bukamata.id – Pesta pora meledak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5). Meski hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di laga pamungkas Super League 2025/26, Persib Bandung resmi mengukuhkan diri sebagai kampiun. Hasil ini cukup untuk mengunci posisi puncak klasemen sekaligus mencatatkan hat-trick gelar juara secara berturut-turut.
Atmosfer Magis di GBLA
Dukungan puluhan ribu Bobotoh yang membirukan stadion seolah memberikan energi ekstra bagi armada Maung Bandung. Sejak peluit kick-off dibunyikan, anak asuh pelatih Persib langsung tampil menekan. Thom Haye menjadi motor serangan di awal laga, melepaskan serangkaian tembakan spekulatif yang memicu gemuruh di tribun penonton.
Memasuki 15 menit pertama, dominasi tuan rumah begitu kentara. Namun, disiplin lini pertahanan Persijap yang dikomandoi kiper Ardiansyah tampil bak tembok tebal. Pertahanan rapat tim tamu memaksa Persib lebih banyak memutar bola dan mencari celah dari luar kotak penalti.
Duel Taktis dan Penyelamatan Heroik
Persib sempat mendapatkan peluang emas melalui sundulan Federico Barba yang berdiri tanpa kawalan, namun arah bola masih melenceng tipis. Adam Alis pun beberapa kali mengancam melalui penetrasi tajam, namun lagi-lagi Ardiansyah menjadi pembeda dengan aksi penyelamatan krusial yang mementahkan peluang-peluang berbahaya tersebut.
Memasuki babak kedua, ketegangan kian memuncak. Persib terus membombardir pertahanan Laskar Kalinyamat. Andrew Jung dan Beckham Putra sempat memiliki kesempatan emas di depan mulut gawang, namun kokohnya barisan pertahanan Persijap membuat papan skor tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.
Sejarah Baru: Hat-trick Juara
Hasil kacamata 0-0 tidak memudarkan kegembiraan di Bandung. Secara matematis, tambahan satu poin memastikan Persib finis di urutan pertama klasemen akhir dengan koleksi 79 poin dari 34 pertandingan.
Meski poin yang diraih sama dengan Borneo FC, Maung Bandung berhak menyandang status juara berkat keunggulan head-to-head. Rekor pertemuan yang impresif—satu kemenangan dan satu hasil imbang kontra Borneo—menjadi penentu sah Persib mendominasi kasta tertinggi sepak bola Indonesia selama tiga musim beruntun.
Gelar ini menjadi penanda era keemasan Persib Bandung, sekaligus pembuktian bahwa mentalitas juara telah mendarah daging dalam skuad asuhan mereka musim ini.
Susunan Pemain
Persib Bandung: Teja Paku Alam; Eliano Reijnders (Saddil Ramdani 90+1′), Kakang Rudianto, Federico Barba, Patricio Matricardi; Adam Alis, Frans Putros, Thom Haye; Beckham Putra (C) (Uilliam 67′), Andrew Jung (Ramon 67′), Berguinho (Julio Cesar 79′).
Persijap Jepara: Ardiansyah; Diogo Araujo, Jose Luis, Najeeb Yakubu, Rahmat Hidayat (Buyung 69′); Borja Martinez, Carlos Franca (C), Dicky Arifin, Indra Wiguna (Rendi Saepul 38′), Wahyudi Hamisi; Iker Vallejo.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










