Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Rabu, 18 Maret 2026 21:45 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara

Rabu, 18 Maret 2026 21:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Rabu, 18 Maret 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawa Barat dan DKI Jakarta Jadi Sarang Pemain Judol

By Aga GustianaRabu, 7 Mei 2025 16:24 WIB2 Mins Read
judi online. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyampaikan temuan yang mengkhawatirkan terkait masifnya penetrasi judi online di berbagai lapisan masyarakat Indonesia pada kuartal pertama 2025.

Data terbaru menunjukkan bahwa ratusan anak di bawah umur hingga masyarakat berpenghasilan rendah pun ikut terjerat dalam lingkaran haram ini.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, mengungkapkan bahwa pihaknya mencatat 400 pemain judi online berusia di bawah 17 tahun selama periode Januari-Maret 2025. Sementara itu, kelompok usia produktif 20-30 tahun mendominasi dengan 396.000 pemain, diikuti oleh 31-40 tahun sebanyak 395.000 pemain.

“Jadi, (judi online) ini sudah menyasar kepada segmen umur dan kepada profesi mana pun,” tegas Ivan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/5/2025).

Baca Juga:  Bandung Zoo Bertahan Tanpa Pemasukan, Ratusan Satwa Terancam Kekurangan Pakan

Lebih memprihatinkan, mayoritas pemain (71% dari total 1.066.000 pemain) berpenghasilan di bawah Rp5 juta.

“71 persen itu adalah saudara-saudara kita yang memang masih membutuhkan. Sebenarnya, penghasilan itu dibutuhkan untuk kepentingan-kepentingan lain,” ujar Ivan.

Dari sisi geografis, PPATK mencatat lima wilayah dengan transaksi judi online terbanyak: Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur.

Baca Juga:  Duh! Kelompok LGBT Sumbang Peningkatan Kasus HIV di Jabar Sepanjang 2024

DKI Jakarta menunjukkan peningkatan signifikan, naik dari posisi kelima pada Q1 2024 menjadi urutan kedua pada periode yang sama tahun ini. “Ini terus bergerak,” kata Ivan.

Di tengah kabar buruk tersebut, PPATK mengklaim adanya penurunan signifikan dalam jumlah deposit judi online. Pada Q1 2025, total deposit tercatat sebesar Rp6,2 triliun, jauh lebih rendah dibandingkan Rp15 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga:  Gelar Aksi Bela Palestina, Ribuan Warga Jabar akan Lakukan Sholat Ghaib hingga Galang Dana

“Jadi, masyarakat mendepositkan uang untuk melakukan judi online itu Rp15 triliun pada 3 bulan pertama tahun lalu. Sekarang mampu ditekan sampai Rp6,2 triliun. Ini pencapaian yang real,” ujar Ivan.

PPATK memastikan akan terus berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk memberantas tuntas judi online di Indonesia.

“Kami akan coba tekan lagi. InSya-Allah kerja keras yang sudah dilakukan dan penindakan yang dilakukan tanpa pandang bulu ini akan terus bisa melindungi kepentingan masyarakat secara umum,” pungkas Ivan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DKI Jakarta jawa barat judi online pemain PPATK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.