Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!

Selasa, 16 Juni 2026 17:06 WIB

Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Les Bleus Waspadai Sadio Mane, Duel Sengit Pembuka Grup I

Selasa, 16 Juni 2026 17:04 WIB

Heboh Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral, Ini Fakta yang Belum Banyak Diketahui

Selasa, 16 Juni 2026 16:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
  • Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Les Bleus Waspadai Sadio Mane, Duel Sengit Pembuka Grup I
  • Heboh Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral, Ini Fakta yang Belum Banyak Diketahui
  • Persib dan Persija Saling Sikut? Bek Juara Liga India Rp3,48 Miliar Jadi Rebutan
  • Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman
  • Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung
  • Guncang Piala Dunia 2026! Ucapan Pelatih Senegal Ini Bikin Ruang Pers Langsung Hening!
  • Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jejak Karier Menkeu Baru Disorot, Publik Tagih Bukti Nyata Bukan Sekadar Janji

By Aga GustianaSelasa, 9 September 2025 09:35 WIB3 Mins Read
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan (Menkeu). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Baru sehari dilantik menggantikan Sri Mulyani, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sudah memantik perdebatan di ruang publik. Bukan hanya pernyataannya soal gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat yang menuai polemik, tetapi juga komentarnya soal anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah reshuffle kabinet.

Pernyataan yang Disebut Terlalu Sombong

Dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Senin (8/9/2025), Purbaya menanggapi aksi demonstrasi yang menyoroti kondisi ekonomi nasional. Ia menilai suara tersebut hanya datang dari sebagian kecil masyarakat.

“Itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Mungkin ada yang merasa hidupnya masih kurang puas,” ujar Purbaya.

Tak berhenti di situ, ia juga menanggapi jatuhnya IHSG 1,28 persen ke level 7.766,84 usai dirinya resmi dilantik. Menurut Purbaya, situasi itu wajar dan ia percaya pasar bakal pulih dalam waktu singkat.

“IHSG anjlok itu biasa, mungkin investor takut. Tapi saya sudah lebih dari 15 tahun di pasar, saya tahu betul cara memperbaiki ekonomi,” katanya dengan nada optimistis.

Baca Juga:  Pajak Naik, Rupiah Ambles: Indonesia Jadi Surga Bule, Tapi 'Kerja Rodi' Buat Warga Lokal?

Ucapan tersebut justru ramai dihujat warganet. Banyak yang menilai gaya bicara Purbaya terkesan arogan dan meremehkan keresahan publik. Di media sosial, sebagian besar komentar menantang Purbaya untuk membuktikan ucapan, bukan sekadar melontarkan janji.

IHSG Anjlok, Publik Menunggu Bukti

Fenomena jatuhnya IHSG tepat setelah pengumuman reshuffle kabinet, termasuk pencopotan Sri Mulyani, semakin mempertebal keraguan. Publik menilai tantangan yang dihadapi Menkeu baru tidak ringan, apalagi ekspektasi investor terhadap sosok pengganti Sri Mulyani sudah tinggi sejak awal.

Bagi banyak pihak, persoalannya bukan hanya soal jargon atau optimisme, tetapi seberapa cepat Purbaya bisa menunjukkan hasil konkret di tengah ketidakpastian global dan tekanan fiskal domestik.

Jejak Karir Panjang Purbaya

Meski kontroversial di awal jabatan, rekam jejak Purbaya Yudhi Sadewa tidak bisa dipandang remeh. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis di pemerintahan.

Baca Juga:  Bertemu Prabowo di Kertanegara, Jokowi: Karena Kangen

Purbaya tercatat menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Kemaritiman dan Investasi pada periode Mei 2018 hingga September 2020, ketika kementerian tersebut dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan.

Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016–Mei 2018), serta Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Polhukam (November 2015–Juli 2016). Kariernya di pemerintahan juga sempat membawanya menjadi Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden (April–September 2015), Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Perekonomian (2010–2014), hingga Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010–2014).

Sebelum aktif di birokrasi, Purbaya lebih dulu berkiprah di dunia profesional. Ia mengawali karier sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989–1994). Kemudian, ia melanjutkan perjalanannya di sektor riset dan pasar modal, antara lain sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute (2000–2005), Chief Economist di lembaga yang sama (2005–2013), Direktur Utama PT Danareksa Securities (2006–2008), serta Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (2013–2015).

Baca Juga:  Bawaslu Lakukan Pengkajian Terhadap Dugaan Pelanggaran Pemilu Oleh APDESI

Dari sisi pendidikan, Purbaya Yudhi Sadewa menamatkan studi Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke luar negeri dengan meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dan Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

Publik Menunggu Langkah Konkret

Kini, publik dan pelaku pasar sama-sama menunggu bagaimana Menkeu baru ini menjawab keraguan. Kontroversi awal bisa saja menjadi batu sandungan, atau justru momentum untuk membuktikan kapasitasnya. Yang jelas, semua mata sedang mengawasi apakah janji Purbaya mampu diikuti dengan bukti nyata di lapangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

IHSG jejak karier Menkeu Prabowo Subianto Purbaya Yudhi Sadewa Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran

Berusia Hampir 6 Abad, DPRD Ungkap Posisi Strategis Cirebon dalam Sejarah Jawa Barat

Farhan Tegaskan Trotoar Bukan Tempat Parkir, Pelanggar akan Ditindak

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.