Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP

Kamis, 30 April 2026 19:39 WIB

Aksi Koboi di Cianjur: Tembak Pemilik Toko Pakai Airsoft Gun Usai Ketahuan Nyelinap

Kamis, 30 April 2026 18:56 WIB

Gagal Akting?! Ahmad Dhani Bongkar Borok Masa Lalu Usai Maia Estianty Cueki Mulan Jameela?

Kamis, 30 April 2026 18:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP
  • Aksi Koboi di Cianjur: Tembak Pemilik Toko Pakai Airsoft Gun Usai Ketahuan Nyelinap
  • Gagal Akting?! Ahmad Dhani Bongkar Borok Masa Lalu Usai Maia Estianty Cueki Mulan Jameela?
  • Selisih Poin Tipis, Muhammad Farhan Yakin Mental Juara Persib Bakal Jadi Penentu di Akhir Musim
  • Tonton di Sini! Link Live Streaming Persib vs Bhayangkara FC Malam Ini: Cara Nonton Siaran Langsung
  • Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan
  • Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas
  • Persib Tertekan? Beckham: Ini Tantangan, Bukan Beban!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Keraton Kasepuhan Cirebon, Istana Tertua di Jawa dengan Arsitektur Multibudaya

By Putra JuangSelasa, 22 Agustus 2023 16:26 WIB2 Mins Read
Keraton Kasepuhan Cirebon. (Foto: Kemdikbud)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Cirebon merupakan salah satu daerah yang berada di Provinsi Jawa Barat. Daerah yang dikenal sebagai Kota Udang ini terletak di pinggir pantai utara Jawa.

Julukan Kota Udang yang melekat pada Cirebon berasal dari etimologi Cirebon yang merupakan singkatan dari dua kata yaitu “Ci” dan “Rebon”. Dalam bahasa Sunda, ci atau cai berarti air, sedangan rebon berarti udang.

Selain disebut Kota Udang, Cirebon juga dijuluki sebagai Kota Wali. Hal ini disebabkan, Cirebon merupakan tempat penyebaran Islam yang dibawa oleh salah seorang dari Wali Songo.

Sosok penyebar Islam di sana bernama Fatahillah atau Syekh Syarif Hidayatullah yang lebih dikenal sebagai Sunan Gunung Jati.

Baca Juga:  Penuhi Kebutuhan Energi di Masa Depan, PLN Icon Plus Dorong Penggunaan PLTS Atap

Bukti kejayaan Sunan Gunung Jati dalam penyebaran Islam di Cirebon dapat dilihat hadirnya bangunan masjid dan keraton yang saat ini berada di Kasepuhan.

Saat ini, Cirebon memiliki empat buah Keraton yang merupakan warisan berharga dari kerajaan Islam, yaitu Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, dan Keraton Keprabon.

Keseluruhan keraton tersebut menunjukkan perpaduan arsitektur dari Hindu ke Islam, dan seterusnya diresapi dengan pengaruh Cina dan Belanda, menciptakan sebuah arsitektur gaya Cirebon yang unik.

Baca Juga:  Dicek Jokowi, Polda Jabar Kerahkan Puluhan Personel di Kawasan Proyek Kereta Cepat

Keraton Kasepuhan terletak di Kecamatan Lemahwungkuk di Kota Cirebon yang dibangun pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II. Oleh karena itu, keraton ini adalah istana tertua di Jawa dengan sejarah terpanjang.

Keraton Kasepuhan adalah yang terbesar, berada di atas lahan seluas 10 hektar, dan terbaik di antara istana-istana Cirebon lainnya, di mana setiap sudut memiliki makna tersendiri.

Bangunan dalam semua dicat putih di mana terdapat ruang tahta, ruang tamu rumah tangga kerajaan dan area resepsi untuk menemui para tamu.

Seperti biasa dengan keraton di Jawa, istana berdiri di sisi selatan menghadap ke alun-alun. Sedangkan di sisi baratnya terdapat masjid Agung Sang Cipta Rasa.

Baca Juga:  Pemuda yang Viral Palak Toko Kelontong Pakai Golok Menyerahkan Diri

Hal lain yang menarik dari istana ini adalah bangunan Lawang Sanga yang terletak di sisi selatan, langsung di tepi sungai Krayan.

Bangunan ini adalah kantor pajak dan bea cukai pada masa pemerintahan kerajaan Cirebon. Semua barang dari luar negeri yang memasuki kerajaan harus melewati sungai Krayan di mana pejabat raja akan memungut bea cukai yang diperlukan.

Oleh karena itu, bangunan ini memiliki peran penting untuk kesejahteraan kerajaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cirebon Featured Keraton Kasepuhan Keraton Kasepuhan Cirebon
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gagal Akting?! Ahmad Dhani Bongkar Borok Masa Lalu Usai Maia Estianty Cueki Mulan Jameela?

Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral, Ternyata Ini Isinya

Ahmad Dhani

Dhani Sindir Keras Maia Estianty di Acara El Rumi: Sudah 20 Tahun Masih Main Sinetron!

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 30 April 2026, Banjir Skin dan Diamond Gratis

Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral di Medsos, Benarkah Asli?

Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis! Cek Rincian Harga Terbaru Kamis 30 April 2026 Sebelum Investasi

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.