Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Selasa, 22 September 2026 21:40 WIB

Oktober Mencekam! Persib Harus Jalani 7 Pertandingan di Tengah Jadwal Super Padat

Selasa, 22 September 2026 20:31 WIB

MENGEJUTKAN! 12 Tahun Tanpa Gosip Miring, Borok Rumah Tangga Sara Wijayanto dan Demian Akhirnya Terbongkar?!

Selasa, 22 September 2026 20:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat
  • Oktober Mencekam! Persib Harus Jalani 7 Pertandingan di Tengah Jadwal Super Padat
  • MENGEJUTKAN! 12 Tahun Tanpa Gosip Miring, Borok Rumah Tangga Sara Wijayanto dan Demian Akhirnya Terbongkar?!
  • Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi
  • Jersey Supporter Edition Persib ACL Two 2026/27 Resmi Tersedia Dengan Harga Rp249 Ribu
  • Detik-detik Penutupan Bursa Transfer, Persib Pilih Tutup Buku atau Bikin Kejutan di Ujung Waktu?
  • Pesta Miras Oplosan Maut di Cianjur: 4 Tewas, Dua Remaja Putri Masih Kritis di Rumah Sakit
  • Usai 12 Tahun Menikah, Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kenang Pahlawan Reformasi, Puluhan Elemen Aktivis 98 Jabar Lakukan Ziarah Kubur

By Putri Mutia RahmanSenin, 5 Februari 2024 21:37 WIB4 Mins Read
Akivis 98 Jabar lakukan ziarah kubur kepada pahlawan reformasi. (Istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puluhan elemen aktivis 98 Jawa Barat dan lintas generasi, melakukan ziarah kubur, berdoa bersama dan tabur bunga diatas makam salah satu pahlawan reformasi.

Pahlawan reformasi tersebut yakni, Hafidhin Royan yang gugur saat menegakkan demokrasi 1998 silam.

Inisiator kegiatan, Lukman Nur Hakim mengatakan ziarah kubur ini bertujuan untuk mengenang jasa pahlawan reformasi yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raganya untuk memperjuangkan demokrasi.

“Kita mengenang jasa kawan-kawan kita, yang telah mendahului kita semua dan telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk menegakkan reformasi dan memperjuangkan demokrasi di tanah air kita,” kata Lukman, Senin 5 Februari 2024.

Lukman menilai kondisi Indonesia saat ini mirip seperti tahun 1998 lantaran perjuangan menegakkan reformasi kini mulai terdegradasi dan demokrasi yang terjadi saat ini bahkan terancam runtuh karena kekuasaan fasis.

“Justru hampir mirip ya, situasi sekarang dengan tahun 1998 dimana perjuangan kita, perjuangan reformasi ini terdegradasi oleh sistem oligarki,” ujarnya. .

“Kita lihat saja, demokrasi saat ini malah terancam dan mirisnya dilakukan oleh pemerintah yang seharusnya bagian dari pelindung demokrasi kita,” tuturnya.

Melihat kondisi ini, kata Lukman, pihaknya bersama seluruh aktivis 98 Jawa Barat akan menggalang kekuatan kampus, para aktivis, budayawan dan segenap elemen masyarakat untuk terus berjuang menegakkan reformasi.

“Tentunya kita akan bergerak dengan menggalang berbagai kampus, elemen mahasiswa, elemen gerakan masyarakat sipil untuk bersuara terus secara kritis tentang situasi sekarang. Karena banyak hal yang kita temukan saat ini keluar dari rel demokrasi yang seharusnya dijaga oleh Negara dan eksekutif,” beber Lukman.

“Kami bersama mahasiswa akan terjun ke mimbar-mimbar bebas dan (kembali) turun ke jalan kalau perlu. Lalu mengajak akademisi kampus antar perguruan tinggi untuk bersuara bersama, dan ini sudah mulai dilakukan. Kita lihat para guru besar sudah melakukan untuk menjaga marwah demokrasi kita,” imbuh Lukman.

Sementara itu, Budi Hermansyah yang juga aktivis 98 menyampaikan rasa haru nya atas apa yang dilakukan oleh para aktivis 98 untuk berziarah ke makam salah satu pahlawan reformasi.

“Terharu yang dengan inisiasi yang dilakukan kawan-kawan aktivis 98 ini. Tak hanya kami bahkan angkatan 78, lalu adik-adik mahasiswa, kemudian elemen lintas generasi pun hadir. Itu tanda bahwa kita tidak pernah melupakan tragedi 98 dan selalu ingat kawan-kawan yang menjadi korban dalam perjuangan reformasi,” kata Budi Hermansyah.

Budi mengatakan, ziarah ini dilakukan sebagai bentuk menyambung silaturahmi sekaligus penghormatan tinggi atas perjuangan pahlawan reformasi.

“Kita menyambung silaturahmi dalam ziarah. Nah saya kira cita-cita perjuangan reformasi masih jauh dari cita-cita ideal yang diperjuangkan kawan-kawan 98 dulu. Oleh karenanya, kita ingin mengambil hikmah dari berziarah ini agar kembali tumbuh semangat, tumbuh lagi spirit dari jiwa-jiwa kami yang dulu pernah bergerak bersama bung Hafidhin yang menjadi korban 98,” jelas Budi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Budi, Ia bersama seluruh aktivis 98 Jawa Barat akan terus bergerak mewujudkan cita-cita reformasi yang ideal.

“Kita akan terus bergerak dan menyampaikan pada masyarakat bahwa cita-cita reformasi ini masih jauh dari harapan. Apalagi saat ini peristiwa politik 2024 menunjukan adanya indikasi pengancaman terhadap reformasi dan demokrasi,” ujarnya.

“Dulu kita berjuang melawan rezim orde baru. Kita tidak mau elemen-elemen orde baru muncul lagi, bangkit lagi dan berkuasa. Kita akan lawan sekuat tenaga,” imbuh Budi.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, aktivis 98 Jabar dan lintas generasi menyampaikan beberapa pernyataan sikap diantaranya:

  1. Kami selaku generasi yang mengalami proses panjang menegakkan reformasi, akan tetap konsisten menegakkan jalannya Demokrasi dan HAM tegak di Bumi Pertiwi dan mencegah otoritarianisme Orde Baru kembali berkuasa dengan tidak membiarkan pelaku pelanggar HAM memimpin bangsa ini.
  2. Kami Prihatin dengan situasi nasional yang terjadi saat ini, dimana demokrasi mulai terancam atas terlibatnya negara yang seharusnya mengayomi semua pihak, kini mulai tidak konsisten dan melanggar etika kekuasaan.
  3. Menyerukan segenap masyarakat masyarakat luas, akademisi, aktivis gerakan mahasiswa, aktivis masyarakat sipil, kaum minoritas, aktivis lingkungan, kalangan rohaniawan dll untuk kritis terhadap jalannya kekuasaan agar tetap berada dalam rel Demokrasi yang sejati.
  4. Kami menuntut Presiden Joko Widodo dan Aparat Negara untuk netral dalam Pemilu Presiden 2024.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi

Pesta Miras Oplosan Maut di Cianjur: 4 Tewas, Dua Remaja Putri Masih Kritis di Rumah Sakit

Rayakan HUT ke-36, JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Mitra Setia ke Tanah Suci

Karhutla Sumedang Tembus 64 Kejadian, Tertinggi di Jawa Barat hingga September 2026

Waspadai ‘Super Flu’, Wali Kota Bandung Minta Anak Bergejala Tak Sekolah

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.