bukamata.id – Jagat media sosial kembali dihangatkan oleh ketegangan antar-suporter sepak bola. Akun Instagram resmi @viking_sukakarya33 merilis sebuah “Pemberitahuan / Peringatan Terbuka” pada Rabu (20/5/2026), menyusul beredarnya unggahan bermuatan ujaran kebencian dan manipulasi visual yang dinilai menghina Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, serta lambang klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Unggahan yang memicu polemik tersebut berasal dari akun Facebook bernama Ahmad Rifaldi (atau Dhiaz Erlangga). Dalam tangkapan layar yang dibagikan, akun tersebut mengedit foto secara tidak pantas dengan mengubah wajah Umuh Muchtar dengan mengenakan kaos bergambar ilustrasi hewan, disertai narasi provokatif: “Garut Oge persijaa, diminta untuk warga sekitar Garut agar waspada, karna akan banyak pasukan Umuh babi berkeliaran di jalanan…”
Pernyataan Sikap Tegas Viking Pulo Sirih Sukakarya
Merespons tindakan provokasi dan pelecehan terhadap manajer klub mereka, keluarga besar Viking Pulo Sirih Sukakarya langsung mengeluarkan pernyataan sikap tegas:
“Rivalitas hanyalah 90 menit di atas lapangan. Tindakan provokasi murahan di media sosial seperti ini tidak mencerminkan suporter yang cerdas, melainkan hanya merusak kondusivitas di akar rumput,” tulis akun @viking_sukakarya33 dalam unggahannya.
Pihak suporter menegaskan telah mengamankan seluruh bukti digital berupa tangkapan layar dan tautan akun pelaku. Mereka memberikan tenggat waktu 1×24 jam bagi oknum yang bersangkutan untuk melakukan klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka sebelum organisasi mengambil langkah yang lebih tegas.
Selain itu, jajaran pengurus mengimbau seluruh anggota suporter untuk tetap merapatkan barisan, menjaga kondusivitas, dan tidak terpancing melakukan aksi anarkis.
Respons Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan dan Netizen
Unggahan peringatan terbuka ini langsung diserbu oleh ribuan komentar dari warganet yang geram atas tindakan pelecehan tersebut.
Isu ini mendapat perhatian serius dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, yang juga merupakan putra kandung dari H. Umuh Muchtar. Melalui akun Instagram resminya @erwansetiawan54, Erwan turut meninggalkan komentar menggunakan bahasa Sunda untuk melacak keberadaan oknum tersebut.
“Coba min pilarian alamat budak ieu, abdi bade silaturahmi. (Coba min carikan alamat anak ini, saya mau silaturahmi),” tulis Erwan di kolom komentar, yang langsung direspons oleh ribuan likes dari netizen.
Hingga saat ini, komunitas suporter Persib terus mengawal perkembangan kasus ini secara ketat demi menjaga marwah sang manajer dan kondusivitas di akar rumput.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










