Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! Sholat Idulfitri 2026 di Bandung Digelar di Gedung Sate dan Balai Kota, Catat Jadwalnya

Jumat, 20 Maret 2026 16:07 WIB

Viral Video Kebaya Hitam No Sensor, Link Diburu Netizen: Apa Isinya?

Jumat, 20 Maret 2026 15:27 WIB

Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing

Jumat, 20 Maret 2026 15:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Sholat Idulfitri 2026 di Bandung Digelar di Gedung Sate dan Balai Kota, Catat Jadwalnya
  • Viral Video Kebaya Hitam No Sensor, Link Diburu Netizen: Apa Isinya?
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Mengetuk Pintu Langit dengan Ketulusan Maaf
  • Arus Mudik Lebaran 2026: Jalur Nagreg Tercatat Padat, 150 Ribu Kendaraan Melintas
  • Drama Kartu Merah! Uilliam Barros Dihukum AFC dan Didenda Rp25 Juta
  • 10 Ucapan Hari Raya Idulfitri 2026 yang Penuh Makna untuk Keluarga dan Sahabat
  • Jelang Idulfitri 1447 H, Ini Daftar ATM Pecahan Kecil Rp10.000 dan Rp20.000 di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebijakannya Dinilai Kontroversial, Dedi Mulyadi Minta Maaf

By SusanaMinggu, 16 Maret 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyadari bahwa kebijakan yang diambilnya sejak menjabat tidak bisa menyenangkan semua pihak.

Salah satu kebijakan yang menuai pro dan kontra adalah larangan study tour bagi pelajar SMA dan SMK di Jabar.

Keputusan ini menimbulkan beragam tanggapan, terutama dari para siswa dan orang tua yang menganggap study tour sebagai bagian dari pengalaman pendidikan.

Namun, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi beban ekonomi keluarga serta meminimalkan risiko perjalanan bagi siswa.

Selain larangan study tour, kebijakan lain yang menarik perhatian adalah penataan ulang kawasan wisata di Puncak, Bogor.

Selama ini, Puncak menjadi destinasi favorit wisatawan, tetapi juga kerap dikaitkan dengan berbagai masalah lingkungan, termasuk banjir bandang yang berdampak pada wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tak Tahu Ada Pesta Rakyat di Syukuran Pernikahan Maula-Putri

Salah satu langkah nyata yang dilakukan Dedi adalah membongkar objek wisata Hibisc Fantasy Puncak, yang dikelola oleh anak perusahaan BUMD Jabar, Jaswita.

Keputusan ini memicu reaksi dari berbagai pihak, terutama mereka yang berkepentingan dengan industri wisata di kawasan tersebut.

Baca Juga:  All Eyes on Bandung Trending, Dedi Mulyadi Gerak Cepat Temui Rektor

Minta Maaf, tapi Tetap Tegas

Menyadari ada pihak yang keberatan dengan kebijakannya, Dedi Mulyadi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (16/3/2025), ia mengakui bahwa setiap keputusan pasti akan menimbulkan pro dan kontra.

“Mohon maaf kepada semuanya. Berbagai langkah yang saya lakukan mungkin tidak bisa menyenangkan semua pihak,” ujar Dedi dalam pernyataannya.

Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan yang diambil semata-mata demi kepentingan masyarakat luas, bukan hanya segelintir orang.

“Seorang pemimpin harus membuat keputusan yang membawa manfaat bagi banyak orang, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Pro dan kontra itu hal yang wajar dalam setiap kebijakan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Ketika Karawang Bergejolak: Iwan Pitung Menantang Dedi Mulyadi di Tengah Debu Pembongkaran

Tetap Berkomitmen

Meski menghadapi kritik, Dedi Mulyadi memastikan bahwa dirinya akan tetap konsisten dalam menjalankan kebijakan yang dianggap perlu untuk masyarakat Jabar.

Baginya, seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan yang berdampak jangka panjang, meskipun ada pihak yang merasa dirugikan.

“Yang penting, saya akan terus bekerja dan mengambil langkah terbaik bagi masyarakat luas,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi kebijakan minta maaf
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Resmi! Sholat Idulfitri 2026 di Bandung Digelar di Gedung Sate dan Balai Kota, Catat Jadwalnya

Arus Mudik Lebaran 2026: Jalur Nagreg Tercatat Padat, 150 Ribu Kendaraan Melintas

Jelang Idulfitri 1447 H, Ini Daftar ATM Pecahan Kecil Rp10.000 dan Rp20.000 di Bandung

Nagreg Membludak! 118 Ribu Kendaraan Melintas, Polisi Terapkan One Way Berulang

Salat Id di Lodaya Dipadati Ribuan Jemaah Muhammadiyah, Suasana Penuh Khidmat

FIX NO DEBAT! Mulut ‘Netizen’ Gubernur Sherly Paling Jujur Se-Indonesia!

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.