Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Masih Kena Sanksi FIFA, Pemain Baru Belum Bisa Didaftarkan

Jumat, 17 Juli 2026 21:26 WIB
Kemacetan

Waspada Macet! Ini Daftar Titik Kemacetan di Bandung Akhir Pekan 18-19 Juli 2026

Jumat, 17 Juli 2026 21:18 WIB

Perahu Bocor saat Memancing, Nelayan Asal Cililin Hilang di Waduk Saguling

Jumat, 17 Juli 2026 20:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Masih Kena Sanksi FIFA, Pemain Baru Belum Bisa Didaftarkan
  • Waspada Macet! Ini Daftar Titik Kemacetan di Bandung Akhir Pekan 18-19 Juli 2026
  • Perahu Bocor saat Memancing, Nelayan Asal Cililin Hilang di Waduk Saguling
  • Persib Kunci Tiga Pemain Asing, Ini Alasan Ramon Tanque Cs Dipertahankan
  • Kedok Wisata, Misi Rahasia? Skandal di Balik Kaburnya Femas di Korea Selatan!
  • Usai Dipinjamkan ke Persis Solo, Febri Hariyadi Siap Kembali Bersama Persib
  • Buntut Kontroversi Spanduk Malvinas, Pemain Argentina Terancam Larangan Bermain di Final
  • Bansos BPNT Tahap 3 Segera Cair, Cek Apakah Anda Penerima Rp600.000 Juli 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 18 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

SPMB 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bandung Ancam Tindak Tegas Sekolah Nakal

By SusanaRabu, 20 Mei 2026 19:00 WIB3 Mins Read
Bupati Bandung Dadang Supriatna. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung resmi memulai Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Dalam peluncuran program tersebut, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan proses penerimaan siswa baru harus berjalan bersih tanpa pungutan liar (pungli) maupun praktik titip-menitip.

Kick Off SPMB 2026 digelar di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026), dan diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Kejaksaan Negeri Bandung, Polresta Bandung, Dewan Pendidikan, Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, para camat, kepala sekolah, hingga pengawas pendidikan.

Bupati Bandung Minta SPMB Berjalan Transparan dan Adil

Bupati Bandung yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) menegaskan bahwa pelaksanaan kick off SPMB bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan sistem pendidikan yang lebih baik dan berkeadilan.

“Sebagai kepala daerah, saya menekankan proses penerimaan murid baru ini harus berjalan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi,” ujar KDS.

Baca Juga:  Penguatan Integritas dan Budaya Kerja, Bupati Bandung: Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan

Ia pun mengingatkan Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah agar menjalankan proses penerimaan siswa sesuai aturan yang berlaku.

“Saya minta SPMB harus bebas pungli dan titip-titipan di seluruh sekolah di Kabupaten Bandung. Jangan ada yang macam-macam, lakukan sesuai aturan karena ini amanat Pak Presiden,” tegasnya.

Pemkab Bandung Fokus Perbaikan Sistem Pendidikan

Dadang Supriatna menegaskan Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan untuk mempersiapkan generasi muda unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pembenahan sistem pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk dalam proses penerimaan murid baru.

“Kita perbaiki sistem bersama. Saya fokus terhadap perbaikan sistem pendidikan termasuk dalam penerimaan murid baru ini. Kalau terjadi pungli, maka urusannya sama Kejari dan Polresta Bandung. Silakan laporkan,” katanya.

Selain itu, KDS juga mengajak seluruh stakeholder pendidikan di Kabupaten Bandung untuk terus bersinergi dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan merata.

Baca Juga:  Pemkab Bandung Gelar Sosialisasi Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan 2025

Semua Anak Harus Sekolah, Termasuk Disabilitas

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung juga memberikan instruksi khusus kepada para camat di 31 kecamatan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan.

Ia meminta para camat menyisir setiap desa agar tidak ada anak yang putus sekolah, termasuk anak-anak disabilitas.

“Para camat tolong kawal dan sisir masyarakatnya masing-masing di tiap desa, semua anak harus sekolah. Termasuk anak-anak disabilitas, mereka juga berhak bersekolah di sekolah negeri maupun swasta. Jangan ada yang ditolak,” ujarnya.

SPMB 2026 Gunakan Sistem Dua Gelombang

Dalam pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung telah melakukan evaluasi sistem penerimaan siswa.

SPMB kini dibagi menjadi dua gelombang, yaitu:

  • Gelombang pertama melalui jalur domisili dan afirmasi
  • Gelombang kedua melalui jalur prestasi dan mutasi

Sementara itu, istilah zonasi resmi diubah menjadi jalur domisili.

Jika sebelumnya sistem zonasi berdasarkan jarak rumah ke sekolah, kini sistem domisili mengacu pada kecamatan tempat tinggal calon murid.

Baca Juga:  Bupati Bandung Minta TPPS Rutin Laporkan Progres Penanganan Stunting Tiap Pekan

Bupati Bandung Soroti Banyak Siswa SD Belum Bisa Calistung

Dalam pidatonya, Dadang Supriatna juga menyoroti kemampuan dasar siswa SD yang dinilai masih memprihatinkan.

Ia mengaku masih menemukan siswa kelas 5 SD yang belum mampu membaca, menulis, dan berhitung (calistung).

Karena itu, ia berencana mengusulkan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah agar materi calistung dimasukkan kembali ke dalam kurikulum resmi Sekolah Dasar.

“Saya masih menemukan ada anak kelas 5 SD yang belum bisa baca tulis hitung. Ini sangat memprihatinkan. Saya akan usulkan ke Mendikdasmen,” katanya.

Bahkan, jika usulan tersebut tidak disetujui pemerintah pusat, Pemkab Bandung berencana memasukkan calistung sebagai muatan lokal di sekolah dasar wilayah Kabupaten Bandung.

“Kalau tidak disetujui, saya akan masukkan calistung ini ke dalam muatan lokal SD di Kabupaten Bandung,” pungkas KDS.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita pendidikan Bandung Bupati Bandung calistung SD Dadang Supriatna jalur domisili SPMB pendidikan Kabupaten Bandung Penerimaan Murid Baru Pungli Sekolah SPMB 2026 Kabupaten Bandung titipan sekolah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemacetan

Waspada Macet! Ini Daftar Titik Kemacetan di Bandung Akhir Pekan 18-19 Juli 2026

Perahu Bocor saat Memancing, Nelayan Asal Cililin Hilang di Waduk Saguling

Kedok Wisata, Misi Rahasia? Skandal di Balik Kaburnya Femas di Korea Selatan!

Bansos

Bansos BPNT Tahap 3 Segera Cair, Cek Apakah Anda Penerima Rp600.000 Juli 2026

Uji Sah Status Tersangka, Eks Pengurus Gereja Ajukan Praperadilan ke PN Bandung

Kredit SME Meroket 33%, Bank Muamalat dan BPKH Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Demi Viral Berujung Penjara? Lagu Vulgar Icha Chellow Akhirnya Diseret ke Jalur Hukum
  • Macan Tutul
    Viral Kabar Warga Diterkam Macan di Gunung Papandayan, Begini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.