Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up

Kamis, 30 Juli 2026 01:00 WIB

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sri Mulyani Buka Peluang Kenaikan Gaji PNS dan Pensiunan di APBN 2026

By Aga GustianaSabtu, 5 Juli 2025 14:00 WIB2 Mins Read
CPNS Kemenag
Ilustrasi PNS. Foto: Internet.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 kembali mencetak prestasi. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa APBN tahun ini memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebuah capaian yang memperkuat kredibilitas pengelolaan fiskal Indonesia.

Capaian ini disampaikan langsung oleh Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI. Ia mengapresiasi kolaborasi antara Kementerian Keuangan, DPR RI, dan BPK dalam memastikan pelaksanaan APBN berjalan transparan dan akuntabel.

Lebih dari sekadar prestasi administratif, keberhasilan ini menjadi landasan strategis bagi pemerintahan ke depan — khususnya dalam menjamin peningkatan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk para pensiunan PNS. Hal ini menjadi sinyal positif menjelang penyusunan APBN 2026 di bawah pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Ketahanan APBN di Tengah Gejolak Global

Tahun 2024 bukan tanpa tantangan. Perekonomian global masih diliputi ketidakpastian akibat konflik Rusia-Ukraina, ketegangan geopolitik di Laut Merah, hingga perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Kenaikan harga minyak dunia yang sempat mencapai USD 91,2 per barel serta dampak El Nino turut menekan harga pangan, terutama beras.

Namun, di tengah tekanan tersebut, APBN tetap menjadi instrumen andalan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat. Belanja negara tahun ini mencapai Rp3.359,8 triliun, naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dana tersebut difokuskan pada berbagai program strategis seperti subsidi energi, bantuan sosial (PKH, Kartu Sembako), beasiswa Indonesia Pintar, serta percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Transfer ke daerah juga ditingkatkan guna mempersempit kesenjangan antarwilayah.

Defisit Terkendali, Peluang Kenaikan Gaji ASN dan Pensiunan Menguat

Salah satu indikator pengelolaan fiskal yang sehat tampak dari defisit APBN yang hanya 2,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB), lebih rendah dibandingkan proyeksi awal 2,7%. Ini menunjukkan kemampuan pemerintah dalam menjaga utang tetap terkendali dan membangun kepercayaan di mata investor global.

Dengan fondasi fiskal yang kokoh, harapan untuk peningkatan kesejahteraan ASN — baik yang aktif maupun pensiunan — semakin terbuka lebar. Pemerintah pun memberi sinyal bahwa dalam APBN 2026, peningkatan gaji dan tunjangan bagi ASN menjadi salah satu prioritas.

Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan fiskal yang adaptif dan inklusif. Komitmen ini diharapkan menjadi kabar baik bagi jutaan ASN dan pensiunan yang menantikan kepastian mengenai hak-hak mereka di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBN 2024 ASN ekonomi Indonesia Gaji Pensiunan 2026 kenaikan gaji PNS Pemerintah Prabowo Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.