bukamata.id – Kabar mengejutkan datang dari markas Maung Bandung. Bek tangguh asal Timnas Irak, Frans Putros, dipastikan tidak akan mengenakan seragam Persib Bandung untuk musim depan. Setelah kontraknya tuntas, sang pemain memilih untuk mengakhiri kerja sama dan mengejar petualangan baru di luar Indonesia.
Keputusan ini cukup berat bagi Persib yang sebelumnya sangat berharap bisa memperpanjang durasi kontrak pemain berusia 32 tahun tersebut. Mengingat kontribusinya yang krusial dalam mengantarkan Persib menjuarai Super League 2025/2026, sosok Putros memang menjadi pilar utama di sektor pertahanan.
Dedikasi dan Kenangan Manis di Bandung
Sejak bergabung pada awal musim 2025/2026, Putros dikenal karena versatilitasnya. Ia mampu bermain di berbagai posisi lini belakang, yang membuat gawang Persib menjadi salah satu yang paling sulit ditembus sepanjang liga. Bukan hanya soal teknis, kepribadiannya di luar lapangan juga meninggalkan kesan mendalam bagi staf pelatih.
Pelatih Persib, Igor Tolic, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Putros selama berada di Bandung. Dalam sesi wawancara di Lapangan Pendamping GBLA, Jumat (17/7/2026), Tolic mengungkapkan rasa hormatnya:
“Jadi pertama-tama, saya ingin menyampaikan bahwa kami melewati waktu yang luar biasa di tahun lalu bersama Putros. Dia merupakan pemain favorit kami, dia pria yang sangat baik.”
Prestasi Bersejarah dan Alasan Personal
Musim 2025/2026 menjadi momen bersejarah bagi Persib karena Putros berhasil menembus putaran final Piala Dunia 2026 bersama Timnas Irak. Sebuah pencapaian yang membanggakan bagi klub.
“Pertama kali ada seseorang dari Persib pergi ke Piala Dunia, jadi itu adalah hal besar bagi klub. Secara pribadi, dia juga baru dikaruniai seorang putra, jadi banyak hal, banyak hal baik terjadi,” ujar Igor menambahkan.
Terkait kegagalan negosiasi kontrak baru, Igor Tolic menegaskan bahwa pihak klub tidak ingin memaksakan kehendak. Ia menekankan pentingnya kebahagiaan pemain dalam berkarier.
“Kami berdiskusi dengan menyenangkan bersamanya, sangat-sangat positif, karena seperti yang sempat saya katakan sebelumnya, jika kalian ingat, kami ingin pemain merasa bahagia,” lanjut sang pelatih.
Lebih lanjut, Igor menjelaskan bahwa alasan utama kepergian Putros lebih didasari pada perubahan prioritas hidup yang ia alami belakangan ini.
“Dia berbicara, kami berdiskusi secara jujur, dia berkata, ‘saya akan mencari tantangan lain’ karena situasi dalam hidupnya berubah, dan begitu adanya, kita perlu menghormatinya,” kata Igor.
Akhir yang Harmonis
Meskipun berat melepas pemain kunci, manajemen dan tim pelatih Persib Bandung memilih untuk melepas Putros dengan cara yang baik. Warisan trofi juara dan dedikasinya akan selalu tersimpan dalam sejarah klub.
“Kami sudah mencoba segalanya, kami menghormatinya, dan dia akan selalu jadi pemain kami. Kami selalu memikirkannya secara positif dan saya berpikiran, saya yakin para penggemar juga demikian karena dia membantu kami meraih gelar juara. Jadi, saya hanya mendoakan yang terbaik untuknya,” pungkas Igor.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










