Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Head to Head Bikin Percaya Diri! Persebaya Tantang Arema FC dalam Duel Panas Penentu Final

Selasa, 4 Agustus 2026 19:02 WIB

Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai

Selasa, 4 Agustus 2026 18:46 WIB

Ciptabintar Pastikan Lapangan Padel Surya Sumantri Tak Langgar Tata Ruang, Kebisingan Jadi Sorotan

Selasa, 4 Agustus 2026 18:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Head to Head Bikin Percaya Diri! Persebaya Tantang Arema FC dalam Duel Panas Penentu Final
  • Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai
  • Ciptabintar Pastikan Lapangan Padel Surya Sumantri Tak Langgar Tata Ruang, Kebisingan Jadi Sorotan
  • Isak Tangis Warnai PHK Massal Pabrik Tekstil di Cimahi, Ratusan Buruh Kehilangan Pekerjaan
  • Jabar Peringkat Pertama Nasional Kasus PHK Sepanjang Januari-Juni 2026
  • Perdana di Kota Kembang, Gerai Busana Muslim Syareeva Resmi Beroperasi dengan Aturan Khusus Wanita
  • Bungkam Persija 2-1, Persib Bandung Amankan Tiket Final Piala Presiden 2026
  • Sedang Berlangsung! Cek Link Live Persib vs Persija
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 4 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Tangkap Dokter Kandungan yang Diduga Lecehkan Pasien di Garut

By SusanaRabu, 16 April 2025 09:15 WIB2 Mins Read
Kepolisian Resor (Polres) Garut berhasil menangkap terduga dokter kandungan yang lakukan pelecehan. Foto: Tribatanews.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Resor (Polres) Garut bergerak cepat dalam menangani kasus dugaan pelecehan seksual oleh seorang oknum dokter kandungan terhadap pasien saat menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, pelaku berhasil diamankan.

Kapolres Garut, AKBP Mochammad Fajar Gemilang, menyampaikan bahwa hingga kini penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi dan korban guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

Baca Juga: Viral Kasus Pelecehan di Garut, Dokter Kandungan Diduga Alumni Kedokteran Unpad

Saat ini sudah ada dua orang korban yang melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Terduga pelaku yang berinisial MSF atau dikenal dengan inisial I, diamankan di wilayah Garut dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan di ruang khusus Mapolres Garut.

Proses hukum terhadap pelaku melibatkan koordinasi lintas lembaga, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga: Awas! Buang Sampah Sembarangan di Bandung Bisa Dijerat Tindak Pidana

Sesuai Pasal 308 Undang-Undang Kesehatan, apabila tenaga medis diduga melakukan tindak pidana dalam menjalankan profesinya, maka harus ada rekomendasi dari Majelis Disiplin Profesi Kesehatan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kemenkes, dan rencananya mereka akan datang ke Garut besok,” ungkap Fajar, dikutip dari laman resmi Tribatanews, Rabu (16/4/2025).

Terkait alasan belum diungkapkannya identitas dan penampilan pelaku ke publik, Kapolres menjelaskan bahwa proses pemeriksaan masih berjalan, sehingga pihaknya harus menjaga asas praduga tak bersalah.

Baca Juga: Geger, Mahasiswa di Bekasi Ubah Kamar Kos Jadi Kebun Ganja Mini

Selain itu, Polres Garut juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban agar dapat segera melapor.

“Jika ada korban lain, kami imbau agar melapor ke Polres Garut,” tegasnya.

Sebagai bentuk tanggapan cepat, Kemenkes telah menangguhkan sementara Surat Tanda Registrasi (STR) milik dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) asal Garut tersebut. Penangguhan ini dilakukan demi melindungi masyarakat serta menegakkan etika profesi kedokteran.

Baca Juga: Viral! Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien saat USG

Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Mabes Polri juga turun tangan dalam melakukan asistensi guna mempercepat proses penanganan.

Selain itu, Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPS) turut memberikan pendampingan psikologis kepada para korban sebagai bentuk pemulihan trauma.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter garut pelecehan Polres Garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai

Ciptabintar Pastikan Lapangan Padel Surya Sumantri Tak Langgar Tata Ruang, Kebisingan Jadi Sorotan

Isak Tangis Warnai PHK Massal Pabrik Tekstil di Cimahi, Ratusan Buruh Kehilangan Pekerjaan

Jabar Peringkat Pertama Nasional Kasus PHK Sepanjang Januari-Juni 2026

Mencekam! Geng Motor Bersenpi dan Sajam Teror Warga Garut, Videonya Viral di Medsos

Ratusan Bangunan Liar di Bandung Dibabat Habis: Trotoar dan Saluran Air Dikembalikan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.