Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Data Desil Bansos Tak Sesuai? Begini Cara Mudah Mengajukan Perbaikan ke Kemensos

Kamis, 3 September 2026 10:11 WIB

Bursa Transfer Belum Ditutup, Igor Tolic Ungkap Sikap Persib

Kamis, 3 September 2026 10:09 WIB

Dijual Aja Liganya! Deretan Blunder Bos I.League Ferry Paulus Yang Bikin Netizen Puncak Emosi

Kamis, 3 September 2026 08:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Data Desil Bansos Tak Sesuai? Begini Cara Mudah Mengajukan Perbaikan ke Kemensos
  • Bursa Transfer Belum Ditutup, Igor Tolic Ungkap Sikap Persib
  • Dijual Aja Liganya! Deretan Blunder Bos I.League Ferry Paulus Yang Bikin Netizen Puncak Emosi
  • Tak Perlu ke Dinsos! Begini Cara Cek Bansos September 2026 dan Desil DTSEN Lewat HP
  • 5 Hotel Murah di Braga Bandung, Mulai Rp95 Ribuan Cocok untuk Staycation Hemat
  • PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Bansos Lewat HP dengan Cara Ini
  • Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya
  • Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 3 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Link Video Teh Pucuk Viral dan KKN 17 Menit Muncul di Telegram, Fakta atau Sekadar Jebakan Clickbait?

By Aga GustianaRabu, 18 Februari 2026 08:54 WIB2 Mins Read
Viral video teh pucuk. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya tanah air kembali diguncang oleh tren pencarian yang cukup masif. Dua istilah, yakni “Teh Pucuk viral” dan “KKN 17 menit”, mendadak nangkring di jajaran topik paling dicari, terutama di platform TikTok dan Telegram.

Namun, di balik rasa penasaran publik, tersimpan pola lama yang patut diwaspadai: penyebaran informasi tanpa verifikasi yang berisiko merugikan banyak pihak.

Asal-usul Label “Teh Pucuk” yang Viral

Semua bermula dari sebuah potongan video pendek yang memperlihatkan aktivitas di dalam sebuah kamar. Perhatian warganet justru tertuju pada sebuah botol minuman kemasan yang terlihat dalam cuplikan tersebut. Sejak saat itu, label “Teh Pucuk” digunakan sebagai kata kunci untuk memancing orang agar mengeklik tautan yang diklaim sebagai video lengkap.

Narasi liar kemudian berkembang dengan menyeret isu kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Angka “17 menit” pun ditambahkan sebagai bumbu pemanis agar konten tersebut terlihat lebih “eksklusif” dan memancing rasa penasaran yang lebih besar.

Baca Juga:  Link Video Guru Bahasa Inggris 6 Menit Viral di TikTok & X: Pakar Siber Ingatkan Bahaya Pencurian Data

Bantahan Keras dari Pihak Kampus

Menanggapi isu yang semakin liar, pihak Universitas Mataram (Unram) langsung mengambil langkah tegas. Melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), mereka memastikan bahwa pemeran dalam video tersebut bukanlah mahasiswa dari kampus mereka.

  • Kejadian Lama: Video tersebut diketahui sudah beredar sejak September 2025.
  • Lokasi Berbeda: Kejadian aslinya dipastikan bukan di Lombok atau wilayah NTB lainnya.
  • Klarifikasi Personal: Mahasiswi yang namanya sempat dicatut, Anis Januar Putri, secara tegas membantah keterlibatan dirinya dan menyebut ada perbedaan fisik yang mencolok antara dirinya dengan pemeran di video.
Baca Juga:  Bongkar Rahasia Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit, Ada yang Aneh?

Waspada Bahaya di Balik Link Video

Fenomena ini menjadi ladang subur bagi pelaku kejahatan siber. Banyak tautan yang diklaim sebagai “link asli” justru mengarah ke situs-situs berbahaya (phishing). Modus yang sering ditemui antara lain:

  1. Pencurian Data: Pengguna diminta memasukkan akun media sosial untuk menonton.
  2. Iklan Berlebihan: diarahkan ke situs judi atau konten tidak relevan.
  3. Malware: Risiko virus yang bisa merusak perangkat ponsel atau laptop.
Baca Juga:  VIRAL! Video 'Ibu Tiri vs Anak Tiri' Gegerkan Medsos, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget

Pola Lama yang Terus Berulang

Jika diperhatikan, pola viral ini hanyalah pengulangan dari kasus-kasus sebelumnya. Menggunakan angka durasi tertentu (seperti 13 atau 17 menit) adalah teknik psikologis untuk memicu Fear of Missing Out (FOMO) pada pengguna internet.

Hasilnya? Reputasi orang yang tertuduh hancur dalam sekejap karena narasi yang sama sekali tidak berdasar. Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk lebih cerdas dalam menyaring informasi dan tidak mudah terjebak dalam pusaran konten sensasional yang belum tentu benar keberadaannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita terkini literasi digital video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Data Desil Bansos Tak Sesuai? Begini Cara Mudah Mengajukan Perbaikan ke Kemensos

5 Hotel Murah di Braga Bandung, Mulai Rp95 Ribuan Cocok untuk Staycation Hemat

Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp40 Ribu, Kini Cuma Rp2,477 Juta per Gram

Game Free Fire

Klaim Kode Redeem FF Aktif Rabu 2 September 2026: Dapatkan Skin Senjata dan Item Langka Gratis

Lapangan Gasibu

Tak Bisa Jogging di Gasibu? 6 Lokasi Ini Bisa Jadi Penggantinya

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Cara Kuis dan Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, Rabu 2 September 2026

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.