Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

Minggu, 8 November 2026 17:19 WIB

Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir

Minggu, 8 November 2026 16:30 WIB
CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Minggu, 8 November 2026 15:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
  • Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan
  • Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang
  • Lelah Bukan Alasan! Marc Klok Minta Persib Habis-habisan di Jatidiri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Kepergian Kepala SPPG Rancamulya 2, Ini 5 Fakta Penting yang Terungkap

By SusanaSenin, 13 Juli 2026 20:10 WIB3 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Meninggalnya Sopyan Fathurahman (SF), Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pameungpeuk Rancamulya 2, Kabupaten Bandung, mengejutkan banyak pihak. Kepergian pria berusia 26 tahun itu tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan kerja, tetapi juga berdampak terhadap jalannya Program Makan Bergizi Gratis yang melayani ribuan masyarakat.

Korban ditemukan meninggal dunia di kawasan Kings Shopping Centre, Kota Bandung, pada Minggu (12/7/2026). Hingga kini, polisi masih merampungkan pemeriksaan dan pengumpulan keterangan terkait peristiwa tersebut.

Berikut fakta-fakta yang terungkap.

Rekan Kerja Menyadari Ada Perubahan Sikap dalam Beberapa Bulan Terakhir

Salah satu fakta yang menjadi perhatian adalah perubahan perilaku korban sebelum meninggal dunia.

Mitra Dapur SPPG Rancamulya 2, Fajri, mengungkapkan bahwa SF dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul, humoris, dan mampu membangun suasana kerja yang nyaman sejak bergabung pada September 2025.

Baca Juga:  MBG Jadi Sorotan: Mulai dari Keracunan Massal Hingga Dugaan Dapur Fiktif

Namun, sekitar tiga bulan terakhir, sikap korban berubah cukup drastis. Ia lebih banyak diam, tampak sering melamun, dan membutuhkan waktu lebih lama saat merespons pembicaraan.

“Kalau ditanya agak-agak lama dijawabnya, jadi agak mahuleng (termenung) dulu. Enggak tahu ada beban pikiran apa yang dia pikirkan,” ujar Fajri.

Menurut rekan-rekannya, tidak ada yang mengetahui secara pasti persoalan yang sedang dihadapi korban.

Surat untuk Keluarga dan Rekan Kerja Ditemukan Polisi

Saat melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban.

Di antaranya telepon genggam, kartu identitas, sandal, serta sebuah surat tulisan tangan yang ditujukan kepada keluarga, pasangan, dan rekan kerja.

Dalam surat tersebut, korban menyampaikan permohonan maaf kepada orang-orang terdekatnya sekaligus mengungkapkan pergulatan batin yang selama ini ia rasakan.

Korban juga menuliskan bahwa dirinya merasa belum mampu menjalankan tanggung jawab sebagai pimpinan sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  Fakta Menarik dan Rekor Usai Persebaya Gagal Menang di Derbi Jatim

Polisi Terima Laporan dari Petugas Keamanan

Kapolsek Regol Kompol Megawati Triyani mengatakan pihaknya menerima laporan dari petugas keamanan pada Minggu pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Setelah menerima informasi tersebut, personel kepolisian bersama Tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Pada hari Minggu pukul 06.30 WIB kami menerima laporan dari teknisi dan satpam bahwa ada kejadian tersebut, sehingga dari piket dan gabungan Inafis turun ke lapangan dan melakukan olah TKP,” kata Megawati.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Sartika Asih untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Ribuan Penerima Program Gizi Ikut Terdampak

Kepergian SF juga berdampak terhadap operasional SPPG Rancamulya 2.

Pelayanan dapur gizi untuk sementara dihentikan karena proses administrasi dan pencairan dana operasional masih menunggu penunjukan kepala SPPG yang baru.

Baca Juga:  Ironi Program MBG: Kasus Keracunan Massal Terjadi di Berbagai Daerah, Ini Kata Pemerintah

Dapur tersebut diketahui melayani sekitar 2.625 penerima manfaat, mulai dari siswa TK, SD, SMP hingga balita di sejumlah posyandu.

Selain itu, sebanyak 47 pegawai yang bekerja di dapur SPPG juga ikut terdampak akibat penghentian sementara operasional.

Peristiwa Ini Kembali Mengingatkan Pentingnya Kepedulian terhadap Kesehatan Mental

Peristiwa yang menimpa SF menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan mental dapat dialami siapa saja, termasuk mereka yang menjalankan tanggung jawab besar dalam pekerjaan.

Berbagai pihak berharap kejadian ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kondisi psikologis di lingkungan kerja maupun keluarga, sehingga seseorang yang sedang menghadapi tekanan dapat memperoleh dukungan lebih awal.

Sementara itu, operasional SPPG Rancamulya 2 masih menunggu keputusan dari instansi terkait mengenai penunjukan pimpinan baru agar pelayanan Program Makan Bergizi Gratis dapat kembali berjalan normal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

fakta Program Makan Bergizi Gratis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.