Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Daftar Lengkap Film Bioskop Terbaru Oktober 2026: Dari Lokal hingga Mancanegara

Jumat, 9 Oktober 2026 21:30 WIB

Cek Bansos 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Begini Cara Mengetahui Status Penerima

Jumat, 9 Oktober 2026 20:02 WIB

Benteng Bandung Zoo Jebol Dihantam Minibus, Ternyata Ini Penyebabnya

Jumat, 9 Oktober 2026 19:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Lengkap Film Bioskop Terbaru Oktober 2026: Dari Lokal hingga Mancanegara
  • Cek Bansos 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Begini Cara Mengetahui Status Penerima
  • Benteng Bandung Zoo Jebol Dihantam Minibus, Ternyata Ini Penyebabnya
  • Baru Hajar Port FC, Persib Langsung Dihadang Dewa United! Kondisi Maung Bandung Jadi Sorotan
  • Blak-blakan! Terseret Korupsi PT BDS Rp128 Miliar, Bupati Dadang Supriatna Buka-bukaan di Depan Dedi Mulyadi
  • Gang Saritem Disisir Polisi, Sabu Ditemukan dan Puluhan Orang Jalani Tes Urine
  • Saldo KKS Bansos Oktober 2026: Cek Nominal PKH Tahap 4 dan BPNT, Ini Caranya
  • Jadwal Persib Oktober Makin Padat! Igor Tolic Hadapi Dilema Rotasi Pemain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

By Aga GustianaSabtu, 22 Agustus 2026 17:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi pungli. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sektor pariwisata Kabupaten Garut kembali mencoreng citranya akibat dugaan praktik pungutan liar (pungli). Kali ini, destinasi wisata alam Talaga Bodas menjadi sorotan publik setelah seorang pengunjung membagikan pengalaman pahitnya diperas oknum dengan dalih biaya ojek sebesar Rp 50 ribu.

Keluhan tersebut mendadak gempar di media sosial usai diunggah melalui akun TikTok pada Kamis (20/8/2026). Dalam narasi yang diunggahnya, sang wisatawan mengekspresikan kekecewaan mendalam atas buruknya tata kelola di objek wisata hits tersebut.

“Kumaha pariwisata Garut maju pungli pagi siang @disparbudgarut @tehputri.karlina pagi bayar tiket masuk 2 orang + motor 50,” katanya.

“Siang waktu pulang ganti penjaga dipalak hama berkonsep saridona bari di patok. Mending wisata kaluar baraya!!,” kata pengunggah menambahkan.

Baca Juga:  Bukan Maling! Viral Pria Dibungkus Lakban Mirip Teletubbies Ternyata Cuma Demi Konten

Dalam rekaman video singkat berdurasi di bawah satu menit yang dipantau pada Sabtu (22/8/2026), terlihat momen ketika kendaraan pelancong dicegat oleh seorang pria lanjut usia. Terjadi dialog antara oknum pria berjaket hoodie tersebut dengan dua pengunjung yang tengah menunggangi satu sepeda motor.

Pria tersebut berargumen bahwa sepeda motor pribadi sebenarnya diharamkan melintas di area destinasi. Namun, karena kendaraan tersebut sudah berada di dalam, ia lantas meminta imbalan uang jatah ojek dengan dalih saridona alias seikhlasnya.

Baca Juga:  Panduan Wisata di Garut: Tempat Seru Dekat Stasiun

“Ojeknya A… Sebetulnya ini enggak bisa (bawa masuk motor), mau orang mana-orang mana juga. Karena ini tanggung sudah masuk, jadi silakan saja (bayar) seikhlasnya,” ucap pria berhoodie itu, dalam Bahasa Sunda.

Meskipun korban sempat menegaskan statusnya sebagai warga lokal guna menolak pemerasan tersebut, oknum tersebut tak bergeming dan mengklaim aturan biaya berlaku rata untuk siapa saja. Karena tak ingin memperpanjang debat, wisatawan itu akhirnya menyerahkan beberapa lembar uang kertas.

Baca Juga:  Bukan Fakta? Ini Dugaan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri

Tayangan itu langsung menyedot perhatian publik hingga menembus angka lebih dari 82 ribu tayangan serta memicu ribuan komentar bernada kecaman dari pengguna TikTok.

Guna menindaklanjuti keresahan warga dan wisatawan, aparat kepolisian memastikan tidak tinggal diam. Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra menegaskan pihaknya sudah menerjunkan tim guna menyelidiki kebenaran kejadian tersebut.

“Kita dalami,” ucap Herman singkat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Viral TikTok Wisata Garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cek Bansos 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Begini Cara Mengetahui Status Penerima

Benteng Bandung Zoo Jebol Dihantam Minibus, Ternyata Ini Penyebabnya

Blak-blakan! Terseret Korupsi PT BDS Rp128 Miliar, Bupati Dadang Supriatna Buka-bukaan di Depan Dedi Mulyadi

Gang Saritem Disisir Polisi, Sabu Ditemukan dan Puluhan Orang Jalani Tes Urine

Bansos

Saldo KKS Bansos Oktober 2026: Cek Nominal PKH Tahap 4 dan BPNT, Ini Caranya

Viral Kasus Pencabulan Remaja 16 Tahun di Bandung, Polisi Tangkap 4 Tersangka

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.