bukamata.id – Meski Persib Bandung meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas PSS Sleman dalam laga pekan ke-30 Liga 1, Sabtu malam (26 April 2025), pelatih Persib, Bojan Hodak, menyimpan unek-unek soal kondisi lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Menurut Bojan, kualitas lapangan GBLA saat ini sudah jauh dari standar yang seharusnya. Ia menyoroti rumput yang banyak terkelupas serta aliran bola yang terganggu, sehingga menyulitkan para pemain untuk mengontrol permainan.
“Mengenai lapangan, lapangan sangat buruk. Mungkin tanah di bawahnya tidak cukup bagus, jadi mereka harus menggantinya,” ujar Bojan dalam konferensi pers usai pertandingan.
Bojan bahkan meminta persoalan ini untuk ditanyakan langsung kepada manajemen Persib, khususnya kepada Adhitia Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, yang menurutnya lebih berwenang menjelaskan langkah selanjutnya.
Tak hanya menyoroti kondisi lapangan pertandingan, Bojan juga menekankan pentingnya keberadaan training ground (lapangan latihan) yang berkualitas. Menurutnya, lapangan latihan yang buruk bisa memperparah kerusakan lapangan utama dan meningkatkan risiko cedera bagi pemain.
“Lapangan di tempat latihan harus memiliki kualitas yang sama dengan lapangan pertandingan. Jika tidak, perbedaan kondisi tanah bisa menyebabkan pemain cedera,” tegas Bojan.
Ia menambahkan, buruknya fasilitas lapangan di Indonesia menjadi salah satu penyebab tingginya kasus cedera sepanjang musim ini, berdasarkan laporan dari para pelatih, fisioterapis, dan dokter tim.
“Sepanjang musim ini, banyak cedera yang disebabkan lapangan latihan yang buruk. Ini bukan hanya pendapat saya, tapi juga hasil diskusi banyak pihak,” pungkasnya.
Kritik ini menjadi peringatan serius bagi pengelola stadion dan manajemen Persib, mengingat keberhasilan sebuah tim bukan hanya ditentukan oleh kemampuan pemain di lapangan, tetapi juga oleh kualitas fasilitas yang menunjang performa mereka.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









