Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Sabtu, 22 Agustus 2026 18:39 WIB

Rumor Transfer Mepet: Persib dan Persija Kompak Berburu Kiper Asal Eropa

Sabtu, 22 Agustus 2026 18:30 WIB

Kejutan Buat Nasabah dan Bobotoh: bank bjb Sediakan 1.500 Kuota Early Access Jersey Persib Musim Baru

Sabtu, 22 Agustus 2026 18:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom
  • Rumor Transfer Mepet: Persib dan Persija Kompak Berburu Kiper Asal Eropa
  • Kejutan Buat Nasabah dan Bobotoh: bank bjb Sediakan 1.500 Kuota Early Access Jersey Persib Musim Baru
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’
  • Terlibat Keributan Sengit, Lionel Messi Dijatuhi Sanksi Denda oleh MLS
  • Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!
  • Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

By Aga GustianaSabtu, 22 Agustus 2026 17:53 WIB3 Mins Read
Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gemuruh dentuman kendang menggema di sepanjang Jalan Taman Sari, Kota Bandung, pada Sabtu (22/8/2026). Kemeriahan tersebut bersumber dari pawai sisingaan yang diusung penuh semangat oleh deretan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1976.

Meski mayoritas peserta sudah memasuki usia kepala lima ke atas, antusiasme mereka tak luntur. Dengan balutan busana yang semarak dan penuh warna—memadukan jubah bermotif abstrak bernuansa kuning, oranye, hijau, hingga ungu—mereka tampak begitu menikmati momen berkumpul kembali. Tak lupa, deretan aksesoris mencolok seperti topeng pesta berhias bulu hingga topi bucket serbakuning kian menambah keunikan visual rombongan parade.

Ketua Panitia Alumni ITB 76, Doni Budi Prihandana, mengungkapkan bahwa gagasan utama dari parade ini adalah mengangkat kearifan lokal. Hal itulah yang membuat parade ini sarat akan pertunjukan seni tradisional.

“Sebetulnya arak-arakan memang rame aja, kemudian mengingatkan kebudayaan lokal. Jadi berjalan bersama kemudian diiringi oleh lagu yang keras, ala karnaval budaya,” ujarnya, saat ditemui Tribun Jabar, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga:  Dipukul Pakai Baton Stick, Pelajar SMP di Bandung Tewas Dianiaya Temannya

Tak cuma sisingaan, alunan nada merdu dari alat musik tradisional angklung juga turut dipamerkan. Menurut Doni, penataan konsep bernuansa Sunda ini disengaja agar para alumnus tidak pernah lupa pada akar budaya tempat mereka menimba ilmu puluhan tahun silam.

“Bagaimanapun (ITB) di Jawa Barat atau lebih tepatnya di Bandung. Jadi mengingatkan kembali ingatan mereka, sebetulnya sih sudah tua, tidak selalu aware kebudayaan,” ucapnya.

Bagi Doni, nilai utama dari perayaan ini bukan sekadar kemeriahan atraksi seni, melainkan hangatnya kebersamaan yang terus terjaga setelah setengah abad berlalu sejak mereka pertama kali menginjakkan kaki di ruang kuliah sebagai mahasiswa baru.

“Kita rayakan dan kita juga banyak yang sudah meninggalkan kita, kita ingatkan. Sekali teman tetap teman. Kalau bisa bersaudara kita. Jadi guyub,” ujarnya.

Lebih dari Sekadar Pertemuan Alumni

Sementara itu, Ketua Angkatan ITB 76, Wahyu Wijayadi, menjelaskan bahwa rangkaian reuni emas ini tidak cuma menjadi ajang bersenda gurau. Jauh sebelum acara puncak digelar, para alumni telah melangsungkan berbagai agenda bernilai sosial dan edukatif, seperti pameran karya seni dan fotografi, donor darah, ajang olahraga, seminar, hingga bakti sosial.

Baca Juga:  KMB Siap Menangkan Edwin Khadafi, Bandung dan Cimahi Butuh Wakil Rakyat dari Kalangan Anak Muda

Hebatnya lagi, tali silaturahmi yang dipelihara selama 50 tahun ini berhasil menghadirkan jejak kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat luas.

Di antaranya adalah pembangunan Masjid ITB 76 di wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, mereka menyumbangkan koleksi buku-buku teknik ke perpustakaan ITB serta menyerahkan karya seni berupa patung dari Ketut Winata, alumnus Jurusan Seni Rupa ITB angkatan 1976.

Pesan untuk Almamater di Era Modern

Berbekal pengalaman hidup selama lima dekade sejak lulus, Wahyu menyampaikan pesan mendalam bagi institusi almamaternya agar tidak menutup mata dari derasnya arus perubahan zaman.

Ia menekankan bahwa percepatan teknologi, dinamika gaya hidup, dan tuntutan publik membutuhkan pendekatan pendidikan yang lebih fleksibel.

“Kampus harus berubah. Jangan alergi terhadap perubahan, enggak usah takut dengan perubahan,” ujarnya.

Baca Juga:  Bandung Terancam Gempa Besar, Ini Daerah Paling Rawan Akibat Sesar Lembang

Ia menambahkan, keterhubungan antara kurikulum akademik dengan kebutuhan riil di dunia industri merupakan poin vital. Sebab, para wisudawan kelak akan langsung terjun menghadapi realitas di masyarakat.

“Cepat atau lambat begitu keluar dari kampus kita masuk dunia industri. Di situlah kita betul-betul kampus dunia, bukan kampus sekolahan. Yang menilai kita adalah masyarakat,” katanya.

Nostalgia dan Kenangan Masa Perpeloncoan

Di sisi lain, momen berkumpul kembali bersama kawan seangkatan ini bak mesin waktu yang memutar ulang memori manis masa muda. Wahyu menuturkan bagaimana ingatan mereka kembali melayang ke momen-momen ikonik, seperti saat berada di bangunan bersejarah Aula Barat.

“Kenangan masa lalu terulang kembali, terkuak kembali. Kenangan indah masa lalu yang lama. Kita, kan dulu di ospek di sini, pada botak-botak,” ujarnya.

Melihat kampus tercinta kini kian megah dan terus bertransformasi setelah puluhan tahun berlalu menjadi catatan syukur tersendiri bagi seluruh alumnus yang hadir.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Alumni ITB 76 bandung ITB
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

Ilustrasi begal

Teror Begal Celurit Sasar Pengendara di Indramayu, Dua Remaja Berhasil Diciduk Polisi

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.