Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul

Selasa, 15 September 2026 15:12 WIB

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

Selasa, 15 September 2026 15:01 WIB

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Selasa, 15 September 2026 15:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
  • Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar
  • 300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya
  • Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman
  • Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium
  • Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List
  • Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah
  • Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jeritan Warga di Balik Tragedi Pesta Makan Gratis Pernikahan Wakil Bupati Garut

By Aga GustianaJumat, 18 Juli 2025 16:56 WIB2 Mins Read
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kegembiraan warga menyambut pesta makan gratis yang diselenggarakan dalam rangka pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dengan Maula Akbar—putra Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi—berubah menjadi tragedi memilukan. Empat orang dilaporkan tewas akibat desak-desakan hebat di pintu masuk Pendopo Garut, Jumat siang (18/7/2025).

Dalam video yang diterima bukamata.id, nampak ribuan warga dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan lansia, memadati area gerbang sejak siang hari, berharap bisa ikut menikmati pesta rakyat tersebut. Namun, lonjakan jumlah pengunjung tak diimbangi dengan pengaturan arus masuk yang memadai.

Terlihat suasana mencekam di depan gerbang pendopo. Warga saling dorong, bahkan saling injak, dalam upaya masuk ke area acara. Sejumlah orang terlihat jatuh dan terdesak, beberapa mengulurkan tangan meminta pertolongan di tengah kerumunan yang terus bergerak maju.

Menurut keterangan aparat dan saksi di lokasi, insiden ini menyebabkan empat orang kehilangan nyawa, termasuk satu anggota kepolisian yang sedang bertugas. Tiga korban lainnya adalah warga sipil. Beberapa orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSU dr. Slamet Garut untuk mendapat penanganan medis.

Baca Juga:  Profil Putri Karlina, Wabup Garut Cantik yang Akan Jadi Istri Putra Dedi Mulyadi

Petugas gabungan dari Polres Garut, Satpol PP, relawan, serta tenaga kesehatan dikerahkan untuk mengevakuasi korban dan mengendalikan massa. Beberapa area langsung diberi garis polisi untuk mencegah kepadatan lebih lanjut. Lalu lintas pengunjung juga mulai diarahkan ulang untuk menghindari kejadian serupa.

Baca Juga:  Didampingi Putrinya, Dedi Mulyadi Terekam Akrab dengan Perempuan Cantik: Siapa Dia?

Hingga Jumat malam, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara maupun pemerintah daerah mengenai kronologi detail ataupun tanggapan atas peristiwa ini. Keluarga besar mempelai pun masih belum memberikan pernyataan publik.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Siap Turun Tangan Bantu Satwa dan Pegawai, Tegaskan Tak Ingin Ada Korban Lagi

Di dunia maya, netizen menunjukkan keprihatinan yang mendalam. Ucapan duka dan simpati membanjiri berbagai platform media sosial, disertai desakan agar penyelenggaraan acara publik berskala besar dievaluasi secara serius.

Insiden tragis ini kembali menjadi pengingat penting bahwa sebuah perayaan yang melibatkan massa besar harus dirancang dengan sistem pengamanan yang ketat dan pengelolaan kerumunan yang cermat. Antusiasme publik, tanpa perencanaan matang, bisa berujung pada kehilangan yang tak seharusnya terjadi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Jawa Barat Maula Akbar Putri Karlina tragedi garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

gempa

Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG

Bukan Cuma Punclut, Api Juga Mengamuk di Paseh dan Pacet Kabupaten Bandung

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.