bukamata.id – Sejumlah harga bahan pangan pokok di Pasar Kosambi, Kota Bandung, mulai mengalami kenaikan menjelang bulan suci Ramadhan. Kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas cabai, terutama cabai rawit merah.
Pantauan di lokasi, Jumat (13/2/2026), aktivitas jual beli masih berlangsung normal. Namun para pedagang mengakui harga mulai bergerak naik dalam beberapa hari terakhir.
Dila (25), salah seorang pedagang sembako di Pasar Kosambi, mengatakan kenaikan sudah terlihat pada beberapa jenis cabai.
“Kalau untuk saat ini kenaikan sedikit. Misalnya cabai tanjung yang sempat dijual Rp30 ribu–Rp35 ribu per kilo, sekarang naik jadi Rp45 ribu. Cabai rawit merah dari Rp50 ribu sekarang jadi Rp100 ribu per kilo,” ujar Dila.
Menurutnya, lonjakan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang naik hingga dua kali lipat. Sementara untuk bawang merah dan bawang daun relatif masih stabil, meski berpotensi ikut terdorong naik.
Ia menilai faktor cuaca turut memengaruhi pasokan di tingkat petani.
“Barang yang ditanam itu kan dipengaruhi cuaca dan lingkungan. Jadi untuk ke depannya kita belum tahu pasti,” katanya.
Dila memprediksi harga kemungkinan masih akan meningkat mendekati Ramadhan karena permintaan biasanya melonjak sementara pasokan terbatas.
“Biasanya kalau mau masuk Ramadhan kebutuhan banyak, tapi barang sedikit. Kemungkinan besar naik lagi,” ujarnya.
Kenaikan harga ini turut berdampak pada daya beli masyarakat. Ia menyebut pembeli kini cenderung mengurangi jumlah belanja.
“Biasanya beli satu kilo, sekarang jadi setengah atau seperempat. Penjualan jadi berkurang kalau harga naik,” katanya.
Meski demikian, untuk stok barang, ia mengaku sudah mulai menambah persediaan menjelang Ramadhan.
“Kalau stok Alhamdulillah sudah mulai ditingkatkan, karena kebutuhannya juga banyak,” tambahnya.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas ayam potong. Sopian (52), pedagang ayam di Pasar Kosambi, mengatakan harga ayam kini naik dari Rp38 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.
“Sekarang sudah ada kenaikan, dari Rp38 ribu jadi Rp40 ribu per kilo,” ujarnya.
Ia menyebut harga tersebut untuk ayam ukuran normal. Menurutnya, kenaikan harga ayam menjelang Ramadhan merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun.
“Kalau menjelang hari-hari raya pasti ada kenaikan. Sekarang lagi Rp40 ribu, ke depannya kemungkinan naik lagi, cuma belum tahu berapa,” katanya.
Untuk ketersediaan stok, Sopian memastikan dalam kondisi aman.
“Kalau soal ayam mah normal, aman. Stok biasa saja,” ujarnya.
Kenaikan harga pangan menjelang Ramadhan kerap dipicu meningkatnya permintaan masyarakat. Pedagang berharap pasokan tetap lancar agar lonjakan harga tidak terlalu tinggi dan daya beli warga tetap terjaga.
Dengan Ramadhan yang tinggal menghitung pekan, pergerakan harga di pasar tradisional seperti Pasar Kosambi menjadi perhatian, terutama pada komoditas yang menjadi kebutuhan utama masyarakat sehari-hari.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











