Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!

Rabu, 4 November 2026 10:07 WIB

BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya

Rabu, 4 November 2026 09:58 WIB

Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini

Rabu, 4 November 2026 08:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!
  • BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya
  • Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini
  • Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!
  • Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026
  • Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Kasus Pelecehan di Garut, Dokter Kandungan Diduga Alumni Kedokteran Unpad

By SusanaSelasa, 15 April 2025 20:30 WIB2 Mins Read
Oknum dokter kandungan di Garut diduga lecehkan pasien saat USG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter kembali menjadi sorotan publik.

Terbaru, seorang dokter kandungan di salah satu klinik di Garut diduga melecehkan pasien saat pemeriksaan USG. Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan videonya kini viral di media sosial.

Kasus ini muncul tak lama setelah publik dihebohkan dengan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang dokter peserta pendidikan dokter spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terhadap keluarga pasien.

Baca Juga: Awas! Buang Sampah Sembarangan di Bandung Bisa Dijerat Tindak Pidana

Oknum dokter dalam kasus tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan diketahui merupakan mahasiswa program spesialis di Universitas Padjadjaran (Unpad).

Baca Juga:  Gelar Reuni Akbar, Sastra Indonesia Unpad Rayakan 50 Tahun Gelanggang Berkarya

Kini, perhatian kembali tertuju ke kampus yang sama, setelah Unpad mengonfirmasi bahwa dokter dalam video viral di Garut, disinyalir merupkan alumni program spesialis Fakultas Kedokteran (FK) Unpad.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menyatakan bahwa hasil penelusuran internal mengarah kepada alumni FK Unpad. Namun, ia menegaskan pihaknya tidak bisa memastikan keterlibatan yang bersangkutan secara langsung dalam video karena wajah pelaku tidak terlihat jelas.

Baca Juga: Geger, Mahasiswa di Bekasi Ubah Kamar Kos Jadi Kebun Ganja Mini

Baca Juga:  Aksi Anarkis di Garut Viral, Pemotor Dikeroyok Sekelompok Pemuda Hingga Terjatuh

“Karena video tidak menunjukkan wajah dengan jelas, kami tetap menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. Jika terbukti, yang bersangkutan sudah berstatus profesional dan tidak lagi dalam kewenangan Unpad,” ujar Dandi, dikutip Selasa (15/4/2025).

Ia menambahkan bahwa kasus ini sudah berada di luar ranah institusi pendidikan.

“Proses hukum dan sanksi profesi menjadi kewenangan pihak berwenang, rumah sakit tempat bekerja, dan organisasi profesi,” tegasnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan oleh Dokter di Garut Makin Menguak: Modus WA Pasien hingga Ajak Ketemuan

Unpad menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus-kasus pelanggaran etika profesi tersebut. Pihak kampus menyatakan tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran kode etik dan sumpah jabatan, baik oleh mahasiswa aktif maupun alumni.

Baca Juga:  Update Gempa: 41 Desa dan 11 Kecamatan di Kabupaten Bandung dan Garut Terdampak

Sebagai bentuk komitmen, Unpad menyatakan terus mengevaluasi sistem pendidikan, termasuk kurikulum etika dan pembinaan moral, agar mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme.

“Unpad juga memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk menangani kasus yang terjadi di lingkungan kampus, dan mendorong masyarakat agar tidak segan melapor bila mengetahui pelanggaran di ranah pendidikan,” tutup Dandi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter garut pelecehan Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.