Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang

Rabu, 16 September 2026 03:00 WIB

Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik

Rabu, 16 September 2026 02:00 WIB

Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong

Rabu, 16 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
  • Pekan Ketiga Super League Memanas! Persib ke Jepara, Persija Kontra Java United
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Kabar Warga Diterkam Macan di Gunung Papandayan, Begini Fakta Sebenarnya

By Aga GustianaSelasa, 14 Juli 2026 12:16 WIB2 Mins Read
Macan Tutul
Macan Tutul. (Foto: Ilustrasi/xiSerge dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Kabupaten Garut baru-baru ini diguncang oleh beredarnya informasi meresahkan di media sosial terkait insiden tiga pria yang dikabarkan tewas diterkam macan di kawasan Gunung Papandayan. Narasi tersebut menyebar luas dalam kurun waktu dua hari terakhir, memicu kepanikan di kalangan masyarakat.

Pemicu utama kabar ini adalah sebuah rekaman video berdurasi satu menit yang menampilkan pemandangan tragis tiga orang tergeletak dengan kondisi luka serius, diiringi suara tangis histeris orang-orang di sekitarnya. Video tersebut dengan cepat viral dan dikaitkan secara keliru dengan lokasi Gunung Papandayan maupun Buffalo Hills.

Keresahan ini turut dirasakan oleh warga lokal, salah satunya Rizky (28). Ia mengaku sempat merasa bimbang akan kebenaran konten tersebut saat melihatnya di media sosial.

“Ini benar gak, katanya diserang macan. Tapi ada yang bilang di (gunung) Papandayan, ada juga yang bilang di Buffalo Hills,” ungkap lelaki bergelar sarjana itu.

Baca Juga:  Diduga ODGJ, Kakak di Garut Tega Tusuk Adik hingga Tewas

Penjelasan Resmi Kepolisian

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, jajaran kepolisian segera bergerak melakukan verifikasi fakta. Hasilnya, Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi, secara tegas menyatakan bahwa narasi mengenai serangan macan di Gunung Papandayan adalah kabar bohong alias hoaks.

Baca Juga:  Sindikat Uang Palsu Beromzet Ratusan Juta Terungkap di Garut

“Kami pastikan kabar yang beredar di masyarakat mengenai isu tiga orang warga diterkam macan ini hoaks,” ungkap Adi kepada detikJabar, Selasa, (14/7/2026).

Lebih lanjut, Ipda Adi membeberkan bahwa meski video yang beredar menampilkan kejadian nyata, konteks peristiwa yang terjadi sama sekali berbeda dengan apa yang dinarasikan warganet. Insiden dalam video tersebut bukan terjadi di Garut, melainkan musibah ledakan mortir di daerah Cipatat, Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Siasat Licik Foto di Pantai Berujung Bui: Duda Muda di Garut Tega Setubuhi Remaja 15 Tahun

“Video itu adalah kejadian tiga orang warga terkena mortir di Cipatat, Bandung,” tegasnya.

Menutup keterangannya, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh konten-konten yang belum teruji kebenarannya. Literasi digital sangat diperlukan agar masyarakat mampu memfilter informasi sebelum membagikannya kembali ke publik.

“Kami juga mengimbau masyarakat yang menerima segala bentuk informasi untuk melakukan penelusuran kebenarannya terlebih dahulu. Jangan langsung mempercayainya,” pungkas Adi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polres Garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.