Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Desil 1-4 Jadi Kunci Bansos Agustus 2026, Begini Cara Cek Status PKH dan BPNT Lewat HP

Senin, 24 Agustus 2026 21:04 WIB

Anak Lebih Suka Cokelat daripada Susu? Champion Punya Jawaban Baru untuk Orang Tua

Senin, 24 Agustus 2026 20:54 WIB

Sandy Walsh Bongkar Rahasia Cepat Nyetel di Persib, Ternyata Gara-gara Ini!

Senin, 24 Agustus 2026 20:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Desil 1-4 Jadi Kunci Bansos Agustus 2026, Begini Cara Cek Status PKH dan BPNT Lewat HP
  • Anak Lebih Suka Cokelat daripada Susu? Champion Punya Jawaban Baru untuk Orang Tua
  • Sandy Walsh Bongkar Rahasia Cepat Nyetel di Persib, Ternyata Gara-gara Ini!
  • NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Tahap 3 2026, Ada Bantuan Rp600 Ribu?
  • Tingkatkan Keamanan Pengguna dan Pengemudi, inDrive Hadirkan Layanan SIAGA di Bandung
  • Utamakan Pendidikan di Tengah Mahkota: Kisah Chika, Siswi SD Asal Bogor yang Harumkan Jawa Barat
  • Pendaki 16 Tahun Tewas Jatuh di Jurang Gunung Sumbing, Sempat Terpisah dari Rombongan
  • Modal Manis Musim Lalu, Beckham Putra Bidik Momen Gila: Persib Lolos ACL Two!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Utamakan Pendidikan di Tengah Mahkota: Kisah Chika, Siswi SD Asal Bogor yang Harumkan Jawa Barat

By Aga GustianaSenin, 24 Agustus 2026 20:10 WIB6 Mins Read
Chika Niswatun Putri, 11 tahun, siswi kelas VI SD Pelita Atsiri Bogor. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah anak perempuan berusia 11 tahun itu begitu tegas di atas panggung. Senyumnya terkembang manis, memancarkan rasa percaya diri yang tempaannya tak didapat dalam semalam. Sosok itu adalah Chika Niswatun Putri, siswi kelas VI SD Pelita Atsiri Bogor yang baru saja mengukir prestasi membanggakan di tingkat regional.

Chika sukses menyabet dua gelar sekaligus, yakni Putri Anak Jawa Barat Ekonomi Kreatif dan Putri Anak Jawa Barat Terfavorit. Pencapaian manis ini sekaligus menjadi tiket emas baginya untuk melangkah ke arena yang lebih luas: membawa nama Jawa Barat pada kategori Putri Anak Batik Cilik Indonesia di tingkat nasional.

Namun di balik gaun indah dan mahkota yang disandangnya, ada cerita tentang perjuangan, latihan keras pantang menyerah, serta mental baja dari seorang anak yang berani keluar dari zona nyaman.

Inspirasi dari Sahabat dan Awal Perjuangan

Lahir dari pasangan Taufik Bambang Saputra dan Rina Purwanti, Chika tumbuh menjadi anak yang aktif dan sarat talenta. Putri kedua dari dua bersaudara ini menyukai banyak hal kreatif, mulai dari menyanyi, menggambar, hingga mendeklamasikan puisi.

Ketertarikannya menjajal panggung pageant anak sejatinya tak muncul begitu saja. Percikan semangat itu hadir dari sosok teman dekat yang sudah ia anggap seperti saudara sendiri, Gladhys Lakeisya Erlita Jatmiko.

Melihat keberanian dan pengalaman Gladhys di panggung yang sama setahun sebelumnya, benih keberanian dalam diri Chika mulai tumbuh. Ia terpanggil untuk menantang dirinya sendiri.

“Awalnya aku terinspirasi dari teman aku, Gladhys Lakeisya Erlita Jatmiko. Tahun lalu dia mengikuti Putri Anak Jawa Barat, sehingga aku tertarik untuk ikut tahun ini,” ungkap Chika saat berbincang dengan Swara Pendidikan, Minggu (23/8/2026).

Keputusan telah diambil, tetapi jalan menuju panggung impian ternyata jauh dari kata mudah. Chika harus merangkak dari nol. Di masa-masa awal latihan, ia menyadari banyak kekurangan pada dirinya, terutama dalam hal keluwesan berjalan (catwalk) dan berbicara di depan umum (public speaking).

“Awalnya latihan catwalk aku benar-benar dari minus. Waktu itu aku seperti robot. Public speaking juga masih kurang banget. Tapi aku terus latihan sampai sekarang sudah lumayan oke,” tuturnya jujur.

Kedisiplinan dan konsistensi menjadi kuncinya. Gerakan kaku bak robot itu perlahan menghilang, berganti dengan langkah anggun dan tutur kata yang runtut serta percaya diri.

Kawah Candradimuka di Kota Kembang

Puncak pembuktian awal Chika berlangsung pada 13–16 Juni 2026 di Bandung. Selama empat hari berturut-turut, seluruh peserta disaring dan digembleng dalam berbagai aktivitas yang cukup padat.

Bukan sekadar dinilai dari penampilan luar, para peserta dibekali beragam materi penting. Mulai dari kelas kebersihan diri, seni tata rias, pemahaman mendalam tentang kekayaan budaya Jawa Barat, sesi pemotretan profesional, pembentukan koreografi, talent show, penyampaian pidato (speech), hingga sesi debat yang menguji wawasan.

Di tengah persaingan ketat antarwakil kabupaten dan kota se-Jawa Barat, karakter Chika yang ramah, berwawasan luas, serta berkarakter menonjolkan keunggulannya. Usaha pantang menyerah itu membuahkan hasil manis di malam penganugerahan.

“Alhamdulillah aku mendapatkan gelar Putri Anak Jawa Barat Ekonomi Kreatif dan Putri Anak Jawa Barat Terfavorit. Karena itu, aku ingin melanjutkan ke Putri Batik Cilik Indonesia,” ucapnya penuh syukur.

Dua gelar tersebut menjadi bukti bahwa Chika tidak hanya dicintai oleh publik lewat voting favorit, tetapi juga diakui juri memiliki pemahaman yang baik mengenai potensi ekonomi kreatif anak di daerahnya.

Menempa Mental dan Menatap Panggung Nasional

Keberhasilan di tingkat provinsi tak membuat Chika berpuas diri. Tantangan baru telah menantinya pada Oktober 2026 mendatang di ajang nasional Putri Batik Cilik Indonesia.

Menjelang kompetisi tingkat nasional tersebut, ritme latihannya justru makin ditingkatkan. Chika fokus memperdalam wawasan seputar budaya batik, mengasah ketajaman public speaking, memantapkan teknik catwalk, serta melatih kontrol emosi agar tidak mudah gugup saat berhadapan dengan juri dan penonton berskala nasional.

“Persiapan aku di antaranya terus mengasah kemampuan dan pengetahuan, memperbaiki serta meningkatkan public speaking, meningkatkan kepercayaan diri agar tidak gugup, latihan catwalk, dan mempelajari ekonomi kreatif,” kata Chika.

Menariknya, di usia yang masih sangat muda, Chika memiliki sudut pandang yang sangat dewasa memaknai sebuah kompetisi. Baginya, piala dan gelar juara hanyalah bonus. Hal yang jauh lebih berharga adalah proses belajar, jaringan pertemanan baru, serta pengembangan kualitas diri.

Ia bahkan sudah membentengi fisiknya dengan sikap mental yang sehat sejak awal.

“Aku sudah mempersiapkan mental kalau kalah, karena dalam kompetisi pasti ada kalah dan menang. Kalau nanti belum berhasil, aku sudah mempersiapkannya, tapi bukan berarti aku pesimis. Ini adalah ajang untuk mengembangkan diri,” ujarnya mantap.

Menjaga Keseimbangan: Antara Panggung dan Bangku Sekolah

Meski kini disibukkan dengan jadwal latihan intensif serta persiapan masa karantina tiga hari pada Oktober mendatang, Chika tidak pernah melupakan kewajiban utamanya sebagai pelajar. Duduk di kelas VI SD Pelita Atsiri Bogor berarti ia harus bersiap menghadapi berbagai ujian akademik sekolah.

Manajemen waktu menjadi kunci penting. Sekolah tetap nomor satu, sementara kegiatan ekstrakurikuler dan persiapan kompetisi dilakukan tanpa mengganggu jam belajar.

Keseimbangan ini bisa terwujud tak lepas dari ekosistem pendukung (support system) yang kuat di sekelilingnya. Keluarga, sekolah, dan lingkungan tempat tinggalnya terus memberikan dorongan moral yang tak terputus.

“Di balik kesuksesan dan perjalanan aku, ada orang tua yang selalu mendukung dan memberikan semangat. Aku juga tidak lupa kepada kakak dan guru-guru yang selalu mendukung,” imbuhnya dengan penuh rasa terima kasih.

Rekam Jejak Prestasi yang Tak Datang Tiba-Tiba

Keberhasilan Chika menembus tingkat nasional bukanlah sebuah kebetulan atau keberuntungan instan. Sejak kecil, bakat dan keberaniannya berprestasi sudah terlihat di berbagai bidang.

Saat masih duduk di kelas V SD, Chika telah membuktikan kemampuannya mengolah rasa dan kata dengan meraih Juara II Lomba Puisi Tingkat Nasional. Tak hanya di jalur seni modern dan sastra, di bidang keagamaan pun ia mengukir prestasi dengan menyabet Juara I Lomba Kaligrafi tingkat kecamatan di tempat pengajiannya.

Deretan pengalaman kompetisi itu menjadi pondasi kokoh yang membentuk kepribadiannya saat ini: berani, santun, bertalenta, dan memiliki empati tinggi.

Kini, menjelang keberangkatannya membawa panji Jawa Barat ke pentas nasional, Chika menyampaikan harapan sederhana namun mendalam kepada masyarakat luas. Ia berharap langkah kecilnya bisa menginspirasi anak-anak sebaya lainnya untuk tidak takut bermimpi dan berkarya.

“Semoga saya bisa memberikan yang terbaik dan membawa nama Jawa Barat dengan baik. Mohon doa dan dukungannya agar saya bisa terus berkembang dan meraih prestasi,” harapnya mengakhiri perbincangan.

Dengan semangat yang terus menyala, dukungan penuh dari keluarga dan sekolah, serta kecintaannya pada budaya bangsa, Chika Niswatun Putri siap melangkah mantap menatap panggung Putri Batik Cilik Indonesia 2026.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Bogor Chika Niswatun Putri Putri Anak Jawa Barat Putri Batik Cilik Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tingkatkan Keamanan Pengguna dan Pengemudi, inDrive Hadirkan Layanan SIAGA di Bandung

4 Rekomendasi Wisata Alam di Bandung Barat: Pemandangan Spektakuler dan Udara Sejuk

SIAPA YANG SURUH?! Misteri Pemblokiran Dana Demo Rp80 Juta, Aa Juju Ngamuk dan Tutup Akun Prioritas Bank Mandiri!

Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Portal Pendaftaran Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Formasinya

Kisah Tahun Gajah dan Lahirnya Nabi Muhammad SAW yang Menyimpan Pelajaran Berharga

Natanael Wiraatmaja, Ilmuwan Masa Depan Indonesia yang Menembus Orlando dan NASA

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.