Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fun Fishing Journalist X ASN Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi 70 Peserta dan Perebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 21:31 WIB

Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut

Minggu, 30 Agustus 2026 20:03 WIB

Dion Markx Tinggalkan Persib Sementara, Ada Misi Khusus di Balik Keputusan Mengejutkan Ini

Minggu, 30 Agustus 2026 19:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fun Fishing Journalist X ASN Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi 70 Peserta dan Perebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026
  • Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut
  • Dion Markx Tinggalkan Persib Sementara, Ada Misi Khusus di Balik Keputusan Mengejutkan Ini
  • Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP
  • 143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan
  • Marc Klok Tak Mau Banyak Basa-basi, Target Persib vs Manila Digger Cuma Satu
  • LEBIH NGERI DARI JEKA SARAGIH?! Bilal Hasan ‘The Indo Ninja’ Bantai Lawan di UFC Shanghai!
  • Link Dana Kaget 30 Agustus 2026: Ada Saldo Rp100 Ribu, Cek dan Coba Klaim!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PMII Jabar Kritik Kebijakan Dedi Mulyadi: Pembangunan Terlalu Fokus Infrastruktur, Abai Kebutuhan Dasar

By Mulki AlbarKamis, 21 Mei 2026 19:01 WIB3 Mins Read
PMII Jabar gelar aksi di Gedung Sate. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ratusan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kamis (21/5/2026).

Dalam aksi tersebut, PMII menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga tingginya angka pengangguran dan kemiskinan.

Ketua PKC PMII Jabar, Rusli Hermawan mengatakan, pihaknya telah melakukan penelaahan selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir terhadap arah pembangunan di Jabar.

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan Pemprov Jabar dinilai masih terlalu terfokus pada infrastruktur dan belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Kita mengadakan penelaahan secara serius bahwa selama satu tahun setengah Pemerintah Provinsi Jawa Barat keterfokusan pembangunannya hanya pada konteks infrastruktur,” ucap Rusli saat diwawancarai di sela-sela aksi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Pola Hibah Harus Hasilkan Output, Bukan Cuma SPJ!

Rusli menyebut, sejumlah wilayah di Jabar bagian selatan seperti Cianjur Selatan, Garut Selatan, dan Sukabumi Selatan masih menghadapi persoalan infrastruktur dasar, termasuk akses jalan yang belum merata.

Selain itu, PMII Jabar juga menyoroti sektor pendidikan. Berdasarkan hasil penelaahan mereka, masih terdapat sekitar 128 kecamatan di Jabar yang belum memiliki sekolah menengah atas negeri.

“Bahkan ada beberapa kecamatan yang tidak memiliki SMA ataupun SMP, baik negeri maupun swasta,” ujarnya.

Dalam bidang ekonomi, PMII menilai angka pengangguran dan kemiskinan di Jabar masih cukup tinggi. Rusli menyebut sekitar 1,74 juta jiwa masih berada dalam angka pengangguran, sementara sekitar 3,6 juta masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan.

Baca Juga:  Eks Ketua Timses Jadi Bos BUMD Migas Hulu Jabar ONWJ, Dedi Mulyadi Terjebak Tradisi Balas Jasa?

Tak hanya itu, sektor kesehatan juga menjadi sorotan PMII Jabar. Mereka menilai pemerataan fasilitas kesehatan di Jawa Barat masih belum optimal, terutama di wilayah selatan yang dinilai belum memiliki rumah sakit umum wilayah yang memadai.

“Rumah sakit umum wilayah masih tersentral di wilayah Parahyangan, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Wilayah selatan ini belum punya,” ungkapnya.

Melalui aksi tersebut, PMII Jabar membawa sedikitnya 36 tuntutan yang ditujukan kepada Pemprov Jabar di bawah pimpinan Dedi Mulyadi agar lebih serius memperhatikan hak dasar masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Meski aksi berlangsung dengan sejumlah kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah, DPRD Jabar disebut menunjukkan respons positif dengan membuka ruang dialog bersama mahasiswa.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Dukung Kebijakan Pajak Kendaraan, Minta Koordinasi Teknis Dimatangkan

Rusli mengatakan pihaknya telah melakukan nota kesepahaman bersama anggota DPRD Jabar dari Fraksi PKB, Muhamad Sidkon serta anggota Fraksi PAN, Budi untuk memfasilitasi penyampaian aspirasi mahasiswa kepada pimpinan DPRD.

“Keduanya siap memediasi serta menyampaikan 36 tuntutan yang kami bawa kepada Ketua DPRD,” katanya.

Menurut Rusli, Ketua DPRD Jabar juga telah menyatakan kesiapan untuk menerima audiensi lanjutan bersama PMII Jabar pada pekan depan guna membahas tuntutan yang telah disampaikan dalam aksi tersebut.

“Alhamdulillah tadi Ketua DPRD sudah siap menyanggupi. Hari Senin nanti kami akan melakukan audiensi untuk menyampaikan langsung 36 tuntutan tersebut,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Jawa Barat Dedi Mulyadi DPRD Jabar Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fun Fishing Journalist X ASN Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi 70 Peserta dan Perebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026

Bukan Sekadar Adu Urat, Bahar bin Smith vs GRIB Jaya: Dua Nama Kontroversial Bertemu di Tengah Kasus Maut

Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP

143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan

Kabar Gembira Guru PPPK! 231 Ribu Lebih PPPK Paruh Waktu Disebut Naik Status 2027

Update Banjir Nepal-Tibet: 691 Orang Tewas, Lebih dari 3.000 Masih Hilang

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.