Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Tanpa Uilliam Barros Hadapi FC Seoul, Badai Cedera Makin Bikin Igor Tolic Pusing

Selasa, 15 September 2026 11:17 WIB

Kilas Balik 6 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo: Dari Posisi Menteri hingga Suahasil Nazara Jabat Menkeu

Selasa, 15 September 2026 10:55 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Borong?

Selasa, 15 September 2026 10:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Tanpa Uilliam Barros Hadapi FC Seoul, Badai Cedera Makin Bikin Igor Tolic Pusing
  • Kilas Balik 6 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo: Dari Posisi Menteri hingga Suahasil Nazara Jabat Menkeu
  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Borong?
  • Lahan Alang-alang di Cihampelas KBB Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah Warga
  • “Edankeun di Asia”, Jersey Baru Persib untuk Bertarung di ACL Two 2026/27
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib: Ujian Berat Maung Bandung di Laga Perdana ACL 2
  • Ramalan Itu Terbukti? Video Lama Noel Mendadak Viral Pasca Purbaya Dicopot dari Menkeu!
  • Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

IPMAKAB Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih: Dorong Partisipasi Aktif Generasi Muda dalam Pilkada 2024

By SusanaSelasa, 17 September 2024 22:55 WIB3 Mins Read
IPMAKAB menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih di Ciparay, Kabupaten Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Bandung (IPMAKAB) menggelar acara Sosialisasi Pendidikan Pemilih untuk meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi generasi muda dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Jawa Barat 2024.

Acara yang diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari anggota IPMAKAB, bertempat di Hotel Karasak Ciparay, Kabupaten Bandung, Selasa (17/9/2024) dari pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.

Sosialisasi pendidikan pemilih ini menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas isu-isu strategis terkait peran pemilih muda dalam Pilkada.

Ketua PP IPMAKAB, Pijar Maulid, menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses politik, terutama menjelang Pilkada.

Menurutnya, mahasiswa dan pelajar harus menghindari apatisme politik dan memahami bahwa setiap kebijakan yang dihasilkan dari proses politik memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak peserta untuk cermat dalam memilih calon pemimpin, dengan menelaah visi dan misi para kandidat.

“Jangan hanya memilih karena kedekatan personal atau popularitas, tapi lihat program-program mereka untuk lima tahun ke depan,” kata Pijar dalam sambutannya, Selasa (17/9/2024).

Baca Juga:  Tiru Prabowo, Kang DS Ingin Jalankan Politik Riang Gembira

Pijar juga menyinggung fenomena golput (golongan putih), yang muncul sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintahan. Ia menyampaikan, meski ia sendiri pernah golput, ia menyadari bahwa sikap apatis hanya akan memperburuk situasi.

Oleh karena itu, Pijar mengajak semua peserta untuk terlibat aktif, baik sebagai pemilih maupun sebagai pemantau Pilkada, guna memastikan proses pemilihan berjalan bersih dan transparan.

Diskusi dan Pendalaman Materi

Sesi pertama penyampaian materi disampaikan oleh Ade Irpan Al-Anshory, yang membahas peran dan tantangan mahasiswa dalam Pilkada Provinsi Jawa Barat. Ade menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan pelopor demokrasi.

Ia menjelaskan bahwa Pemilihan Kepala Daerah merupakan bentuk pelaksanaan kedaulatan rakyat yang harus dijalankan secara demokratis dan langsung oleh masyarakat.

Ade juga mengingatkan peserta bahwa pemilih yang cerdas adalah mereka yang mampu menilai calon berdasarkan visi, misi dan rekam jejak mereka, bukan hanya karena faktor emosional atau kedekatan personal.

Baca Juga:  Banyak Pelanggaran, Pemkot Cimahi Ingatkan APK Pilkada Dipasang Sesuai Aturan

“Mahasiswa sebagai kaum intelektual harus menjadi pelopor dalam menyebarkan pendidikan politik kepada masyarakat, agar proses pemilu berjalan dengan kualitas yang baik,” ungkap Ade.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Didi Komarudin, yang membahas peran masyarakat dalam Pilkada 2024 dan bagaimana aturan kampanye harus dipahami oleh pemilih muda.

Didi menjelaskan bahwa kampanye adalah bagian dari proses demokrasi yang diatur secara ketat, termasuk soal pemberian barang-barang kampanye yang diperbolehkan dalam aturan KPU.

Selain itu, Didi menekankan bahwa politik uang masih menjadi tantangan serius yang merusak integritas Pilkada, dan generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menolak praktik tersebut.

“Jadilah pemilih yang cerdas dan kritis. Sebagai mahasiswa, kita harus berperan aktif dalam menjaga demokrasi, termasuk melalui pemantauan proses Pilkada,” ujar Didi.

Didi juga mengupas isu terkait lokasi kampanye, menjelaskan aturan bahwa kampanye di tempat-tempat ibadah dilarang, sedangkan kampanye di kampus diperbolehkan, asalkan tanpa atribut politik seperti baliho atau bendera partai.

Baca Juga:  Tahun Depan, Dadang Supriatna Jamin Tarif Air Minum Tidak Naik

Setelah sesi pemaparan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan. Beberapa topik yang dibahas mencakup regulasi terbaru tentang Pilkada, potensi konflik antar pasangan calon, serta strategi untuk meminimalisir money politics yang sering terjadi di berbagai daerah.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat kepada narasumber dan foto bersama, diiringi doa penutup dan ajakan kepada seluruh peserta untuk terus memantau perkembangan Pilkada melalui media sosial resmi KPU Jabar. Sebagai tanda apresiasi, peserta juga menerima uang transportasi dan konsumsi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta yang merupakan pelajar dan mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang aktif dan berpartisipasi dalam mensukseskan Pilkada 2024, dengan menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.

KPU Jabar juga mendorong partisipasi aktif dari semua lapisan masyarakat untuk mewujudkan Pilkada yang jujur, adil dan bebas dari politik uang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Jabar Kabupaten Bandung pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kilas Balik 6 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo: Dari Posisi Menteri hingga Suahasil Nazara Jabat Menkeu

Lahan Alang-alang di Cihampelas KBB Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah Warga

Ramalan Itu Terbukti? Video Lama Noel Mendadak Viral Pasca Purbaya Dicopot dari Menkeu!

Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap

Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan

Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.