bukamata.id – Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali terdampak bencana alam. Tanah longsor disertai banjir bandang memaksa penutupan sejumlah objek wisata di kawasan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menetapkan penutupan sementara sebagai langkah antisipatif untuk melindungi wisatawan dan pengelola destinasi.
Kepala Bidang Pariwisata Disparbud KBB, David Oot, menjelaskan, “Kebijakan ini diambil menyusul terjadinya bencana tanah longsor di wilayah tersebut demi menjamin keselamatan wisatawan dan pengelola.”
Penutupan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan objek wisata alam, khususnya bagi destinasi yang berada di aliran sungai dan perbukitan rawan bencana.
Destinasi Wisata Terdampak Longsor
Destinasi yang terdampak dan ditutup sementara meliputi Curug Bugbrug, Curug Tilu, Curug Pelangi, Curug Layung, serta Situ Reret. “Penutupan berlaku hingga kondisi dinyatakan aman untuk menerima kunjungan wisatawan,” ujar David.
Ia menambahkan, Curug Bugbrug, Curug Tilu, dan Curug Pelangi berada dalam satu aliran sungai yang sama sehingga memiliki risiko serupa saat terjadi cuaca ekstrem dan pergerakan tanah.
Keselamatan Prioritas Utama Pariwisata
David menegaskan, penutupan ini merupakan bagian dari penerapan manajemen krisis kepariwisataan.
“Sektor pariwisata adalah business of trust. Wisatawan datang tidak hanya untuk menikmati destinasi, tetapi juga mengharapkan rasa aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan pariwisata,” jelasnya.
Langkah antisipatif ini diharapkan dapat meminimalkan risiko bagi wisatawan dan menjaga reputasi destinasi wisata di Kecamatan Cisarua. Pengelola dan Disparbud KBB akan terus memantau situasi dan menentukan waktu yang tepat untuk membuka kembali destinasi setelah kondisi dinyatakan aman.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











