Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
MotoGP

Paruh Kedua MotoGP 2026 Dimulai! Ini Jadwal Lengkap GP Inggris di Silverstone

Sabtu, 18 Juli 2026 18:21 WIB

Jadwal Final & Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026: Catat Jam Tayang dan Link Streamingnya!

Sabtu, 18 Juli 2026 18:16 WIB

Viral Aksi Nekat Turun ke Kawah Gunung Ciremai, Pihak TNGC Beri Peringatan Keras

Sabtu, 18 Juli 2026 17:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Paruh Kedua MotoGP 2026 Dimulai! Ini Jadwal Lengkap GP Inggris di Silverstone
  • Jadwal Final & Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026: Catat Jam Tayang dan Link Streamingnya!
  • Viral Aksi Nekat Turun ke Kawah Gunung Ciremai, Pihak TNGC Beri Peringatan Keras
  • Analisis Prediksi Prancis vs Inggris: Catatan Kelam The Three Lions Menghadapi Les Bleus
  • Pesantren Rasa Hotel? Ada di Jawa Barat! Intip Fasilitas ‘VVIP’ yang Bikin Santri Betah Belajar!
  • Janji Gila Marc Cucurella: Siap Pensiun Dini & Tato Wajah Pelatih Jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026
  • Tingginya 229cm! Mengenal Jongkuch Mach, Prospek NBA Paling Menakutkan Saat Ini
  • Perpisahan Pahit, Ini Alasan Haru Frans Putros Tinggalkan Persib Bandung!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 18 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Link Video Teh Pucuk Viral dan KKN 17 Menit Muncul di Telegram, Fakta atau Sekadar Jebakan Clickbait?

By Aga GustianaRabu, 18 Februari 2026 08:54 WIB2 Mins Read
Viral video teh pucuk. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya tanah air kembali diguncang oleh tren pencarian yang cukup masif. Dua istilah, yakni “Teh Pucuk viral” dan “KKN 17 menit”, mendadak nangkring di jajaran topik paling dicari, terutama di platform TikTok dan Telegram.

Namun, di balik rasa penasaran publik, tersimpan pola lama yang patut diwaspadai: penyebaran informasi tanpa verifikasi yang berisiko merugikan banyak pihak.

Asal-usul Label “Teh Pucuk” yang Viral

Semua bermula dari sebuah potongan video pendek yang memperlihatkan aktivitas di dalam sebuah kamar. Perhatian warganet justru tertuju pada sebuah botol minuman kemasan yang terlihat dalam cuplikan tersebut. Sejak saat itu, label “Teh Pucuk” digunakan sebagai kata kunci untuk memancing orang agar mengeklik tautan yang diklaim sebagai video lengkap.

Narasi liar kemudian berkembang dengan menyeret isu kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Angka “17 menit” pun ditambahkan sebagai bumbu pemanis agar konten tersebut terlihat lebih “eksklusif” dan memancing rasa penasaran yang lebih besar.

Baca Juga:  Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Durasi Panjang, Apa Isinya? Hati-hati 'Link Palsu'

Bantahan Keras dari Pihak Kampus

Menanggapi isu yang semakin liar, pihak Universitas Mataram (Unram) langsung mengambil langkah tegas. Melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), mereka memastikan bahwa pemeran dalam video tersebut bukanlah mahasiswa dari kampus mereka.

  • Kejadian Lama: Video tersebut diketahui sudah beredar sejak September 2025.
  • Lokasi Berbeda: Kejadian aslinya dipastikan bukan di Lombok atau wilayah NTB lainnya.
  • Klarifikasi Personal: Mahasiswi yang namanya sempat dicatut, Anis Januar Putri, secara tegas membantah keterlibatan dirinya dan menyebut ada perbedaan fisik yang mencolok antara dirinya dengan pemeran di video.
Baca Juga:  Detik-detik Ego Mengalahkan Logika! Senggolan Berdarah Dingin di Atas Aspal

Waspada Bahaya di Balik Link Video

Fenomena ini menjadi ladang subur bagi pelaku kejahatan siber. Banyak tautan yang diklaim sebagai “link asli” justru mengarah ke situs-situs berbahaya (phishing). Modus yang sering ditemui antara lain:

  1. Pencurian Data: Pengguna diminta memasukkan akun media sosial untuk menonton.
  2. Iklan Berlebihan: diarahkan ke situs judi atau konten tidak relevan.
  3. Malware: Risiko virus yang bisa merusak perangkat ponsel atau laptop.
Baca Juga:  Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!

Pola Lama yang Terus Berulang

Jika diperhatikan, pola viral ini hanyalah pengulangan dari kasus-kasus sebelumnya. Menggunakan angka durasi tertentu (seperti 13 atau 17 menit) adalah teknik psikologis untuk memicu Fear of Missing Out (FOMO) pada pengguna internet.

Hasilnya? Reputasi orang yang tertuduh hancur dalam sekejap karena narasi yang sama sekali tidak berdasar. Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk lebih cerdas dalam menyaring informasi dan tidak mudah terjebak dalam pusaran konten sensasional yang belum tentu benar keberadaannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita terkini KKN 17 Menit literasi digital Teh Pucuk Viral video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pesantren Rasa Hotel? Ada di Jawa Barat! Intip Fasilitas ‘VVIP’ yang Bikin Santri Betah Belajar!

Jadwal Cair Bansos PKH Tahap 3 Juli 2026: Segera Cek Bansos Anda Sekarang!

Game Free Fire

Update Kode Redeem Free Fire 18 Juli 2026: Klaim Skin & Item Gratis Sekarang!

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Skema Baru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT, Bakal Lewat Koperasi Desa?

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cara Aman dan Resmi Klaim Saldo DANA Gratis 18 Juli 2026: Hindari Penipuan

Daftar Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini, 18 Juli 2026: Segera Klaim Hadiahnya!

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Demi Viral Berujung Penjara? Lagu Vulgar Icha Chellow Akhirnya Diseret ke Jalur Hukum
  • Macan Tutul
    Viral Kabar Warga Diterkam Macan di Gunung Papandayan, Begini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.