Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Utamakan Pendidikan di Tengah Mahkota: Kisah Chika, Siswi SD Asal Bogor yang Harumkan Jawa Barat

Senin, 24 Agustus 2026 20:10 WIB

Pendaki 16 Tahun Tewas Jatuh di Jurang Gunung Sumbing, Sempat Terpisah dari Rombongan

Senin, 24 Agustus 2026 19:50 WIB

Modal Manis Musim Lalu, Beckham Putra Bidik Momen Gila: Persib Lolos ACL Two!

Senin, 24 Agustus 2026 19:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Utamakan Pendidikan di Tengah Mahkota: Kisah Chika, Siswi SD Asal Bogor yang Harumkan Jawa Barat
  • Pendaki 16 Tahun Tewas Jatuh di Jurang Gunung Sumbing, Sempat Terpisah dari Rombongan
  • Modal Manis Musim Lalu, Beckham Putra Bidik Momen Gila: Persib Lolos ACL Two!
  • 4 Rekomendasi Wisata Alam di Bandung Barat: Pemandangan Spektakuler dan Udara Sejuk
  • SIAPA YANG SURUH?! Misteri Pemblokiran Dana Demo Rp80 Juta, Aa Juju Ngamuk dan Tutup Akun Prioritas Bank Mandiri!
  • Nasib ASN Bandung Barat yang Viral Live TikTok Saat Jam Kerja
  • Mauro Zijlstra Bongkar Alasan Tinggalkan Persija, Ada Satu Target Besar di Arema FC
  • Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Portal Pendaftaran Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Formasinya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nasib ASN Bandung Barat yang Viral Live TikTok Saat Jam Kerja

By Aga GustianaSenin, 24 Agustus 2026 19:25 WIB2 Mins Read
ASN Bandung Barat Indah Yusuvia Pratama viral usai live TikTok di tempat kerja. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Buntut aksi siaran langsung (live) TikTok saat jam kerja yang sempat memicu kegaduhan publik, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat bernama Indah Yusuvia Pratama akhirnya resmi dijatuhi sanksi disiplin.

Pemeriksaan intensif telah rampung dilakukan oleh jajaran Inspektorat Pemkab Bandung Barat untuk mengurai kontroversi rekaman video yang beredar, terutama mengenai percakapan sensitif terkait jatah bayaran atau fee satu persen yang diduga berhubungan dengan proyek pemerintahan.

Klarifikasi Soal Obrolan Fee 1 Persen

Plt Inspektur Kabupaten Bandung Barat, Yadi Azhar, mengonfirmasi bahwa proses klarifikasi terhadap ASN bersangkutan telah selesai. Berdasarkan hasil penelusuran, perbincangan mengenai fee tersebut rupanya tidak berhubungan dengan pengurusan proyek di lingkungan pemkab.

“Hasilnya (pemeriksaan), jadi memang itu obrolan dengan teman soal pembuatan akta di notaris, tidak berkaitan dengan proyek. Cuma memang dari sisi etika, dia enggak benar masa live di jam kerja,” kata Yadi Azhar saat ditemui, Senin (24/8/2026).

Baca Juga:  Komisi III DPRD Jabar Dorong bank bjb Padalarang Segera Tempati Gedung Baru Demi Kenyamanan Nasabah

Sanksi Mutasi dan Pembinaan

Meski tuduhan terkait permainan proyek tidak terbukti, pelanggaran etika karena bermain media sosial di tengah jam dan tempat kerja tetap membuahkan konsekuensi tegas. Pihak Inspektorat merekomendasikan pemindahtugasan bagi pegawai tersebut sebagai bentuk sanksi dan pembinaan.

Baca Juga:  Tak Hanya di Cipongkor, Sejumlah Titik di Kecamatan Rongga Bandung Barat Dilanda Longsor

Rekomendasi tindakan tegas ini juga telah diteruskan dan mendapat persetujuan langsung dari Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

“Jadi kita sudah sampaikan, dalam rangka pembinaa yang bersangkutan dialihtugaskan. Sudah disampaikan ke Pak Bupati juga, kemudian nanti keputusannya diserahkan ke kepala dinas tempat yang bersangkutan bertugas. Tapi pada prinsipnya Pak Bupati sudah setuju,” kata Yadi Azhar.

Komitmen Ketegasan Pimpinan

Langkah Inspektorat ini sejalan dengan arahan pimpinan daerah. Sebelumnya, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memang telah menegaskan bahwa jajarannya tidak akan mentolerir bentuk pelanggaran disiplin apa pun yang dilakukan oleh aparatur sipil.

Baca Juga:  Sri Mulyani Buka Peluang Kenaikan Gaji PNS dan Pensiunan di APBN 2026

“Saat ini masih diperiksa oleh Inspektorat, kalau memang ada pelanggaran berat tentunya bisa diputus kontraknya,” kata Jeje.

Dengan dibukanya hasil pemeriksaan ini, Pemkab Bandung Barat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan menjadi peringatan keras bagi seluruh ASN agar tetap menjaga etika serta profesionalitas selama bertugas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Bandung Barat TikTok viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pendaki 16 Tahun Tewas Jatuh di Jurang Gunung Sumbing, Sempat Terpisah dari Rombongan

Kasus ISPA Jawa Barat Tertinggi di Indonesia, Tembus 1,8 Juta Kasus!

Warga Desil 9-10 Tak Lagi Dapat Subsidi BBM, Pemkot Bandung Soroti Akurasi Data

Farhan Klaim Penertiban PKL Belum Picu Lonjakan Pengangguran di Bandung

Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya

Mencekam! Bocah 9 Tahun Diserang Pitbull di Kompleks Bandung, Kepala dan Telinga Luka Serius

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.