Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek dan Ambil BPNT Oktober-Desember 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 01:00 WIB

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Kamis, 29 Oktober 2026 21:11 WIB

Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo

Kamis, 29 Oktober 2026 21:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek dan Ambil BPNT Oktober-Desember 2026
  • Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa
  • Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo
  • Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory
  • Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin
  • Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98
  • Miris! Pasien Kanker di Cililin Ditandu Lebih dari Sejam karena Ambulans Tak Bisa Masuk
  • Baru Hajar Melbourne Victory, Persib Justru Kehilangan Igor Tolic di Super League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Link Video Teh Pucuk Viral dan KKN 17 Menit Muncul di Telegram, Fakta atau Sekadar Jebakan Clickbait?

By Aga GustianaRabu, 18 Februari 2026 08:54 WIB2 Mins Read
Viral video teh pucuk. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya tanah air kembali diguncang oleh tren pencarian yang cukup masif. Dua istilah, yakni “Teh Pucuk viral” dan “KKN 17 menit”, mendadak nangkring di jajaran topik paling dicari, terutama di platform TikTok dan Telegram.

Namun, di balik rasa penasaran publik, tersimpan pola lama yang patut diwaspadai: penyebaran informasi tanpa verifikasi yang berisiko merugikan banyak pihak.

Asal-usul Label “Teh Pucuk” yang Viral

Semua bermula dari sebuah potongan video pendek yang memperlihatkan aktivitas di dalam sebuah kamar. Perhatian warganet justru tertuju pada sebuah botol minuman kemasan yang terlihat dalam cuplikan tersebut. Sejak saat itu, label “Teh Pucuk” digunakan sebagai kata kunci untuk memancing orang agar mengeklik tautan yang diklaim sebagai video lengkap.

Narasi liar kemudian berkembang dengan menyeret isu kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Angka “17 menit” pun ditambahkan sebagai bumbu pemanis agar konten tersebut terlihat lebih “eksklusif” dan memancing rasa penasaran yang lebih besar.

Baca Juga:  Waspada Jebakan Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Medsos: Modus Phishing di Balik Konten Viral

Bantahan Keras dari Pihak Kampus

Menanggapi isu yang semakin liar, pihak Universitas Mataram (Unram) langsung mengambil langkah tegas. Melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), mereka memastikan bahwa pemeran dalam video tersebut bukanlah mahasiswa dari kampus mereka.

  • Kejadian Lama: Video tersebut diketahui sudah beredar sejak September 2025.
  • Lokasi Berbeda: Kejadian aslinya dipastikan bukan di Lombok atau wilayah NTB lainnya.
  • Klarifikasi Personal: Mahasiswi yang namanya sempat dicatut, Anis Januar Putri, secara tegas membantah keterlibatan dirinya dan menyebut ada perbedaan fisik yang mencolok antara dirinya dengan pemeran di video.
Baca Juga:  Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE

Waspada Bahaya di Balik Link Video

Fenomena ini menjadi ladang subur bagi pelaku kejahatan siber. Banyak tautan yang diklaim sebagai “link asli” justru mengarah ke situs-situs berbahaya (phishing). Modus yang sering ditemui antara lain:

  1. Pencurian Data: Pengguna diminta memasukkan akun media sosial untuk menonton.
  2. Iklan Berlebihan: diarahkan ke situs judi atau konten tidak relevan.
  3. Malware: Risiko virus yang bisa merusak perangkat ponsel atau laptop.
Baca Juga:  Video Rok Hijau Tosca Viral 3 Menit 21 Detik Jadi Sorotan, Warganet Diingatkan Bahaya Link Phishing

Pola Lama yang Terus Berulang

Jika diperhatikan, pola viral ini hanyalah pengulangan dari kasus-kasus sebelumnya. Menggunakan angka durasi tertentu (seperti 13 atau 17 menit) adalah teknik psikologis untuk memicu Fear of Missing Out (FOMO) pada pengguna internet.

Hasilnya? Reputasi orang yang tertuduh hancur dalam sekejap karena narasi yang sama sekali tidak berdasar. Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk lebih cerdas dalam menyaring informasi dan tidak mudah terjebak dalam pusaran konten sensasional yang belum tentu benar keberadaannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita terkini literasi digital video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli

Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.