Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Jay Idzes

Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?

Sabtu, 1 Agustus 2026 18:23 WIB

Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung

Sabtu, 1 Agustus 2026 15:20 WIB

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 14:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?
  • Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung
  • Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup
  • Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok
  • Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Pasien Asma Diduga Ditolak Masuk IGD, Manajemen RSUD Otista Buka Suara

By Aga GustianaRabu, 20 Mei 2026 18:27 WIB2 Mins Read
Viral pasien asma diduga ditelantarkan RSUD Otto Iskandardinata Soreang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fasilitas kesehatan publik kembali menjadi sorotan tajam setelah sebuah keluhan dari warga Soreang mendadak viral di jagat maya. Pengalaman pahit ini menimpa seorang ibu yang tengah berjuang melawan serangan asma akut, namun terpaksa gigit jari lantaran akses perawatan medis di RSUD Otto Iskandar Dinata (Otista) Soreang ditolak dengan dalih kapasitas kamar yang telah sesak.

Pihak keluarga pasien tak mampu menyembunyikan rasa kecewanya. Padahal saat tiba di rumah sakit, kondisi pasien sudah sangat darurat dan membutuhkan tindakan medis instan seperti pemberian oksigen atau terapi uap (nebulizer).

Keluarga sangat menyesalkan respons pihak rumah sakit, mengingat kasus gangguan pernapasan berat semestinya masuk dalam kategori kegawatdaruratan utama yang wajib didahulukan, bukan justru diabaikan karena kendala fasilitas.

Klarifikasi dan Permintaan Maaf Manajemen RSUD Otista

Guna meredam kegaduhan dan meluruskan simpang siur di media sosial, Direktur Utama RSUD Otista, dr. Yuli Irnawaty Morjasari, langsung turun tangan membeberkan kronologi serta kondisi riil operasional rumah sakit saat insiden berlangsung.

Manajemen membenarkan adanya lonjakan pasien di Unit Gawat Darurat (UGD) yang memicu terjadinya antrean panjang, sehingga tenaga kesehatan (nakes) terpaksa menerapkan sistem skala prioritas.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan kepada pihak keluarga dan pasien, karena pada saat itu IGD kami pasien sedang banyak hingga menumpuk. Sehingga kami harus melakukan prioritas dalam penanganan pasien,” ungkap Yuli dikutip dari akun @infotibanjaran.id Rabu (20/5/2026).

Nakes Terapkan Skala Prioritas, Rumah Sakit Janji Benahi Fasilitas

Yuli menjelaskan lebih lanjut bahwa situasi pelik tersebut memaksa petugas medis di lapangan untuk mendahulukan pasien yang telah tiba lebih awal. Akibatnya, pasien yang baru masuk mau tidak mau harus mengantre untuk mendapatkan giliran penanganan.

“Kami sangat memahami pasien atau keluarga cemas dengan keadaan penyakitnya, tapi nakes juga harus melakukan prioritas (menangani pasien yang sudah sebelumnya datang), jadi pasien harus menunggu,” lanjutnya.

Belajar dari pemblokiran pelayanan ini, pihak manajemen berjanji akan menjadikan peristiwa tersebut sebagai momentum evaluasi besar-besaran. Langkah konkret yang disiapkan antara lain mendongkrak daya tampung ruangan serta memperluas jangkauan layanan medis agar kejadian serupa tidak terulang.

“Tapi kami mungkin mengerti kepercayaan pasien untuk datang ke IGD, sehingga kami akan lakukan perbaikan ke depannya, dengan melakukan penambahan kapasitas hingga perluasan pelayanan kesehatan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pasien Asma Ditolak pelayanan kesehatan RSUD Otista Soreang viral bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.