Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Daftar Lokasi Salat Idul Fitri 1447 H di Bandung, Jumat 20 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 09:15 WIB
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Daftar Bansos yang Cair Usai Lebaran 2026: PKH, BPNT, dan Beras 10 Kg Meluncur!

Kamis, 19 Maret 2026 07:05 WIB

Kapan Lebaran 2026? Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Hari Ini

Kamis, 19 Maret 2026 06:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Lokasi Salat Idul Fitri 1447 H di Bandung, Jumat 20 Maret 2026
  • Daftar Bansos yang Cair Usai Lebaran 2026: PKH, BPNT, dan Beras 10 Kg Meluncur!
  • Kapan Lebaran 2026? Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Hari Ini
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang Sawit, Netizen Heboh Cari Link Telegram Durasi 7 Menit
  • Ramadhan Hampir Berakhir, Simak Waktu Imsak Hari ke-29 di Bandung
  • Jadwal Liga Champions 19 Maret 2026: Laga Penentuan Perempat Final Bakal Penuh Drama
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jawa Barat 80 Tahun: Menelusuri Jejak Sejarah dari Zaman Purba ke Era Merdeka

By Aga GustianaSelasa, 19 Agustus 2025 09:09 WIB3 Mins Read
Gedung Sate
Gedung Sate. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setiap 19 Agustus, Provinsi Jawa Barat merayakan hari jadinya. Tahun 2025 ini, provinsi ini genap berusia 80 tahun, sama dengan umur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Perjalanan sejarah Jawa Barat pun kaya akan cerita, mulai dari zaman kerajaan hingga era modern.

Jejak Manusia Purba di Jawa Barat

Sejarah manusia di Jawa Barat dapat ditelusuri dari berbagai situs prasejarah, seperti Gua Pawon di Padalarang, Situs Tambaksari di Ciamis, dan Lembah Cisaar di Sumedang. Di Gua Pawon, misalnya, ditemukan peralatan batu obsidian yang dipakai untuk membuat pisau dan mata panah, sebagian berasal dari wilayah Nagreg (Bandung) dan Kandangwesi (Garut).

Menurut buku Sejarah Pendidikan Daerah Jawa Barat (Departemen P&K, 1998), manusia purba di wilayah ini telah membentuk peradaban sederhana dan hidup bermasyarakat, terbukti dari berbagai situs arkeologis di dataran tinggi Bandung, Bogor, Garut, Kuningan, dan sekitarnya.

Baca Juga:  229 Kepala Sekolah di Jabar Bakal Dimutasi ke Daerah Asal

Era Kerajaan di Tanah Pasundan

Jawa Barat pernah menjadi pusat beberapa kerajaan kuno di Pulau Jawa. Pada abad ke-2 M, berdiri Kerajaan Salakanagara, meski bukti sejarahnya masih terbatas. Selanjutnya, Kerajaan Tarumanagara (abad ke-4 M) yang beribukota di sekitar Bogor-Bekasi menjadi kerajaan penting dengan raja terkenal, Purnawarman. Nama “Taruma” diambil dari tanaman yang sering digunakan sebagai pewarna kain.

Kerajaan lain yang muncul kemudian termasuk Kendan (abad ke-6 M, wilayah Nagreg), Galuh (awal abad ke-7 M, wilayah Ciamis), dan Kerajaan Sunda di Bogor. Persatuan antara Galuh dan Sunda terjadi saat masa pemerintahan Sri Baduga Maharaja melalui pernikahan, yang menandai integrasi wilayah Pasundan.

Pengaruh Mataram

Masyarakat Sunda awalnya dikenal egaliter dan demokratis. Namun, ketika kekuatan kerajaan Sunda melemah, pengaruh Kerajaan Mataram dari Jawa Tengah mulai terasa. Masyarakat Sunda yang tunduk membentuk kebiasaan bertutur dan berkesenian ala Mataram, sehingga lahirlah sistem undak-usuk basa dalam bahasa Sunda yang memengaruhi perilaku sosial mereka hingga kini.

Baca Juga:  Ayah Biologis Anak Lisa Mariana Terkuak, Bukan Ridwan Kamil!

Jawa Barat di Masa Kolonial

Nama “West Java” pertama kali dicatat oleh naturalis Alfred Russel Wallace dalam bukunya yang terbit 1861. Kemudian, pada 1879, ahli bahasa S. Coolsma menulis buku khusus tentang “West Java” yang membahas pembagian wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur, dengan batas alami di Sungai Cilosari dan Citanduy.

Secara resmi, West Java Provincie dibentuk sebagai provinsi administratif melalui Staatblad Nomor 378 pada 14 Agustus 1925. Orang Belanda mengenal wilayah ini sebagai West Java, sementara masyarakat pribumi tetap menyebutnya Pasundan. Nama Jawa Barat kembali dipakai setelah Indonesia merdeka dan ditetapkan melalui Sidang PPKI pada 19 Agustus 1945 sebagai salah satu dari delapan provinsi pertama di NKRI.

Baca Juga:  Tujuh Orang Dilaporkan Hilang Akibat Banjir Bandang dan Longsor di Sukabumi

Delapan provinsi pertama dan gubernurnya antara lain:

  • Sumatera: Mr. Teuku Muhammad Hasan
  • Jawa Barat: Mas Sutardjo Kertohadikusumo
  • Jawa Tengah: Raden Panji Soeroso
  • Jawa Timur: R.M.T. Ario Soerjo
  • Sunda Kecil: I Gusti Ketut Pudja
  • Kalimantan: Ir. Pangeran Muhammad Noor
  • Sulawesi: Dr. G.S.S. Jacob Ratulangi
  • Maluku: Mr. Johannes Latuharhary

Penetapan Hari Jadi Jawa Barat

Meskipun sejarah panjangnya dimulai sejak 1945, hari jadi Jawa Barat baru resmi ditetapkan melalui Perda Nomor 26 Tahun 2010. Penetapan ini merupakan hasil kajian panjang yang dimulai sejak 1989, dilanjutkan pada 2003, dan dirumuskan kembali pada pertengahan 2010.

Dengan sejarah yang kaya, Jawa Barat tidak hanya menjadi provinsi pertama di Indonesia, tetapi juga menyimpan jejak peradaban manusia dari masa purba hingga era modern.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hari Jadi Jawa Barat jawa barat Jawa Barat 80 Tahun Kerajaan Sunda Provinsi Pertama Indonesia sejarah Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Daftar Bansos yang Cair Usai Lebaran 2026: PKH, BPNT, dan Beras 10 Kg Meluncur!

Kapan Lebaran 2026? Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Hari Ini

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang Sawit, Netizen Heboh Cari Link Telegram Durasi 7 Menit

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru

Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.