Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Mangga Mini Thailand, Hartono Soekwanto Ungkap Peluang Besar untuk Petani Jabar

Rabu, 1 April 2026 17:55 WIB

Kesempatan Emas Frans Putros! Bojan Hodak Ungkap Momen Langka Menuju Piala Dunia

Rabu, 1 April 2026 16:00 WIB

Kasus Suap Ade Kuswara, Rumah Ono Surono Disatroni Penyidik KPK

Rabu, 1 April 2026 15:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Mangga Mini Thailand, Hartono Soekwanto Ungkap Peluang Besar untuk Petani Jabar
  • Kesempatan Emas Frans Putros! Bojan Hodak Ungkap Momen Langka Menuju Piala Dunia
  • Kasus Suap Ade Kuswara, Rumah Ono Surono Disatroni Penyidik KPK
  • Menunggu Janji yang Tak Kunjung Datang, Saparudin Bertahan di Rumah Rapuh Bersama 12 Jiwa
  • Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Banyak Dicari, Netizen Serbu Telegram
  • Gagal SNBP 2026? SNBT Jadi Peluang Kedua Masuk Kampus Negeri
  • Mengenal Kapten Zulmi Aditya, Perwira Akmil Asal Cimahi yang Syahid dalam Misi UNIFIL
  • Sejarah Tercipta! Bek Persib Bandung Frans Putros Resmi Melenggang ke Piala Dunia 2026 Bersama Irak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 1 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sri Mulyani Buka Peluang Kenaikan Gaji PNS dan Pensiunan di APBN 2026

By Aga GustianaSabtu, 5 Juli 2025 14:00 WIB2 Mins Read
CPNS Kemenag
Ilustrasi PNS. Foto: Internet.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 kembali mencetak prestasi. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa APBN tahun ini memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebuah capaian yang memperkuat kredibilitas pengelolaan fiskal Indonesia.

Capaian ini disampaikan langsung oleh Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI. Ia mengapresiasi kolaborasi antara Kementerian Keuangan, DPR RI, dan BPK dalam memastikan pelaksanaan APBN berjalan transparan dan akuntabel.

Lebih dari sekadar prestasi administratif, keberhasilan ini menjadi landasan strategis bagi pemerintahan ke depan — khususnya dalam menjamin peningkatan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk para pensiunan PNS. Hal ini menjadi sinyal positif menjelang penyusunan APBN 2026 di bawah pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Menuju Ekonomi Hijau, Sekda Jabar Ajak ASN Gunakan Transportasi Umum di Hari Jumat

Ketahanan APBN di Tengah Gejolak Global

Tahun 2024 bukan tanpa tantangan. Perekonomian global masih diliputi ketidakpastian akibat konflik Rusia-Ukraina, ketegangan geopolitik di Laut Merah, hingga perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Kenaikan harga minyak dunia yang sempat mencapai USD 91,2 per barel serta dampak El Nino turut menekan harga pangan, terutama beras.

Namun, di tengah tekanan tersebut, APBN tetap menjadi instrumen andalan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat. Belanja negara tahun ini mencapai Rp3.359,8 triliun, naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dana tersebut difokuskan pada berbagai program strategis seperti subsidi energi, bantuan sosial (PKH, Kartu Sembako), beasiswa Indonesia Pintar, serta percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Transfer ke daerah juga ditingkatkan guna mempersempit kesenjangan antarwilayah.

Baca Juga:  8.921 ASN Kota Bandung Ikrar Netralitas untuk Pilkada 2024

Defisit Terkendali, Peluang Kenaikan Gaji ASN dan Pensiunan Menguat

Salah satu indikator pengelolaan fiskal yang sehat tampak dari defisit APBN yang hanya 2,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB), lebih rendah dibandingkan proyeksi awal 2,7%. Ini menunjukkan kemampuan pemerintah dalam menjaga utang tetap terkendali dan membangun kepercayaan di mata investor global.

Baca Juga:  Sri Mulyani Ungkap Respon dan Permintaan Maaf Usai Rumahnya Dijarah Massa

Dengan fondasi fiskal yang kokoh, harapan untuk peningkatan kesejahteraan ASN — baik yang aktif maupun pensiunan — semakin terbuka lebar. Pemerintah pun memberi sinyal bahwa dalam APBN 2026, peningkatan gaji dan tunjangan bagi ASN menjadi salah satu prioritas.

Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan fiskal yang adaptif dan inklusif. Komitmen ini diharapkan menjadi kabar baik bagi jutaan ASN dan pensiunan yang menantikan kepastian mengenai hak-hak mereka di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBN 2024 ASN ekonomi Indonesia Gaji Pensiunan 2026 kenaikan gaji PNS Pemerintah Prabowo Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Mangga Mini Thailand, Hartono Soekwanto Ungkap Peluang Besar untuk Petani Jabar

Kasus Suap Ade Kuswara, Rumah Ono Surono Disatroni Penyidik KPK

Menunggu Janji yang Tak Kunjung Datang, Saparudin Bertahan di Rumah Rapuh Bersama 12 Jiwa

Gagal SNBP 2026? SNBT Jadi Peluang Kedua Masuk Kampus Negeri

Mengenal Kapten Zulmi Aditya, Perwira Akmil Asal Cimahi yang Syahid dalam Misi UNIFIL

Pecah Tangis di PN Medan! Amsal Sitepu Divonis Bebas Kasus Korupsi Video Profil Desa Karo

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.