Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut

Minggu, 30 Agustus 2026 20:03 WIB

Dion Markx Tinggalkan Persib Sementara, Ada Misi Khusus di Balik Keputusan Mengejutkan Ini

Minggu, 30 Agustus 2026 19:29 WIB

Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP

Minggu, 30 Agustus 2026 18:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut
  • Dion Markx Tinggalkan Persib Sementara, Ada Misi Khusus di Balik Keputusan Mengejutkan Ini
  • Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP
  • 143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan
  • Marc Klok Tak Mau Banyak Basa-basi, Target Persib vs Manila Digger Cuma Satu
  • LEBIH NGERI DARI JEKA SARAGIH?! Bilal Hasan ‘The Indo Ninja’ Bantai Lawan di UFC Shanghai!
  • Link Dana Kaget 30 Agustus 2026: Ada Saldo Rp100 Ribu, Cek dan Coba Klaim!
  • Sandy Walsh dan 2 Pemain Persib Resmi Absen, Begini Siasat Igor Tolic Lawan Manila Digger
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menelusuri Sosok Aman Yani, Mantan Bankir yang Dicari Dedi Mulyadi dengan Sayembara Rp750 Juta

By Aga GustianaJumat, 22 Mei 2026 16:27 WIB4 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah sayembara bernilai fantastis tengah mengguncang Jawa Barat. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, secara terbuka menjanjikan hadiah Rp750 juta bagi siapa saja yang berhasil melacak keberadaan pria bernama Aman Yani. Pengumuman ini langsung memicu rasa penasaran publik: siapa sebenarnya sosok yang mendadak jadi buruan utama ini?

Nama Aman Yani mendadak viral setelah terseret ke dalam pusaran kasus kriminal paling kelam di Indramayu, yakni pembantaian satu keluarga di Paoman pada Agustus 2025 lalu. Dalam tragedi tersebut, lima nyawa melayang sekaligus, meliputi Haji Sahroni (75), anaknya Budi (45), sang menantu Euis (40), serta dua bocah malang, RK (7) dan B (8 bulan). Jasad satu keluarga ini baru dievakuasi pada 1 September 2025.

Kesaksian Kontroversial dari Balik Jeruji

Aman Yani sendiri dituduh sebagai otak di balik aksi keji tersebut. Tudingan ini keluar langsung dari mulut Priyo Bagus Setiawan (30), salah satu dari dua terdakwa yang saat ini tengah disidang bersama Ririn Rifanto (36).

Di hadapan majelis hakim, Priyo membeberkan kronologi versinya. Ia menyebut ada lima orang yang terlibat, dengan dalang utama Aman Yani beserta tiga nama lain: Joko, Yoga, dan Hadi. Menurut Priyo, motif pembunuhan didasari oleh cekcok mulut antara Aman Yani dan Budi terkait persoalan utang piutang lama sebesar Rp120 juta.

Baca Juga:  Didesak Bubarkan Komite Sekolah, Dedi Mulyadi Siap Lakukan Reformasi Pendidikan

Priyo mengaku dirinya hanya disuruh membersihkan TKP dan mengubur para korban dalam satu lubang yang sama. Sebagai imbalan bungkam, Priyo mengklaim menerima uang Rp8 juta, sejumlah perhiasan, serta janji uang tutup mulut sebesar Rp100 juta dari Aman Yani.

Plot Twist: Terduga Dalang Sudah Hilang Sejak 2016

Di sinilah kejanggalan besar mulai terkuak. Pihak keluarga Aman Yani justru meragukan seluruh kesaksian Priyo di persidangan. Pasalnya, mantan pegawai bank BUMN tersebut sudah lenyap bak ditelan bumi sejak Maret 2016—hampir satu dekade sebelum pembunuhan Paoman terjadi.

Kala itu, setelah memutuskan resign dari posisinya sebagai bankir, Aman berpamitan kepada ibundanya untuk mencari nafkah di Kota Kembang, Bandung. Sejak hari itu, ia tidak pernah kembali. Upaya pencarian lewat selebaran orang hilang pada tahun 2020 pun nihil hasil.

Selama masa hilangnya Aman Yani, keluarga mencium banyak aroma konspirasi:

  • Manipulasi Dana Pensiun: Adik Aman, Uyat Suratman, membeberkan bahwa ada oknum yang pernah memintanya berpura-pura menjadi Aman Yani dan memalsukan surat kuasa demi mencairkan uang pensiun sang kakak.
  • Teror Pengacara Misterius: Pada tahun 2018, sebuah pesan gelap masuk ke pihak keluarga, mengklaim berasal dari seorang advokat yang menjadi perwakilan hukum Aman Yani.
Baca Juga:  Teladani Nabi Muhammad, Jadi Alasan Dedi Mulyadi Dukung Jeje Bawa Anak ke Kantor

Dedi Mulyadi Turun Tangan, Siapkan Ratusan Juta

Melihat benang kusut yang penuh keanehan ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya mengambil langkah ekstrem. Melalui visual yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Dedi tampak menemui langsung adik kandung Aman Yani untuk menggali informasi lebih dalam.

“Saya bertemu adiknya Pak Aman Yani yang hari ini tidak ada. Tidak adanya apakah tidak ada itu ada tapi tidak bisa dilihat atau memang sudah tidak bisa dilihat atau sudah meninggal dunia,” kata Dedi dikutip Jumat (22/5/2026).

Dedi menilai kasus ini sangat janggal karena uang pensiun milik Aman Yani diketahui telah cair melalui seorang pengacara bernama Khotibul atas perintah terdakwa Ririn. Anehnya, dokumen pencairan tersebut ditandatangani atas nama Aman Yani, padahal sang pengacara mengaku belum pernah bertatap muka langsung dengan pemilik nama.

“Yang pertama apabila Pak Aman Yani masih ada di Indonesia atau di luar negeri, bapak tahu sudah ada pengakuan dari pengacara Khotibul bahwa dana pensiun bapak diambil oleh Ririn dan pengakuannya ada tanda tangan kuasa dari bapak. Walaupun si pemberi kuasa dengan yang berkuasa tidak pernah bertemu ini peristiwa paling aneh,” kata Dedi.

Baca Juga:  Gaya Blusukan Dedi Mulyadi Efektifkah? Pengamat Soroti Kebijakan Cepat yang Berujung Kurang Optimal

Demi memancing sang mantan bankir keluar dari persembunyiannya—jika ia memang masih hidup—Dedi berjanji akan mengganti dan melipatgandakan sisa uang pensiun tersebut asalkan Aman mau pulang ke Indramayu untuk meluruskan perkara ini.

“Bapak balik deh kalau masih ada. Itu dana pensiun yang kemarin Rp400 juta saya tambahin jadi Rp750 juta deh saya kasih buat bapak tapi bapak balik. Balik ke Indramayu temui istri, temui anak-anak dan keluarga walaupun istrinya sudah jadi mantan,” ujarnya.

Tak main-main, nominal Rp750 juta yang sama juga disiapkan Dedi sebagai hadiah sayembara bagi masyarakat umum yang berhasil menyerahkan atau membawa informasi valid mengenai keberadaan Aman Yani.

“Kalau ada yang menemukan Pak Aman Yani saya kasih juga 750 juta. Silakan kembali bawa Pak Amanyani ke Indramayu. Itu pesan saya untuk semua nanti mudah-mudahan masalah ini harus cepat selesai dan Pak Aman yani harus ditemukan, hidup ataupun sudah meninggal,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut

Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP

143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan

Kabar Gembira Guru PPPK! 231 Ribu Lebih PPPK Paruh Waktu Disebut Naik Status 2027

Update Banjir Nepal-Tibet: 691 Orang Tewas, Lebih dari 3.000 Masih Hilang

Bansos

Desil Bansos 2026 Terbaru: Cek Pakai NIK, Jangan Kaget Jika Masuk Desil Ini

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.