Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

15 Spot Wisata Terbaik di Cianjur Buat ‘Short Escape’ Akhir Pekan

Rabu, 21 Oktober 2026 01:00 WIB

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 20:40 WIB

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Selasa, 20 Oktober 2026 20:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 15 Spot Wisata Terbaik di Cianjur Buat ‘Short Escape’ Akhir Pekan
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
  • Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?
  • Ranking AFC Terbaru: Indonesia Meroket ke Posisi 16 Asia, Persib dan Borneo FC Jadi Kunci
  • Mengarungi Jadwal Horor 3 Pekan, Pelatih Persib Bongkar Resep Sederhana Jaga Stamina Pemain
  • Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok
  • Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tak Lagi Murung, Begini Potret Keceriaan Anak-anak Korban Longsor Cisarua Saat Mengikuti Trauma Healing

By Aga GustianaSelasa, 27 Januari 2026 15:28 WIB2 Mins Read
Trauma healing Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Keceriaan mulai kembali terpancar di wajah anak-anak penyintas bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Melalui sentuhan psikososial, puluhan bocah yang sempat diselimuti ketakutan kini diajak bangkit dari trauma akibat bencana yang melanda pada Sabtu (24/1/2026) dini hari lalu.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (27/1/2026) ini difokuskan untuk mengembalikan kondisi mental para korban kecil agar tidak terbelenggu oleh memori kelam pascabencana.

Mengalihkan Ketakutan dengan Kreativitas

Suasana di posko pengungsian yang semula hening berubah menjadi riuh saat 78 anak diajak terlibat dalam berbagai aktivitas seru. Mulai dari mewarnai, menggambar bebas, hingga mendengarkan dongeng, semua dirancang untuk memulihkan keceriaan mereka.

Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Barat, Syahnaz Sadiqah, terjun langsung mendampingi para pengungsi cilik ini. Ia menekankan bahwa pemulihan mental adalah prioritas yang tak boleh terabaikan di tengah masa darurat.

Baca Juga:  Nasib ASN Bandung Barat yang Viral Live TikTok Saat Jam Kerja

“Anak-anak kita ajak bermain, menggambar, dan mendongeng supaya fokus mereka teralihkan dari kesedihan dan rasa takut selama di pengungsian,” kata Syahnaz saat ditemui di lokasi pengungsian.

Baca Juga:  Heboh! Macan Tutul Diduga Kabur di Bandung Barat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

Pentingnya Pendampingan Rutin

Perubahan drastis terlihat dari ekspresi anak-anak yang kini mulai tertawa lepas. Syahnaz menilai, aktivitas seperti ini tidak boleh berhenti sebagai seremoni sesaat, melainkan harus dilakukan secara berkelanjutan selama mereka masih berada di pengungsian.

“Dengan trauma healing, mereka tidak terus-menerus larut dalam rasa sedih. Jadi memang harus sering diajak beraktivitas seperti ini,” ujar Syahnaz.

Baginya, menjaga kesehatan psikologis anak-anak adalah investasi agar mereka tidak mengalami gangguan mental jangka panjang akibat peristiwa traumatis yang mereka alami di usia dini.

Baca Juga:  Anak Dijamin Happy! Ini 8 Tempat Wisata Liburan Keluarga Paling Hits di Bandung dan Bandung Barat

Dukungan untuk Para Ibu

Tak hanya fokus pada anak-anak, Syahnaz juga menyisihkan waktu untuk merangkul para ibu di pengungsian. Ia mendengarkan keluh kesah para orang tua yang hingga kini masih didera rasa was-was dan trauma, meskipun kondisi fisik rumah mereka tidak rusak total.

Kehadiran sosok Ketua TP PKK ini diharapkan menjadi penguat moril bagi keluarga terdampak untuk tetap tegar menghadapi masa pemulihan pascabencana longsor Cisarua.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat longsor Cisarua
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.