Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit

Kamis, 29 Oktober 2026 09:02 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 06:00 WIB

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
  • Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya
  • Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus
  • Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two
  • Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buktikan BoP Ada Gunanya! MUI Minta Pemerintah Desak Pembebasan Relawan yang Diculik Israel

By Aga GustianaKamis, 21 Mei 2026 20:17 WIB3 Mins Read
MUI desak pemerintah bebaskan relawan yang diculik Israel. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gedung Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi lokasi pertemuan penting pada Kamis (21/5/2026), di mana berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dan lembaga filantropi berkumpul untuk menyatukan suara. Di antara perwakilan yang hadir, tampak SMART 171, sebuah organisasi kemanusiaan yang salah satu anggotanya turut menjadi korban penyanderaan oleh pihak Israel di wilayah perairan internasional.

Aliansi ini mengecam keras tindakan militer Israel yang menyasar kapal sipil pengangkut logistik bantuan untuk warga Gaza. Selain mengutuk aksi tersebut, forum ini secara tegas mendesak agar sembilan warga negara Indonesia (WNI) beserta seluruh relawan mancanegara yang ditahan segera dibebaskan tanpa syarat.

Desakan kepada Presiden dan Gerakan Solidaritas Umat

Dalam pertemuan tersebut, Ketua MUI Zaitun Rasmin menyampaikan seruan langsung yang ditujukan kepada Kepala Negara. Ia meminta Presiden Prabowo memanfaatkan posisinya bersama tujuh negara Muslim yang tergabung dalam Board of Peace (BoP) untuk mengintervensi proses pembebasan para tawanan.

“Buktikan BoP ada gunanya.” tegasnya dalam forum.

Baca Juga:  Sempat Dikritik MUI, Leo Pictures Tarik Peredaran Poster Film Horor Kiblat

Pertemuan ini menjadi bukti nyata langkah cepat dalam menyikapi tindakan melanggar hukum oleh Israel. Sebagai respons keagamaan, MUI menerbitkan taujihat (arahan) yang mengimbau para khatib untuk menyelipkan doa khusus bagi keselamatan para relawan yang ditawan, baik dalam khutbah Jumat maupun khutbah Iduladha mendatang. Tidak hanya itu, masyarakat juga dianjurkan untuk kembali merapatkan barisan dengan mengintensifkan doa qunut nazilah untuk Palestina serta memperkuat gerakan boikot produk yang berafiliasi dengan Israel.

Polemik Istilah: Penangkapan atau Penculikan?

Pertemuan tersebut juga mengklarifikasi perbedaan istilah yang sempat dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri, yang menyebut insiden ini sebagai penangkapan dan bukan penculikan. Menanggapi hal itu, Jajang Nurjaman selaku perwakilan dari GPCI menjelaskan bahwa seluruh langkah dan diksi yang digunakan telah dikonsolidasikan dengan jaringan aktivis dari 66 negara. Menurutnya, penggunaan kata “penculikan” sudah disepakati bersama karena tindakan Israel yang mencegat kapal di wilayah laut bebas adalah sebuah kejahatan, mengingat area tersebut di luar yurisdiksi mereka.

Baca Juga:  Geger Tantangan Hafal Al-Qur'an Berhadiah Miras: Penyelenggara Minta Maaf, MUI Desak Proses Hukum

Pandangan hukum ini diperkuat oleh Profesor Heru, anggota tim legal GPCI, yang meninjau kasus ini dari perspektif hukum internasional.

“Kami tegaskan bahwa itu adalah suatu bentuk penculikan. Mereka mengintersepsi di laut bebas, artinya Israel tidak punya kewenangan melakukan pencegatan apalagi penangkapan.” Ia juga menambahkan, “Israel telah melanggar pasal 8 ayat 2 poin 25 Statuta Roma.”

Diplomasi dan Perlindungan Warga Negara

Baca Juga:  Kenaikan Gaji PNS 2026: Sinyal Kuat dari Pemerintah, Publik Menanti Keputusan Resmi

Selain dihadiri oleh Zaitun Rasmin, agenda konsolidasi ini juga diikuti oleh sejumlah petinggi MUI lainnya, termasuk Wasekjen MUI Erick Yusuf, Ketua MUI Bidang Pendidikan Faisal Nasar, serta Ketua Komisi HLNKI Bunyan Saptomo.

MUI menggarisbawahi bahwa perlindungan terhadap nyawa setiap warga negara adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditunda. Setiap waktu yang bergulir dinilai sangat krusial mengingat rekam jejak militer Israel yang kerap mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dalam memperlakukan tawanan.

Bagi SMART 171 sendiri, forum konsolidasi ini menjadi momentum strategis untuk terus menggalang kepedulian publik global terhadap krisis di Palestina. Lembaga ini berharap gerakan diplomasi ini mampu menekan jajaran pembuat kebijakan di pemerintahan agar bergerak lebih taktis dalam mendesak Israel melepas seluruh WNI yang disekap.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Israel MUI Presiden Prabowo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.