bukamata.id – Lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi saksi kehadiran sosok baru yang tengah dinanti pendukung setia Maung Bandung. Luka Menalo, winger anyar yang didatangkan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), akhirnya melakoni sesi latihan perdana bersama skuad asuhan pelatih kepala pada Senin (13/7/2026).
Kehadiran pemain asal Bosnia ini sontak memancing antusiasme tinggi. Sejumlah Bobotoh tampak setia menanti di luar area latihan, berharap bisa bertatap muka atau sekadar mengabadikan momen bersama rekrutan baru yang didatangkan bersamaan dengan Sandy Walsh tersebut.
Fokus pada Adaptasi dan Pramusim
Bagi Menalo, hari-hari pertamanya di Kota Kembang adalah fase krusial untuk menaklukkan tantangan fisik dan membangun sinergi dengan tim baru. Ia menyadari bahwa kalender padat telah menanti Persib, mulai dari turnamen pramusim hingga laga krusial di level kontinental.
“Dua hari pertama latihan rasanya berat, tapi itu wajar. Ini akan menjadi pramusim yang berat. Kami ada Piala Presiden, lalu setelah itu AFC (Champions League Two), dan kami sedang bersiap-siap,” ucap Menalo di sela-sela sesi latihan.
Menariknya, Menalo sama sekali tidak mengeluhkan perbedaan iklim. Pemain berusia 29 tahun itu justru merasa cuaca di Bandung jauh lebih nyaman dibandingkan kondisi musim panas yang sedang melanda Bosnia. Baginya, atmosfer di sini sangat mendukung produktivitas pemain.
“Cuacanya sempurna, karena di rumah saya sekarang sedang musim panas dan rasanya lebih panas daripada di sini, dan saya sangat menikmati cuaca ini. Mereka memberi tahu saya kalau cuaca seperti ini berlangsung sepanjang tahun, dan ini sempurna,” sambungnya.
Mengapa Memilih Persib?
Keputusan Menalo untuk berlabuh di Bandung bukan tanpa alasan kuat. Ia mengaku terpikat dengan mentalitas juara yang telah mendarah daging di tubuh klub, terutama setelah menyaksikan dominasi Persib yang berhasil mengunci gelar juara Super League selama tiga tahun berturut-turut.
Selain faktor prestasi, keberadaan Persib di kancah Asia—seperti ACL 2 dan ASEAN Club Championship—menjadi magnet utama baginya. Ia ingin menjadi bagian dari sejarah besar klub yang dikenal memiliki basis suporter paling fanatik di Asia Tenggara.
“Karena Persib adalah tim dengan ambisi tertinggi. Tiga tahun berturut-turut menjadi juara, dan mereka bermain di AFC, lalu karena pelatihnya juga, dan karena fannya yang sangat banyak,” pungkas Menalo dengan penuh rasa bangga.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









