bukamata.id – Isu hengkangnya Bojan Hodak dari kursi pelatih Persib Bandung kian menguat. Pelatih asal Kroasia itu dikabarkan menjadi kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert untuk menangani Timnas Indonesia.
Spekulasi ini mencuat setelah jurnalis PSSI, Taufiq Ardyansyah, membocorkan bahwa dukungan terhadap Bojan semakin deras datang dari berbagai kalangan.
“Bojan Hodak dianggap mampu mempersatukan para bintang Persib Bandung dan menjadikan timnya kompetitif di level Asia. Ia juga sudah sangat memahami kultur sepak bola Indonesia,” tulis Taufiq dalam unggahannya, Minggu (9/11/2025).
Kabar tersebut semakin menegaskan rumor sebelumnya dari akun fans base @faktapersib yang sudah lebih dulu menyebutkan bahwa Bojan masuk radar PSSI untuk menggantikan Kluivert.
Dengan kontraknya yang akan berakhir di penghujung musim Liga 1 2025/2026, peluang hengkangnya Bojan pun terbuka lebar. Bila rumor ini benar, Persib Bandung tentu harus bergerak cepat mencari pengganti yang sepadan.
Beberapa nama top pun mulai muncul ke permukaan. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.
1. Bernardo Tavares (Portugal)
Eks pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, menjadi sosok pertama yang patut dipertimbangkan. Ia resmi meninggalkan PSM pada 1 Oktober 2025 dan kini berstatus tanpa klub — artinya bisa direkrut tanpa biaya transfer.
Tavares dikenal sukses membawa PSM menjuarai Liga 1 2022/2023. Namun, Persib harus bergerak cepat karena kabarnya Persebaya Surabaya juga tengah mengincar tanda tangannya.
2. Kim Do-hoon (Korea Selatan)
Nama Kim Do-hoon sempat masuk radar Persib beberapa waktu lalu. Pelatih berpengalaman yang juga pernah bekerja sama dengan Shin Tae-yong ini punya rekam jejak mentereng di Asia.
Ia sukses mempersembahkan gelar bersama Ulsan Hyundai (Korea Selatan) dan Lion City Sailors (Singapura). Kini sedang tidak terikat kontrak, peluang Maung Bandung merekrutnya terbuka lebar, tentu dengan syarat tawaran yang menarik.
3. Joel Cornelli (Brasil)
Mantan juru taktik Arema FC, Joel Cornelli, juga masuk dalam bursa calon pelatih Persib. Ketika menukangi Singo Edan, Cornelli mencatat hasil cukup impresif — 10 kemenangan, 5 hasil imbang, dan hanya 5 kekalahan.
Namun, Persib mungkin harus bersabar karena Cornelli masih aktif melatih salah satu tim sepak bola wanita di Brasil.
4. Thomas Doll (Jerman)
Sosok yang tak asing di Liga 1 — Thomas Doll, eks pelatih Persija Jakarta dan mantan pelatih Borussia Dortmund — juga bisa jadi pilihan menarik.
Doll resmi berpisah dengan Persija pada 11 Juni 2024. Dengan pengalaman Eropa dan karakter tegasnya, ia bisa membawa sentuhan berbeda bagi Persib.
Namun, manajemen perlu menyiapkan bujet besar karena Doll dikenal gemar merekrut pemain asing berkualitas tinggi.
5. Sergio Farias (Brasil)
Pelatih asal Brasil ini juga sempat menangani Persija Jakarta meski tidak berlangsung lama. Sergio Farias punya pengalaman luas di Asia — mulai dari Pohang Steelers, Al Ahli, Al Wasl, hingga Al Hilal.
Ia juga pernah melatih Timnas U-17 Brasil dan terakhir kali bekerja untuk Kazma SC di Liga Kuwait. Kini sedang tanpa klub, Farias bisa jadi target potensial yang realistis untuk Persib.
6. Park Hang-seo (Korea Selatan)
Nama besar lain yang masuk radar adalah Park Hang-seo, mantan pelatih sukses Timnas Vietnam. Ia pernah dikaitkan dengan Persib beberapa tahun lalu, namun negosiasi tak berlanjut.
Meski saat ini menjabat sebagai konsultan Bac Ninh dan Wakil Presiden Korea Selatan hingga 2029, kans untuk kembali ke dunia kepelatihan tetap terbuka — apalagi jika proyek yang ditawarkan Persib cukup ambisius.
Siapa yang Paling Berpeluang?
Dari deretan nama di atas, Bernardo Tavares dan Kim Do-hoon dinilai paling realistis untuk didatangkan. Keduanya berstatus tanpa klub dan memahami karakter sepak bola Asia.
Kini, semua mata tertuju pada langkah manajemen Persib Bandung. Apakah Bojan Hodak benar-benar akan menuju Timnas Indonesia? Dan siapa yang akan melanjutkan tongkat estafet di Stadion Si Jalak Harupat?
Inilah dinamika menarik di balik panasnya isu “Bojan ke Timnas”. Yang jelas, apapun keputusan akhir nanti, Persib Bandung dituntut bergerak cepat agar tetap kompetitif di musim depan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








