Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Peuyeum Bendul, kuliner khas Purwakarta.

Panduan Wisata Kuliner Purwakarta: Dari Olahan Peuyeum Manis Hingga Soto Gurih Khas Sadang

Minggu, 18 Oktober 2026 02:00 WIB

Anak Dijamin Happy! Ini 8 Tempat Wisata Liburan Keluarga Paling Hits di Bandung dan Bandung Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 01:00 WIB

Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti

Sabtu, 17 Oktober 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Wisata Kuliner Purwakarta: Dari Olahan Peuyeum Manis Hingga Soto Gurih Khas Sadang
  • Anak Dijamin Happy! Ini 8 Tempat Wisata Liburan Keluarga Paling Hits di Bandung dan Bandung Barat
  • Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti
  • Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye
  • Kaya Serat dan Antioksidan, Ahli Gizi Sarankan Jangan Buang Kulit Ubi Saat Dimasak!
  • Imbas Dampak Buruk ChatGPT, OpenAI Dituntut Bayar Ganti Rugi Hingga Hapus Data Pengguna
  • Ada Braga Bebas Kendaraan Hingga Persib Day, Ini Agenda Lengkap Kota Bandung Akhir Pekan Ini
  • Jangan Nonton Sendiri! Ini 10 Titik Nobar Persib vs Persik di Bandung & Sekitarnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Aksi Pemindahan Makam di KBB: Jasad 40 Tahun Masih Utuh, Keluarga Bawa Pakai Motor

By Aga GustianaSenin, 13 Juli 2026 19:48 WIB2 Mins Read
Viral jasad masih utuh usai 40 tahun dikubur. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya diramaikan oleh rekaman video yang menampilkan pemandangan tak biasa: seorang pengendara sepeda motor terlihat membawa sosok terbungkus kain kafan melintasi Jalan Raya Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kejadian yang memicu perbincangan hangat ini terjadi pada Minggu (12/7/2026) pagi.

Setelah ditelusuri, sosok di balik kain putih tersebut bukanlah jenazah baru, melainkan jasad seorang pria yang telah dimakamkan sejak 40 tahun silam. Proses pemindahan ini dilakukan oleh pihak keluarga dari lokasi pemakaman lama di Pasir Meong, Desa Cililin, menuju area peristirahatan terakhir yang baru di Desa Batulayang.

Jasad Ditemukan Masih Utuh

Kepala Desa Batulayang, Imam Mujahidin, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa langkah itu merupakan hasil kesepakatan keluarga besar almarhum. Rencananya, jasad tersebut akan dikebumikan kembali di liang lahat yang sama dengan anggota keluarga lainnya yang baru saja berpulang.

Pemindahan dilakukan agar anak dan cucu almarhum dapat lebih mudah melakukan ziarah, mengingat keluarga kini menetap di Desa Batulayang. Namun, ada satu hal yang membuat prosesi ini menjadi sorotan luar biasa saat jasad diangkat dari tanah.

Baca Juga:  Terungkap! Guru Ngaji di Batujajar Diduga Lecehkan Anak 11 Tahun saat Pergi Mengaji

“Ternyata saat dibongkar keluarga, jenazahnya masih utuh padahal sudah 40 tahun. Semua tidak menyangka, kemudian buru-buru dipindahkan hanya naik motor karena memang jaraknya juga dekat,” ujar Imam saat memberikan konfirmasi, Senin (13/7/2026).

Baca Juga:  Wabup Asep Ismail Perketat Pengawasan MPP KBB, Pastikan Layanan Satu Pintu Sesuai Prosedur

Imam merinci bahwa almarhum merupakan sosok ayah dari pihak keluarga yang bersangkutan, yang telah dikebumikan sejak tahun 1985. “Jadi berdasarkan hasil konfirmasi ke keluarga, ternyata jasad dibungkus kain kafan itu ayah mereka yang dimakamkan tahun 1985. Kemudian akan dipindahkan makamnya ke lokasi lain,” tambahnya.

Tanpa Koordinasi dengan Pemdes

Pihak Pemerintah Desa Batulayang sendiri mengaku tidak mengetahui adanya prosesi pemindahan jasad tersebut. Menurut Imam, keluarga tidak melakukan komunikasi atau permohonan bantuan kepada perangkat desa, sehingga proses pemindahan dilakukan secara mandiri menggunakan sepeda motor.

Baca Juga:  Santuni 72 Janda Lansia, Pemkab Bandung Barat Tunjukkan Kepedulian Nyata

Pihak desa menyayangkan kurangnya koordinasi ini. Padahal, jika ada komunikasi sebelumnya, pemerintah desa dipastikan akan turun tangan untuk memfasilitasi kebutuhan kendaraan yang jauh lebih layak bagi jenazah.

“Kalau sebelumnya ada koordinasi dengan pemerintah desa, tentu kami bisa memfasilitasi, termasuk menyediakan ambulans atau kendaraan yang lebih layak. Tetapi dalam kejadian ini memang tidak ada pemberitahuan kepada pihak desa dan penggunaan motor memang keputusan keluarga,” pungkas Imam.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat berita viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye

Buntut Polusi Udara Lintas Negara, 7 Persusahaan RI Terancam Sanksi Singapura

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.