Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik

Rabu, 16 September 2026 02:00 WIB

Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong

Rabu, 16 September 2026 01:00 WIB

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Selasa, 15 September 2026 21:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
  • Pekan Ketiga Super League Memanas! Persib ke Jepara, Persija Kontra Java United
  • Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Terancam Gempa Besar, Ini Daerah Paling Rawan Akibat Sesar Lembang

By Aga GustianaSenin, 29 September 2025 08:53 WIB3 Mins Read
Jika Sesar Lembang aktif akan mengakibatkan bencana besar yang terdampak ke beberapa wilayah.
Peta wilayah terdampak Sesar Lembang. (Foto: Dok BMKG)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ancaman gempa besar dari Sesar Lembang kembali menjadi perhatian serius. Patahan aktif sepanjang 29 kilometer yang berada hanya sekitar 10 km di utara Kota Bandung ini berpotensi memicu gempa dengan kekuatan magnitudo 6,5 hingga 7. Jika terjadi, dampaknya bisa merusak infrastruktur vital dan mengancam jutaan penduduk di Bandung Raya dan sekitarnya.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), aktivitas sesar ini dapat menimbulkan guncangan dengan intensitas VII–VIII MMI, setara dengan getaran kuat hingga sangat kuat yang berpotensi menyebabkan kerusakan sedang hingga berat.

Mengapa Sesar Lembang Sangat Berbahaya?

Periset bidang Geologi Gempa Bumi BRIN, Mudrik R. Daryono, menegaskan bahwa Sesar Lembang adalah patahan geser aktif yang terus bergerak.

“Bukti nyata bisa dilihat dari pergeseran Sungai Cimeta yang telah bergeser sejauh 120 meter, bahkan di beberapa lokasi mencapai 460 meter,” ujar Mudrik, Minggu (27/9/2025).

Baca Juga:  DU 68, Surganya Rilisan Fisik Karya Musisi Lokal Maupun Mancanegara

Baca Juga: Bandung Terancam Gempa Besar, Sesar Lembang Bergerak Setiap Tahun

Ia menjelaskan, pergeseran itu didominasi oleh gerakan mendatar sekitar 80–100 persen, dengan sedikit pergeseran vertikal. Penelitian terbaru mencatat sesar ini bergeser sekitar 1,9 hingga 3,4 milimeter per tahun.

“Pergeseran sebesar itu menjadi bukti nyata bahwa di masa lalu pernah terjadi gempa dengan kekuatan magnitudo 6,5 hingga 7,” tambahnya.

Daerah Paling Rawan Jika Sesar Lembang Aktif

Berdasarkan kajian BMKG dan BRIN, wilayah yang berisiko jika Sesar Lembang memicu gempa dibagi dalam tiga zona:

  • Zona Merah (Risiko Tinggi): Kota Cimahi (Cimahi Selatan, Cimahi Utara), Kabupaten Bandung Barat (Lembang, Parongpong, Cisarua), dan Bandung Utara (Dago, Ciumbuleuit, Cidadap).
  • Zona Kuning (Risiko Sedang): Kota Bandung bagian tengah dan selatan (Lengkong, Buahbatu, Gedebage), serta Kabupaten Bandung (Soreang, Banjaran).
  • Zona Hijau (Risiko Rendah): Kabupaten Sumedang (Jatinangor) dan Garut bagian utara.
Baca Juga:  10 Tempat Wisata Terpopuler di Bandung, Bisa Dikunjungi 'Saban Waktu' tak Hanya Weekend Saja

Baca Juga: Bandung di Atas Retakan, Urgensi Siaga Hadapi Sesar Lembang

Selain kerusakan bangunan, potensi longsor juga tinggi, khususnya di wilayah pegunungan seperti Lembang dan Parongpong.

Jejak Gempa Purba dan Ancaman Masa Depan

Hasil penelitian paleoseismologi mengungkap Sesar Lembang pernah memicu beberapa gempa besar di masa lalu. Peristiwa terbaru tercatat pada abad ke-15, sementara jejak terlama ditemukan sekitar 19 ribu tahun lalu.

“Jika mengacu pada siklus ulang gempa besar, maka secara teoritis gempa besar berikutnya dapat terjadi paling lambat sekitar tahun 2170. Artinya, secara waktu, perkiraan siklus ini sudah relatif dekat dengan masa sekarang,” jelas Mudrik.

Baca Juga:  Menelusuri Jejak Nostalgia, Ini 5 Tempat Berburu Surat Kabar di Kota Bandung

Ia juga menegaskan, ilmu kebumian belum mampu memastikan kapan gempa besar itu akan terjadi. “Karena itulah, sikap paling bijak yang bisa dilakukan adalah tetap waspada dan menyiapkan langkah mitigasi sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga: Potensi Gempa Sesar Lembang 6,5-7 Magnitudo, BMKG Ungkap Wilayah yang Terdampak Signifikan

Mitigasi dan Kewaspadaan Masyarakat

BRIN bersama BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah terus melakukan pemetaan, riset, serta edukasi publik. Tujuannya agar masyarakat Bandung Raya tidak panik, melainkan lebih siap menghadapi potensi gempa.

Dengan langkah mitigasi yang tepat—mulai dari memperkuat bangunan, memahami jalur evakuasi, hingga latihan kesiapsiagaan—risiko bencana dapat ditekan meskipun ancaman gempa besar dari Sesar Lembang tidak bisa dihindari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Bandung Raya BMKG BRIN Cimahi Gempa Jawa Barat Lembang Sesar Lembang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.