjalin kemitraan dengan delapan reseller yang tersebar di Sumedang, Garut, Bandung, hingga Bekasi.

Meski baru berjalan enam bulan, Tahu Omega menghadapi tantangan besar, mulai dari edukasi masyarakat tentang manfaat omega-3 hingga strategi pemasaran digital.

Baca Juga:  Ini Tiga Strategi Pasangan ASIH Kembangkan Pariwisata di Jabar

“Kami berharap dukungan masyarakat dan mitra media dapat membantu produk ini dapat dikenal lebih luas, bahkan hingga ke pasar internasional,” ujarnya.

Nurholis mengatakan, Tahu Omega bukan sekadar tahu, melainkan simbol inovasi lokal yang mengutamakan kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan.

Dengan visi besar untuk meningkatkan kecerdasan bangsa melalui konsumsi omega-3, Nurholis berharap Tahu Omega dapat menjadi kebanggaan Sumedang sebagai makanan sehat dalam upaya mendukung program Makan Siang Bergizi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kuliner Omega-3 Tahu Omega Tahu Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polemik Paspor Kuat! Sosok Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Dihujat Usai Anak Resmi Jadi WNA

Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026

Adzan Magrib Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Hari Pertama 1 Ramadhan 1447 H

5 Menu Buka Puasa Sehat yang Bikin Tubuh Tetap Bertenaga Sepanjang Ramadhan

Video Teh Pucuk Durasi 17 Menit Viral, Ternyata Begini Fakta di Baliknya!

Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor? Ini Fakta Sebenarnya

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.