Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Thom Haye Kritik Fasilitas Pemulihan Persib, Akui Jaga Kebugaran Pemain Hampir Mustahil

Selasa, 13 Oktober 2026 11:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 13 Oktober 2026 Anjlok Rp20.000, Cek Daftar Lengkap Semua Ukuran

Selasa, 13 Oktober 2026 10:58 WIB

19 Rumah di Saritem Bandung Masih Dijadikan Tempat Prostitusi

Selasa, 13 Oktober 2026 10:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Thom Haye Kritik Fasilitas Pemulihan Persib, Akui Jaga Kebugaran Pemain Hampir Mustahil
  • Harga Emas Antam Hari Ini 13 Oktober 2026 Anjlok Rp20.000, Cek Daftar Lengkap Semua Ukuran
  • 19 Rumah di Saritem Bandung Masih Dijadikan Tempat Prostitusi
  • Bawa JNE Melesat di Era Digital, Mohamad Feriadi Dinobatkan Jadi CEO Terbaik ILA 2026
  • Jadwal Pertandingan Persib Bandung vs The Cong-Viettel: Momentum Pangeran Biru Jaga Tren Positif Asia
  • Siapa yang Mulai? Menelusuri Akar Sejarah Dibalik Panasnya Rivalitas Persib vs Persija!
  • Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bencana Longsor Bandung Barat Jadi Peringatan Keras, Rajiv Soroti Alih Fungsi Lahan

By SusanaMinggu, 25 Januari 2026 12:57 WIB2 Mins Read
Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rajiv, sampaikan duka cita atas longsor di Cisarua, Bandung Barat. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv, menyampaikan duka cita mendalam atas bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026).

Longsor di lereng Gunung Burangrang menelan korban jiwa dan memicu operasi pencarian besar-besaran bagi warga yang hilang.

Berdasarkan data sementara BNPB Jawa Barat, sebanyak 10 orang meninggal dunia, sementara 82 warga masih hilang dan tengah dalam pencarian tim gabungan.

“Saya turut berduka cita atas musibah longsor Bandung Barat. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini,” ujar Rajiv, Minggu (25/1/2026).

Baca Juga:  Rem Truk TNI Blong! Dua Polisi Gugur saat Bertugas Evakuasi Korban Longsor Cisarua

Bantuan Kemanusiaan Segera Disalurkan

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II yang meliputi Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ini menegaskan komitmennya untuk hadir membantu warga terdampak.

“Tim di lapangan sudah bergerak. Bantuan kemanusiaan akan segera dikirim untuk meringankan beban warga yang mengungsi akibat longsor,” kata Rajiv.

Evaluasi Penyebab Longsor Jadi Sorotan DPR RI

Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terkait penyebab bencana. Ia mendorong pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi transparan dan akuntabel.

Menurut Rajiv, bencana alam tidak bisa semata dipandang sebagai akibat cuaca ekstrem. Faktor kerusakan ekosistem, alih fungsi lahan, dan lemahnya pengawasan tata ruang harus diperiksa secara serius agar tragedi serupa tidak terulang.

Baca Juga:  Tinjau Longsor Bandung Barat, Dedi Mulyadi Ungkap Alih Fungsi Lahan Jadi Pemicu

“Harus ada keberanian mengusut apakah longsor ini dipicu kerusakan lingkungan, termasuk alih fungsi lahan di kawasan rawan bencana. Pemerintah daerah dan penegak hukum perlu mengungkapnya secara terbuka,” tegas Rajiv.

Tata Kelola Lingkungan Jadi Kunci Keselamatan Warga

Rajiv menekankan bahwa penanganan bencana tidak cukup hanya melalui bantuan darurat. Langkah jangka panjang meliputi pengawasan wilayah rawan bencana dan pengelolaan lingkungan yang baik.

“Kawasan lereng dan hulu seperti Gunung Burangrang memiliki fungsi ekologis vital. Jika dialihfungsikan tanpa kendali, risiko longsor menjadi nyata. Ini bukan sekadar musibah, tapi peringatan keras soal tata kelola lingkungan,” ungkap anggota Pansus Penyelesaian Konflik Agraria DPR RI ini.

Baca Juga:  Tragedi Longsor di Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi, 4 Jenazah Masih Misterius

Panja Alih Fungsi Lahan DPR RI Turut Evaluasi

Sebagai anggota Panitia Kerja (Panja) Alih Fungsi Lahan DPR RI, Rajiv menambahkan, Panja akan mengevaluasi seluruh perizinan yang berpotensi menjadi penyebab banjir, longsor, dan bencana lainnya di Indonesia.

“Kami akan mendalami apakah ada penyalahgunaan alih fungsi lahan yang memicu bencana, agar langkah pencegahan dapat diterapkan di masa depan,” pungkas Rajiv.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

longsor Cisarua
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

19 Rumah di Saritem Bandung Masih Dijadikan Tempat Prostitusi

Bawa JNE Melesat di Era Digital, Mohamad Feriadi Dinobatkan Jadi CEO Terbaik ILA 2026

Kekhawatiran Orang Tua Pemain Persib U-18 Usai Diserang di Rest Area Batang

Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.