Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Daftar Lengkap Film Bioskop Terbaru Oktober 2026: Dari Lokal hingga Mancanegara

Jumat, 9 Oktober 2026 21:30 WIB

Cek Bansos 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Begini Cara Mengetahui Status Penerima

Jumat, 9 Oktober 2026 20:02 WIB

Benteng Bandung Zoo Jebol Dihantam Minibus, Ternyata Ini Penyebabnya

Jumat, 9 Oktober 2026 19:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Lengkap Film Bioskop Terbaru Oktober 2026: Dari Lokal hingga Mancanegara
  • Cek Bansos 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Begini Cara Mengetahui Status Penerima
  • Benteng Bandung Zoo Jebol Dihantam Minibus, Ternyata Ini Penyebabnya
  • Baru Hajar Port FC, Persib Langsung Dihadang Dewa United! Kondisi Maung Bandung Jadi Sorotan
  • Blak-blakan! Terseret Korupsi PT BDS Rp128 Miliar, Bupati Dadang Supriatna Buka-bukaan di Depan Dedi Mulyadi
  • Gang Saritem Disisir Polisi, Sabu Ditemukan dan Puluhan Orang Jalani Tes Urine
  • Saldo KKS Bansos Oktober 2026: Cek Nominal PKH Tahap 4 dan BPNT, Ini Caranya
  • Jadwal Persib Oktober Makin Padat! Igor Tolic Hadapi Dilema Rotasi Pemain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

By Aga GustianaSabtu, 22 Agustus 2026 17:53 WIB3 Mins Read
Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gemuruh dentuman kendang menggema di sepanjang Jalan Taman Sari, Kota Bandung, pada Sabtu (22/8/2026). Kemeriahan tersebut bersumber dari pawai sisingaan yang diusung penuh semangat oleh deretan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1976.

Meski mayoritas peserta sudah memasuki usia kepala lima ke atas, antusiasme mereka tak luntur. Dengan balutan busana yang semarak dan penuh warna—memadukan jubah bermotif abstrak bernuansa kuning, oranye, hijau, hingga ungu—mereka tampak begitu menikmati momen berkumpul kembali. Tak lupa, deretan aksesoris mencolok seperti topeng pesta berhias bulu hingga topi bucket serbakuning kian menambah keunikan visual rombongan parade.

Ketua Panitia Alumni ITB 76, Doni Budi Prihandana, mengungkapkan bahwa gagasan utama dari parade ini adalah mengangkat kearifan lokal. Hal itulah yang membuat parade ini sarat akan pertunjukan seni tradisional.

“Sebetulnya arak-arakan memang rame aja, kemudian mengingatkan kebudayaan lokal. Jadi berjalan bersama kemudian diiringi oleh lagu yang keras, ala karnaval budaya,” ujarnya, saat ditemui Tribun Jabar, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga:  Bandung Pride! Intip Kecanggihan Mobil Otonom Pertama di Indonesia

Tak cuma sisingaan, alunan nada merdu dari alat musik tradisional angklung juga turut dipamerkan. Menurut Doni, penataan konsep bernuansa Sunda ini disengaja agar para alumnus tidak pernah lupa pada akar budaya tempat mereka menimba ilmu puluhan tahun silam.

“Bagaimanapun (ITB) di Jawa Barat atau lebih tepatnya di Bandung. Jadi mengingatkan kembali ingatan mereka, sebetulnya sih sudah tua, tidak selalu aware kebudayaan,” ucapnya.

Bagi Doni, nilai utama dari perayaan ini bukan sekadar kemeriahan atraksi seni, melainkan hangatnya kebersamaan yang terus terjaga setelah setengah abad berlalu sejak mereka pertama kali menginjakkan kaki di ruang kuliah sebagai mahasiswa baru.

“Kita rayakan dan kita juga banyak yang sudah meninggalkan kita, kita ingatkan. Sekali teman tetap teman. Kalau bisa bersaudara kita. Jadi guyub,” ujarnya.

Lebih dari Sekadar Pertemuan Alumni

Sementara itu, Ketua Angkatan ITB 76, Wahyu Wijayadi, menjelaskan bahwa rangkaian reuni emas ini tidak cuma menjadi ajang bersenda gurau. Jauh sebelum acara puncak digelar, para alumni telah melangsungkan berbagai agenda bernilai sosial dan edukatif, seperti pameran karya seni dan fotografi, donor darah, ajang olahraga, seminar, hingga bakti sosial.

Baca Juga:  Potensi Pertanian Kopi di Bandung, Harapkan Dukungan Lebih dari Kartu Tani Sibedas

Hebatnya lagi, tali silaturahmi yang dipelihara selama 50 tahun ini berhasil menghadirkan jejak kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat luas.

Di antaranya adalah pembangunan Masjid ITB 76 di wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, mereka menyumbangkan koleksi buku-buku teknik ke perpustakaan ITB serta menyerahkan karya seni berupa patung dari Ketut Winata, alumnus Jurusan Seni Rupa ITB angkatan 1976.

Pesan untuk Almamater di Era Modern

Berbekal pengalaman hidup selama lima dekade sejak lulus, Wahyu menyampaikan pesan mendalam bagi institusi almamaternya agar tidak menutup mata dari derasnya arus perubahan zaman.

Ia menekankan bahwa percepatan teknologi, dinamika gaya hidup, dan tuntutan publik membutuhkan pendekatan pendidikan yang lebih fleksibel.

“Kampus harus berubah. Jangan alergi terhadap perubahan, enggak usah takut dengan perubahan,” ujarnya.

Baca Juga:  Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Parit Bandung

Ia menambahkan, keterhubungan antara kurikulum akademik dengan kebutuhan riil di dunia industri merupakan poin vital. Sebab, para wisudawan kelak akan langsung terjun menghadapi realitas di masyarakat.

“Cepat atau lambat begitu keluar dari kampus kita masuk dunia industri. Di situlah kita betul-betul kampus dunia, bukan kampus sekolahan. Yang menilai kita adalah masyarakat,” katanya.

Nostalgia dan Kenangan Masa Perpeloncoan

Di sisi lain, momen berkumpul kembali bersama kawan seangkatan ini bak mesin waktu yang memutar ulang memori manis masa muda. Wahyu menuturkan bagaimana ingatan mereka kembali melayang ke momen-momen ikonik, seperti saat berada di bangunan bersejarah Aula Barat.

“Kenangan masa lalu terulang kembali, terkuak kembali. Kenangan indah masa lalu yang lama. Kita, kan dulu di ospek di sini, pada botak-botak,” ujarnya.

Melihat kampus tercinta kini kian megah dan terus bertransformasi setelah puluhan tahun berlalu menjadi catatan syukur tersendiri bagi seluruh alumnus yang hadir.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung ITB
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cek Bansos 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Begini Cara Mengetahui Status Penerima

Benteng Bandung Zoo Jebol Dihantam Minibus, Ternyata Ini Penyebabnya

Blak-blakan! Terseret Korupsi PT BDS Rp128 Miliar, Bupati Dadang Supriatna Buka-bukaan di Depan Dedi Mulyadi

Gang Saritem Disisir Polisi, Sabu Ditemukan dan Puluhan Orang Jalani Tes Urine

Bansos

Saldo KKS Bansos Oktober 2026: Cek Nominal PKH Tahap 4 dan BPNT, Ini Caranya

Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.