Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Daftar Lengkap Film Bioskop Terbaru Oktober 2026: Dari Lokal hingga Mancanegara

Jumat, 9 Oktober 2026 21:30 WIB

Cek Bansos 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Begini Cara Mengetahui Status Penerima

Jumat, 9 Oktober 2026 20:02 WIB

Benteng Bandung Zoo Jebol Dihantam Minibus, Ternyata Ini Penyebabnya

Jumat, 9 Oktober 2026 19:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Lengkap Film Bioskop Terbaru Oktober 2026: Dari Lokal hingga Mancanegara
  • Cek Bansos 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Begini Cara Mengetahui Status Penerima
  • Benteng Bandung Zoo Jebol Dihantam Minibus, Ternyata Ini Penyebabnya
  • Baru Hajar Port FC, Persib Langsung Dihadang Dewa United! Kondisi Maung Bandung Jadi Sorotan
  • Blak-blakan! Terseret Korupsi PT BDS Rp128 Miliar, Bupati Dadang Supriatna Buka-bukaan di Depan Dedi Mulyadi
  • Gang Saritem Disisir Polisi, Sabu Ditemukan dan Puluhan Orang Jalani Tes Urine
  • Saldo KKS Bansos Oktober 2026: Cek Nominal PKH Tahap 4 dan BPNT, Ini Caranya
  • Jadwal Persib Oktober Makin Padat! Igor Tolic Hadapi Dilema Rotasi Pemain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nasib ASN Bandung Barat yang Viral Live TikTok Saat Jam Kerja

By Aga GustianaSenin, 24 Agustus 2026 19:25 WIB2 Mins Read
ASN Bandung Barat Indah Yusuvia Pratama viral usai live TikTok di tempat kerja. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Buntut aksi siaran langsung (live) TikTok saat jam kerja yang sempat memicu kegaduhan publik, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat bernama Indah Yusuvia Pratama akhirnya resmi dijatuhi sanksi disiplin.

Pemeriksaan intensif telah rampung dilakukan oleh jajaran Inspektorat Pemkab Bandung Barat untuk mengurai kontroversi rekaman video yang beredar, terutama mengenai percakapan sensitif terkait jatah bayaran atau fee satu persen yang diduga berhubungan dengan proyek pemerintahan.

Klarifikasi Soal Obrolan Fee 1 Persen

Plt Inspektur Kabupaten Bandung Barat, Yadi Azhar, mengonfirmasi bahwa proses klarifikasi terhadap ASN bersangkutan telah selesai. Berdasarkan hasil penelusuran, perbincangan mengenai fee tersebut rupanya tidak berhubungan dengan pengurusan proyek di lingkungan pemkab.

“Hasilnya (pemeriksaan), jadi memang itu obrolan dengan teman soal pembuatan akta di notaris, tidak berkaitan dengan proyek. Cuma memang dari sisi etika, dia enggak benar masa live di jam kerja,” kata Yadi Azhar saat ditemui, Senin (24/8/2026).

Baca Juga:  Purwakarta Diguncang Gempa M 2,6: Getaran Terasa hingga Bandung Barat, Cek Penjelasan BMKG!

Sanksi Mutasi dan Pembinaan

Meski tuduhan terkait permainan proyek tidak terbukti, pelanggaran etika karena bermain media sosial di tengah jam dan tempat kerja tetap membuahkan konsekuensi tegas. Pihak Inspektorat merekomendasikan pemindahtugasan bagi pegawai tersebut sebagai bentuk sanksi dan pembinaan.

Baca Juga:  AS Resmi Blokir TikTok, Aplikasinya Lenyap di PlayStore dan App Store

Rekomendasi tindakan tegas ini juga telah diteruskan dan mendapat persetujuan langsung dari Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

“Jadi kita sudah sampaikan, dalam rangka pembinaa yang bersangkutan dialihtugaskan. Sudah disampaikan ke Pak Bupati juga, kemudian nanti keputusannya diserahkan ke kepala dinas tempat yang bersangkutan bertugas. Tapi pada prinsipnya Pak Bupati sudah setuju,” kata Yadi Azhar.

Komitmen Ketegasan Pimpinan

Langkah Inspektorat ini sejalan dengan arahan pimpinan daerah. Sebelumnya, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memang telah menegaskan bahwa jajarannya tidak akan mentolerir bentuk pelanggaran disiplin apa pun yang dilakukan oleh aparatur sipil.

Baca Juga:  Viral Ceramah Ustazah Waria Shuniyya Ruhama, Ini Sosok Sebenarnya

“Saat ini masih diperiksa oleh Inspektorat, kalau memang ada pelanggaran berat tentunya bisa diputus kontraknya,” kata Jeje.

Dengan dibukanya hasil pemeriksaan ini, Pemkab Bandung Barat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan menjadi peringatan keras bagi seluruh ASN agar tetap menjaga etika serta profesionalitas selama bertugas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Bandung Barat TikTok viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cek Bansos 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Begini Cara Mengetahui Status Penerima

Benteng Bandung Zoo Jebol Dihantam Minibus, Ternyata Ini Penyebabnya

Blak-blakan! Terseret Korupsi PT BDS Rp128 Miliar, Bupati Dadang Supriatna Buka-bukaan di Depan Dedi Mulyadi

Gang Saritem Disisir Polisi, Sabu Ditemukan dan Puluhan Orang Jalani Tes Urine

Bansos

Saldo KKS Bansos Oktober 2026: Cek Nominal PKH Tahap 4 dan BPNT, Ini Caranya

Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.