Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap

Kamis, 18 Juni 2026 04:00 WIB

7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer

Kamis, 18 Juni 2026 03:00 WIB

Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
  • Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Kasus Pelecehan di Garut, Dokter Kandungan Diduga Alumni Kedokteran Unpad

By SusanaSelasa, 15 April 2025 20:30 WIB2 Mins Read
Oknum dokter kandungan di Garut diduga lecehkan pasien saat USG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter kembali menjadi sorotan publik.

Terbaru, seorang dokter kandungan di salah satu klinik di Garut diduga melecehkan pasien saat pemeriksaan USG. Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan videonya kini viral di media sosial.

Kasus ini muncul tak lama setelah publik dihebohkan dengan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang dokter peserta pendidikan dokter spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terhadap keluarga pasien.

Baca Juga: Awas! Buang Sampah Sembarangan di Bandung Bisa Dijerat Tindak Pidana

Oknum dokter dalam kasus tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan diketahui merupakan mahasiswa program spesialis di Universitas Padjadjaran (Unpad).

Baca Juga:  Persib Resmi Tunjuk Wira Prasetya Jadi Dokter Tim, Gantikan Almarhum Rafi Ghani

Kini, perhatian kembali tertuju ke kampus yang sama, setelah Unpad mengonfirmasi bahwa dokter dalam video viral di Garut, disinyalir merupkan alumni program spesialis Fakultas Kedokteran (FK) Unpad.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menyatakan bahwa hasil penelusuran internal mengarah kepada alumni FK Unpad. Namun, ia menegaskan pihaknya tidak bisa memastikan keterlibatan yang bersangkutan secara langsung dalam video karena wajah pelaku tidak terlihat jelas.

Baca Juga: Geger, Mahasiswa di Bekasi Ubah Kamar Kos Jadi Kebun Ganja Mini

Baca Juga:  Unpad Ambil Sikap, Dosen Terduga Kasus Kekerasan Seksual Langsung Dinonaktifkan

“Karena video tidak menunjukkan wajah dengan jelas, kami tetap menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. Jika terbukti, yang bersangkutan sudah berstatus profesional dan tidak lagi dalam kewenangan Unpad,” ujar Dandi, dikutip Selasa (15/4/2025).

Ia menambahkan bahwa kasus ini sudah berada di luar ranah institusi pendidikan.

“Proses hukum dan sanksi profesi menjadi kewenangan pihak berwenang, rumah sakit tempat bekerja, dan organisasi profesi,” tegasnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan oleh Dokter di Garut Makin Menguak: Modus WA Pasien hingga Ajak Ketemuan

Unpad menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus-kasus pelanggaran etika profesi tersebut. Pihak kampus menyatakan tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran kode etik dan sumpah jabatan, baik oleh mahasiswa aktif maupun alumni.

Baca Juga:  Dugaan Pelecehan, Persib Sarankan Korban Lapor Polisi

Sebagai bentuk komitmen, Unpad menyatakan terus mengevaluasi sistem pendidikan, termasuk kurikulum etika dan pembinaan moral, agar mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme.

“Unpad juga memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk menangani kasus yang terjadi di lingkungan kampus, dan mendorong masyarakat agar tidak segan melapor bila mengetahui pelanggaran di ranah pendidikan,” tutup Dandi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter garut pelecehan Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.