Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 18:51 WIB

Tukang Bangunan Asal Kudus Ini Ternyata Ulama Dunia! Kisah Mbah Riyan yang Bikin Merinding

Jumat, 31 Juli 2026 18:36 WIB

Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Penentuan Nasib Arema FC dan Misi Sempurna Persib Bandung

Jumat, 31 Juli 2026 17:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Tukang Bangunan Asal Kudus Ini Ternyata Ulama Dunia! Kisah Mbah Riyan yang Bikin Merinding
  • Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Penentuan Nasib Arema FC dan Misi Sempurna Persib Bandung
  • Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima
  • Rotasi Besar-besaran: Timnas Indonesia Turunkan Skuad Berbeda Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
  • Timnas Indonesia vs Timor Leste Hari Ini: Jadwal, Jam Tayang RCTI, dan Link Live Streaming Piala AFF 2026
  • Prediksi Susunan Pemain Persib vs Tampines Rovers: Igor Tolic Siapkan Rotasi Besar, Gakuto Notsuda Starter?
  • Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jejak Karier Menkeu Baru Disorot, Publik Tagih Bukti Nyata Bukan Sekadar Janji

By Aga GustianaSelasa, 9 September 2025 09:35 WIB3 Mins Read
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan (Menkeu). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Baru sehari dilantik menggantikan Sri Mulyani, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sudah memantik perdebatan di ruang publik. Bukan hanya pernyataannya soal gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat yang menuai polemik, tetapi juga komentarnya soal anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah reshuffle kabinet.

Pernyataan yang Disebut Terlalu Sombong

Dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Senin (8/9/2025), Purbaya menanggapi aksi demonstrasi yang menyoroti kondisi ekonomi nasional. Ia menilai suara tersebut hanya datang dari sebagian kecil masyarakat.

“Itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Mungkin ada yang merasa hidupnya masih kurang puas,” ujar Purbaya.

Tak berhenti di situ, ia juga menanggapi jatuhnya IHSG 1,28 persen ke level 7.766,84 usai dirinya resmi dilantik. Menurut Purbaya, situasi itu wajar dan ia percaya pasar bakal pulih dalam waktu singkat.

“IHSG anjlok itu biasa, mungkin investor takut. Tapi saya sudah lebih dari 15 tahun di pasar, saya tahu betul cara memperbaiki ekonomi,” katanya dengan nada optimistis.

Ucapan tersebut justru ramai dihujat warganet. Banyak yang menilai gaya bicara Purbaya terkesan arogan dan meremehkan keresahan publik. Di media sosial, sebagian besar komentar menantang Purbaya untuk membuktikan ucapan, bukan sekadar melontarkan janji.

IHSG Anjlok, Publik Menunggu Bukti

Fenomena jatuhnya IHSG tepat setelah pengumuman reshuffle kabinet, termasuk pencopotan Sri Mulyani, semakin mempertebal keraguan. Publik menilai tantangan yang dihadapi Menkeu baru tidak ringan, apalagi ekspektasi investor terhadap sosok pengganti Sri Mulyani sudah tinggi sejak awal.

Bagi banyak pihak, persoalannya bukan hanya soal jargon atau optimisme, tetapi seberapa cepat Purbaya bisa menunjukkan hasil konkret di tengah ketidakpastian global dan tekanan fiskal domestik.

Jejak Karir Panjang Purbaya

Meski kontroversial di awal jabatan, rekam jejak Purbaya Yudhi Sadewa tidak bisa dipandang remeh. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis di pemerintahan.

Purbaya tercatat menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Kemaritiman dan Investasi pada periode Mei 2018 hingga September 2020, ketika kementerian tersebut dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan.

Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016–Mei 2018), serta Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Polhukam (November 2015–Juli 2016). Kariernya di pemerintahan juga sempat membawanya menjadi Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden (April–September 2015), Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Perekonomian (2010–2014), hingga Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010–2014).

Sebelum aktif di birokrasi, Purbaya lebih dulu berkiprah di dunia profesional. Ia mengawali karier sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989–1994). Kemudian, ia melanjutkan perjalanannya di sektor riset dan pasar modal, antara lain sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute (2000–2005), Chief Economist di lembaga yang sama (2005–2013), Direktur Utama PT Danareksa Securities (2006–2008), serta Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (2013–2015).

Dari sisi pendidikan, Purbaya Yudhi Sadewa menamatkan studi Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke luar negeri dengan meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dan Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

Publik Menunggu Langkah Konkret

Kini, publik dan pelaku pasar sama-sama menunggu bagaimana Menkeu baru ini menjawab keraguan. Kontroversi awal bisa saja menjadi batu sandungan, atau justru momentum untuk membuktikan kapasitasnya. Yang jelas, semua mata sedang mengawasi apakah janji Purbaya mampu diikuti dengan bukti nyata di lapangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

IHSG jejak karier Menkeu Prabowo Subianto Purbaya Yudhi Sadewa Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima

Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda

CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Harga Ayam dan Timun Naik Drastis, Farhan Pastikan Pasokan Pangan di Kota Bandung Aman

Harga Ayam di Bandung Tembus Rp48 Ribu, Pedagang Sebut Naik Sejak MBG Kembali Berjalan

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.