Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jepang Krisis Populasi, Diprediksi Tinggal 1 Anak di Tahun Ini

By Aga GustianaSelasa, 21 Januari 2025 10:40 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jepang dilanda krisis populasi karena angka kelahiran bayi terus menurun. Jika hal ini terus berlanjut, maka Jepang akan benar-benar punah karena jumlah anak akan sangat sedikit. Begitu diperingatkan seorang pakar demografi.

Menurut profesor di Tohoku University’s Research Center for Aged Economy and Society, Hiroshi Yoshuda, jika tren penurunan kelahiran tidak bisa dihentikan, maka pada 5 Januari 2720 Jepang hanya akan memiliki satu anak berusia di bawah 14 tahun.

Mengutip Independent, Hiroshi membuat semacam jam berisi data real time jumlah anak di Jepang. Data itu menunjukkan berapa anak yang ada di Jepang tahun ini dan tahun sebelumnya, dan melacak penurunan yang terjadi.

Ia menggunakan data populasi resmi dari Japanese Statistic Bureau. Jam tersebut mengestimasi waktu di mana jumlah anak di Jepang hanya tinggal seorang dan itu akan terjadi tahun 2720, sekitar 695 tahun dari sekarang.

Baca Juga:  Durhaka! Anak di Sukabumi Habisi Nyawa Ibunya Pakai Alat Garpu Tanah

Datanya berdasarkan angka rata-rata penurunan tahunan populasi anak di Negeri Sakura itu. Data terkini waktunya maju sampai seratus tahun dibandingkan estimasi di tahun 2023 yang artinya krisis populasi semakin parah.

Angka kelahiran Jepang turun ke rekor terendah 1,20 pada tahun 2023, dengan angka di Tokyo turun di bawah satu. Penurunan ini dikaitkan dengan lebih sedikit pernikahan di mana semakin banyak orang yang tetap melajang.

Baca Juga:  Kabar Gembira! Kevin Diks Siap Bela Timnas Indonesia Hadapi Jepang

Jumlah kelahiran di Jepang paruh pertama 2024 turun ke level terendah sejak 1969. Antara Januari dan Juni tahun lalu, Jepang mencatat 350.074 kelahiran, turun 5,7% dari periode yang sama tahun 2023. Tahun 2023 juga menandai jumlah kelahiran tahunan terendah sejak pencatatan dimulai di 1899.

Baca Juga:  Terbiasa Cuaca di Asia Tenggara, Bek Jepang Yakin Kalahkan Timnas Indonesia

Para pembuat kebijakan Jepang berjuang mati-matian untuk mencegah penurunan angka kelahiran. Pemerintah Jepang telah mencoba berbagai aksi termasuk memperluas fasilitas penitipan anak, subsidi perumahan, dan meluncurkan aplikasi kencan untuk mendorong pernikahan dan kelahiran anak.

Aplikasi tersebut menarik minat miliarder Elon Musk. “Saya senang pemerintah Jepang menyadari pentingnya masalah ini. Jika tindakan radikal tidak diambil, Jepang (dan banyak negara lain) akan lenyap!” tulisnya di X belum lama ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak Jepang populasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan

Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.