bukamata.id – Ayah almarhum Rizky Rudiana alias Eky, Iptu Rudiana membantah kabar yang menyebutkan jika dirinya bersembunyi dari kasus pembunuhan yang dialami sang anak dan Vina di Cirebon pada 2016 silam.
Iptu Rudiana mengatakan, alasan dirinya tidak pernah muncul ke publik lantaran dirinya merupakan seorang anggota Polri yang harus menjaga kode etik.
Selain itu, dirinya juga harus menjalakan tugasnya sebagai Kapolsek Kapetakan untuk melayani masyarakat.
“Saya mohon maaf kepada seluruh warga negara Indonesia karena selama ini saya tidak pernah muncul di media. Tentunya karena apa? Saya seorang anggota polisi aktif, yang mana saya taat kepada aturan-aturan serta kode etik,” ucap Iptu Rudiana di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mawar, Desa Sutawangi, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, dikutip YouTube iNews, Jumat (26/7/2024).
“Saya tidak menutup diri karena segala macam kegiatan sebagai Kapolsek tentunya sebagai pelayan masyarakat,” tambahnya.
Ipdu Rudiana memastikan, tidak satupun informasi yang dirinya tutupi terkait kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon.
“Dalam hal ini saya sama sekali tidak ada yang ditutup-tutupi, seperti yang saya sampaikan tadi saya sebagai anggota kepolisian aktif tentunya saya harus mentaati aturan-aturan yang ada,” tandasnya.
Untuk diketahui, ini merupakan kemunculan pertama Ipdu Rudiana setelah sebelumnya sempat sulit untuk ditemui. Pertemuan Iptu Rudiana bersama sejumlah awak media pun berlangsung di TPU Mawar, Desa Sutawangi, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.
Pada kesempatan itu, Iptu Rudiana yang ditemani kuasa hukumnya, Pitra Ramadoni berziarah ke makam Eky. Iptu Rudiana yang memakai baju koko berwarna hitam dan peci hitam itu menangis tersedu-sedu di makam sang anak.
“Ya Allah, mudah-mudahan anak saya ditenangkan di alam sana. Mudah-mudahan perjuangan saya sebagai orang tua dalam menegakan keadilan menjadi yang terbaik dan juga membuahkan hasil dan mudah-mudahan anak saya diampuni segala dosa-dosanya serta keluarga yang ditinggalkan menjadi lebih ikhlas atas semua yang harus kami alami dan harus kami terima,” beber Iptu Rudiana sambil menangis tersedu-sedu.
“Aa Eky, tenang ya Aa. Mbap sudah 8 tahun ditinggal Aa Eky, Mbap terus berjuang mencari keadilan buat Aa Eky, Aa tenang disana ya,” tandasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











