bukamata.id – Nasib penggawa tim nasional Irak, Frans Putros, di skuad Maung Bandung kini tengah menjadi tanda tanya besar. Manajemen Persib Bandung hingga saat ini belum memberikan lampu hijau terkait perpanjangan kontrak pemain yang didatangkan dengan durasi satu tahun tersebut.
Kondisi ini menegaskan bahwa status Putros saat ini tidak lagi terikat kontrak profesional bersama sang juara bertahan. Pelatih kepala Persib, Igor Tolic, pun memberikan respons normatif saat disinggung mengenai kehadiran Putros dalam sesi latihan tim di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (13/7/2026).
“Untuk Putros kami belum tahu (kapan datang),” ujar Tolic singkat di hadapan awak media.
Lebih lanjut, arsitek tim asal Kroasia itu menjelaskan bahwa pihaknya masih menempuh proses diskusi intensif dengan jajaran manajemen PT Persib Bandung Bermartabat. Keputusan final mengenai apakah Putros akan dipertahankan atau dilepas direncanakan akan rampung dalam waktu dekat.
“Kami masih harus memutuskan. Kami masih memutuskan, ya, kami belum mempunyai keputusan pasti, tapi kami akan mengetahuinya dalam beberapa hari ke depan,” tambah Tolic.
Tantangan Padatnya Jadwal Maung Bandung
Di balik ketidakpastian nasib pemain, Tolic kini tengah dipusingkan dengan beban kerja tim yang ekstrem di musim 2026/2027. Persib dijadwalkan menghadapi empat hingga lima kompetisi sekaligus, termasuk Piala Presiden, kompetisi domestik, hingga kancah Asia.
Tolic menyoroti betapa sulitnya menjaga konsistensi performa di tengah padatnya jadwal, bahkan bagi klub raksasa sekalipun. Ia membandingkan beban kerja Persib dengan klub papan atas dunia yang kerap kesulitan melakukan rotasi di banyak ajang.
“Tentu saja ini tidak mudah. Manchester City musim lalu bermain di empat kompetisi. Bahkan untuk tim-tim terbesar sekalipun, bermain di empat kompetisi sangat sulit,” ungkapnya.
Dengan banyaknya pemain Persib yang juga menjadi langganan panggilan Timnas Indonesia, Tolic berharap ada kebijakan khusus dari operator liga dan federasi terkait penyusunan jadwal. Ia bahkan menyinggung aspek teknis mobilitas tim, seperti harapan agar operasional Bandara Husein Sastranegara bisa kembali dioptimalkan demi efisiensi perjalanan.
Menutup keterangannya, Tolic meminta dukungan penuh dari para Bobotoh agar fokus tim tidak terpecah oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya.
“Kami bermain demi kebanggaan Bandung, demi seluruh Bobotoh di Indonesia maupun yang berada di luar negeri. Karena itu kami ingin melakukan semuanya dengan sebaik mungkin,” tegasnya. “Tolong tetap mendukung dan jangan ikut menyebarkan gosip. Dari saya, Anda akan selalu mendapatkan informasi secara langsung,” pungkas Tolic.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









