Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Sabtu, 19 September 2026 03:00 WIB

Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League

Sabtu, 19 September 2026 02:00 WIB

Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!

Sabtu, 19 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
  • Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!
  • Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes
  • Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar
  • Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak
  • Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?
  • Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Tangkap Dokter Kandungan yang Diduga Lecehkan Pasien di Garut

By SusanaRabu, 16 April 2025 09:15 WIB2 Mins Read
Kepolisian Resor (Polres) Garut berhasil menangkap terduga dokter kandungan yang lakukan pelecehan. Foto: Tribatanews.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Resor (Polres) Garut bergerak cepat dalam menangani kasus dugaan pelecehan seksual oleh seorang oknum dokter kandungan terhadap pasien saat menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, pelaku berhasil diamankan.

Kapolres Garut, AKBP Mochammad Fajar Gemilang, menyampaikan bahwa hingga kini penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi dan korban guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

Baca Juga: Viral Kasus Pelecehan di Garut, Dokter Kandungan Diduga Alumni Kedokteran Unpad

Saat ini sudah ada dua orang korban yang melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  Tragedi KM Virgo Transport 8: 23 Warga Garut Jadi Korban, 11 Orang Masih Hilang

Terduga pelaku yang berinisial MSF atau dikenal dengan inisial I, diamankan di wilayah Garut dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan di ruang khusus Mapolres Garut.

Proses hukum terhadap pelaku melibatkan koordinasi lintas lembaga, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga: Awas! Buang Sampah Sembarangan di Bandung Bisa Dijerat Tindak Pidana

Sesuai Pasal 308 Undang-Undang Kesehatan, apabila tenaga medis diduga melakukan tindak pidana dalam menjalankan profesinya, maka harus ada rekomendasi dari Majelis Disiplin Profesi Kesehatan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kemenkes, dan rencananya mereka akan datang ke Garut besok,” ungkap Fajar, dikutip dari laman resmi Tribatanews, Rabu (16/4/2025).

Baca Juga:  Arus Balik di Jabar: Puncak Bogor Lancar, Tasik dan Cianjur Arah Bandung Macet

Terkait alasan belum diungkapkannya identitas dan penampilan pelaku ke publik, Kapolres menjelaskan bahwa proses pemeriksaan masih berjalan, sehingga pihaknya harus menjaga asas praduga tak bersalah.

Baca Juga: Geger, Mahasiswa di Bekasi Ubah Kamar Kos Jadi Kebun Ganja Mini

Selain itu, Polres Garut juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban agar dapat segera melapor.

“Jika ada korban lain, kami imbau agar melapor ke Polres Garut,” tegasnya.

Baca Juga:  Bocah 5 Tahun di Garut Jadi Korban Kebejatan 3 Orang Terdekat: Ayah, Paman, dan Kakek Diciduk!

Sebagai bentuk tanggapan cepat, Kemenkes telah menangguhkan sementara Surat Tanda Registrasi (STR) milik dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) asal Garut tersebut. Penangguhan ini dilakukan demi melindungi masyarakat serta menegakkan etika profesi kedokteran.

Baca Juga: Viral! Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien saat USG

Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Mabes Polri juga turun tangan dalam melakukan asistensi guna mempercepat proses penanganan.

Selain itu, Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPS) turut memberikan pendampingan psikologis kepada para korban sebagai bentuk pemulihan trauma.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter garut pelecehan Polres Garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi

PPPK Dinas PU di Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Puluhan Pohon Ganja di Rumah

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.