Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya

Minggu, 15 Maret 2026 19:00 WIB

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Minggu, 15 Maret 2026 18:48 WIB

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Minggu, 15 Maret 2026 17:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
  • Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar
  • Selisih 4 Poin di Klasemen, Persib vs Borneo FC Jadi Laga Krusial Perebutan Gelar
  • Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Jadi Viral, Part 2 Paling Dicari Warganet
  • Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan
  • Pertarungan Dua Raksasa! Persib vs Borneo FC, Siapa yang akan Kuasai Puncak?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Link Video Teh Pucuk Viral dan KKN 17 Menit Muncul di Telegram, Fakta atau Sekadar Jebakan Clickbait?

By Aga GustianaRabu, 18 Februari 2026 08:54 WIB2 Mins Read
Viral video teh pucuk. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya tanah air kembali diguncang oleh tren pencarian yang cukup masif. Dua istilah, yakni “Teh Pucuk viral” dan “KKN 17 menit”, mendadak nangkring di jajaran topik paling dicari, terutama di platform TikTok dan Telegram.

Namun, di balik rasa penasaran publik, tersimpan pola lama yang patut diwaspadai: penyebaran informasi tanpa verifikasi yang berisiko merugikan banyak pihak.

Asal-usul Label “Teh Pucuk” yang Viral

Semua bermula dari sebuah potongan video pendek yang memperlihatkan aktivitas di dalam sebuah kamar. Perhatian warganet justru tertuju pada sebuah botol minuman kemasan yang terlihat dalam cuplikan tersebut. Sejak saat itu, label “Teh Pucuk” digunakan sebagai kata kunci untuk memancing orang agar mengeklik tautan yang diklaim sebagai video lengkap.

Narasi liar kemudian berkembang dengan menyeret isu kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Angka “17 menit” pun ditambahkan sebagai bumbu pemanis agar konten tersebut terlihat lebih “eksklusif” dan memancing rasa penasaran yang lebih besar.

Baca Juga:  Viral! Oknum Guru Diduga Ejek Penyandang Tuna Wicara saat Live

Bantahan Keras dari Pihak Kampus

Menanggapi isu yang semakin liar, pihak Universitas Mataram (Unram) langsung mengambil langkah tegas. Melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), mereka memastikan bahwa pemeran dalam video tersebut bukanlah mahasiswa dari kampus mereka.

  • Kejadian Lama: Video tersebut diketahui sudah beredar sejak September 2025.
  • Lokasi Berbeda: Kejadian aslinya dipastikan bukan di Lombok atau wilayah NTB lainnya.
  • Klarifikasi Personal: Mahasiswi yang namanya sempat dicatut, Anis Januar Putri, secara tegas membantah keterlibatan dirinya dan menyebut ada perbedaan fisik yang mencolok antara dirinya dengan pemeran di video.
Baca Juga:  Viral Video AI "Hari Pertama di Neraka" Picu Badai Kecaman, Dianggap Lecehkan Agama

Waspada Bahaya di Balik Link Video

Fenomena ini menjadi ladang subur bagi pelaku kejahatan siber. Banyak tautan yang diklaim sebagai “link asli” justru mengarah ke situs-situs berbahaya (phishing). Modus yang sering ditemui antara lain:

  1. Pencurian Data: Pengguna diminta memasukkan akun media sosial untuk menonton.
  2. Iklan Berlebihan: diarahkan ke situs judi atau konten tidak relevan.
  3. Malware: Risiko virus yang bisa merusak perangkat ponsel atau laptop.
Baca Juga:  Bikin Penasaran! Apa Isi Video Ibu Tiri di Kebun Sawit yang Sedang Viral? Link Diburu Netizen

Pola Lama yang Terus Berulang

Jika diperhatikan, pola viral ini hanyalah pengulangan dari kasus-kasus sebelumnya. Menggunakan angka durasi tertentu (seperti 13 atau 17 menit) adalah teknik psikologis untuk memicu Fear of Missing Out (FOMO) pada pengguna internet.

Hasilnya? Reputasi orang yang tertuduh hancur dalam sekejap karena narasi yang sama sekali tidak berdasar. Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk lebih cerdas dalam menyaring informasi dan tidak mudah terjebak dalam pusaran konten sensasional yang belum tentu benar keberadaannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita terkini KKN 17 Menit literasi digital Teh Pucuk Viral video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video ukhti mukena pink.

Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Jadi Viral, Part 2 Paling Dicari Warganet

Gadis 22 Tahun Dinikahi Kakek 65 Tahun: Seserahan Sultan, Mobil hingga Saham Bumi!

Viral video ukhti mukena pink.

Viral di Media Sosial! Link ‘Mukena Pink’ Tanpa Sensor Beredar, Ada yang Asli?

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Part 2 Bikin Warganet Penasaran, Ini Isi Ceritanya

Dekati Komunitas Lewat ‘Ramadan Rhythm’, Speed Jersey Perkuat Ekosistem Gaya Hidup Sehat di Kota Kembang

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.