Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!

Jumat, 31 Juli 2026 02:00 WIB

Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

Jumat, 31 Juli 2026 01:00 WIB
Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Kamis, 30 Juli 2026 20:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
  • Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah
  • Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi
  • Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • Jadwal Terakhir Grup A Piala Presiden 2026: Persib vs Tampines, Arema vs DPMM Berebut Semifinal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jangan Tunggu Api Membesar, Kesadaran Warga Kunci Pencegahan Kebakaran

By Putra JuangSelasa, 26 Mei 2026 20:28 WIB2 Mins Read
Petugas Pemadam Kebakaran. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebakaran masih menjadi ancaman serius di lingkungan permukiman Kota Bandung. Namun, di balik setiap kejadian kebakaran, ada satu hal penting yang sering terlambat dilakukan masyarakat: kesadaran untuk mencegah dan melapor sejak dini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung, Adhli Al-Afwan Izwar, dalam Talkshow bertajuk “Pencegahan Kebakaran Dimulai dari Kesadaran dan Kesiapsiagaan Masyarakat”, Selasa (26/5/2026).

Menurut Adhli, masyarakat memegang peran paling penting dalam mencegah kebakaran. Apalagi, lebih dari 60 persen kasus kebakaran berawal dari aktivitas sehari-hari di rumah tangga. Seperti penggunaan listrik yang tidak aman, kebocoran gas, hingga pembakaran sampah sembarangan.

“Kadang masyarakat baru menelepon kami, ketika api sudah membesar. Padahal kalau pelaporan dilakukan lebih cepat, penanganan juga bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Disdamkarmatan Kota Bandung sebenarnya telah memiliki standar response time yang cukup baik. Berdasarkan standar Kementerian Dalam Negeri, waktu tanggap ideal adalah 15 menit. Sementara Kota Bandung saat ini mampu mencapai rata-rata waktu respons sekitar 8 menit 39 detik.

“Untuk menunjang kecepatan penanganan, Disdamkarmatan Kota Bandung juga memiliki empat UPT yang tersebar di wilayah timur, utara, barat, dan selatan Kota Bandung,” terangnya.

Meski demikian, Adhli menyatakan, upaya pencegahan tetap menjadi fokus utama Disdamkarmatan Kota Bandung saat ini. Berbagai edukasi dan pelatihan rutin dilakukan ke sekolah, komunitas, hingga lingkungan RT dan RW agar masyarakat memahami cara pencegahan sekaligus penanganan awal kebakaran.

“Kami sekarang tidak hanya fokus pada pemadaman, tapi lebih kepada bagaimana masyarakat bisa siap siaga dan melakukan pencegahan sejak awal,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada menjelang musim kemarau panjang yang diprediksi mulai berlangsung pada Juni hingga September 2026.

“Kondisi cuaca kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, terutama dari alang-alang dan sampah kering di lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Disdamkarmatan Kota Bandung pun mengajak masyarakat aktif mengikuti pelatihan kebakaran. Warga, sekolah, maupun komunitas dapat mengajukan permohonan pelatihan secara resmi kepada Disdamkarmatan Kota Bandung di Jalan Sukabumi.

Meski angka kejadian kebakaran di Kota Bandung mengalami penurunan sekitar 18 persen dibanding tahun sebelumnya, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan agar risiko kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kebakaran Kota Bandung pemadam kebakaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi

Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung

Apa Itu Kabinet Bayangan? Mengenal Gerakan Pengawasan Publik yang Diisi 15 Menteri Tandingan

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.