Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Devoyage Bogor, salah satu wisata di Bogor yang Instagramble banget.

10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga

Rabu, 16 September 2026 19:57 WIB

Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng

Rabu, 16 September 2026 19:32 WIB

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

Rabu, 16 September 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Tempat Wisata Bogor Terbaru dan Paling Hits, Cocok untuk Liburan Keluarga
  • Persib Curi Poin Penuh di ACL 2, Marc Klok Sanjung Mental Juang Bobotoh di Negeri Ginseng
  • Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia
  • DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!
  • Taktik Jitu Igor Tolic Bawa Persib Bandung Jinakkan Raksasa Korsel Lewat Skor Tipis 0-1
  • Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada
  • Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka
  • Kejutan di Tengah Persiapan Persib! Oh In-kyun Muncul, FC Seoul Langsung Dibongkar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Seolah Menyentuh Langsung, Detail Foto Resolusi Tinggi Hajar Aswad Ini Bikin Merinding

By Aga GustianaKamis, 21 Mei 2026 16:17 WIB3 Mins Read
Foto Hajar Aswad dengan resolusi tinggi. (Foto: dok Pemerintah Arab Saudi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah pemandangan langka dari sudut Kakbah di Masjidil Haram baru-baru ini menggemparkan jagat maya. Otoritas Arab Saudi berhasil mengabadikan Hajar Aswad dalam bentuk dokumentasi digital dengan tingkat ketajaman yang belum pernah ada sebelumnya. Melalui jepretan resolusi super tinggi, struktur, guratan rahasia, hingga rona asli batu sakral tersebut kini bisa disaksikan secara gamblang oleh penduduk dunia.

Proyek ambisius ini memanfaatkan kecanggihan teknik focus stacking dan kamera panoramik modern. Hasilnya adalah sebuah mahakarya visual berkekuatan 49.000 megapiksel. Berkat resolusi raksasa ini, publik dapat melakukan pembesaran (zoom in) secara ekstrem tanpa membuat gambar menjadi pecah sedikit pun.

Proses Panjang di Balik Layar Kakbah

Mengabadikan objek paling ikonik dalam dunia Islam ini tentu bukan perkara mudah. Tim fotografer khusus menghabiskan waktu sekitar 7 jam di lapangan untuk mengumpulkan material visual. Tercatat ada 1.050 jepretan foto tunggal yang berhasil diambil dari berbagai sudut.

Setelah fase pemotretan selesai, tim ahli membutuhkan waktu ekstra lebih dari 50 jam di ruang laboratorium digital. Mereka menjahit dan menyatukan ribuan potongan gambar tersebut hingga menjadi satu kesatuan visual yang utuh, presisi, dan sangat tajam.

Baca Juga:  Cedera, Justin Hubner Diragukan Tampil saat Laga Lawan Jepang dan Arab Saudi

Seorang peneliti senior, Afifi Al-Akiti, memberikan pandangannya terkait terobosan teknologi ini.

“Ini pertama kalinya ada foto digital batu yang bisa diperbesar sedemikian rupa sehingga orang biasa pun dapat melihat Hajar Aswad dari dekat, seolah-olah menyentuhnya secara personal,” ujar Afifi Al-Akiti.

Fakta Mengejutkan: Merah Kecokelatan, Bukan Hitam Pekat

Kehadiran portofolio foto ini langsung memicu gelombang kekaguman dari umat Muslim sedunia. Menariknya, asumsi masyarakat selama ini yang mengira Hajar Aswad berwarna hitam legam langsung terpatahkan. Pada dokumentasi jarak dekat tersebut, rona batu justru dominan memancarkan warna merah dengan semburat kecokelatan, meski ada beberapa bintik hitam pekat di permukaannya.

“Orang bisa lihat bahwa ternyata batu ini tidak hitam,” kata Al-Akiti.

Baca Juga:  STY Senang Hasil Imbang Australia-Arab Saudi, Peluang Timnas Indonesia Semakin Terbuka

Ia menilai proyek tersebut menjadi perpaduan menarik antara teknologi modern dan nilai spiritual Islam.

“Meskipun batu ini belum pernah difoto seperti ini sebelumnya, saya pikir kerendahan hati umat Muslim dan ilmu pengetahuan bisa berjalan beriringan dengan indah dalam agama,” lanjutnya.

Eksplorasi 3 Sisi Visual yang Dirilis

Pemerintah Arab Saudi membagikan hasil dokumentasi ini ke dalam tiga format kurasi utama untuk memberikan pengalaman spiritual digital yang menyeluruh:

  • Perspektif Klasik: Menampilkan wujud Hajar Aswad yang familier di mata jemaah, lengkap dengan pelindung berupa bingkai perak murni yang berkilau.
  • Perspektif Anatomi: Menyajikan anatomi formasi batu secara lebih utuh dan menyeluruh.
  • Perspektif Makro: Fokus pada pembesaran area permukaan tertentu secara radikal untuk memperlihatkan tekstur kilapan, pori-pori batu, serta retakan halus alami yang berumur ribuan tahun.

Jembatan Sejarah Keimanan dan Sains

Bagi miliaran umat Islam, batu yang tertanam di sudut timur Kakbah ini bukan sekadar simbol, melainkan elemen sakral yang menjadi titik acuan awal dan akhir dalam ibadah tawaf (mengitari Kakbah).

Baca Juga:  The Real 'Madura All Around The World', Jualan Gado-gado Nyempil di Jabal Khandamah Arab Saudi!

Berdasarkan khazanah sejarah Islam, batu ini diyakini diturunkan langsung dari surga melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Ibrahim AS saat proses pemugaran Kakbah. Riwayat keagamaan menyebutkan wujud awal batu ini seputih susu, namun lambat laun berubah warna akibat absorbsi noda dosa dari umat manusia. Menyentuh atau mengecup batu ini juga merupakan sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, meskipun saat ini jemaah lebih sering memberikan isyarat lambaian tangan akibat padatnya saf tawaf.

Di koridor ilmiah, keunikan fisik Hajar Aswad juga memicu rasa penasaran para peneliti barat. Sebagian akademisi berspekulasi bahwa batuan purba ini merupakan sisa material meteorit yang jatuh dari luar angkasa karena karakteristik strukturnya yang sangat langka. Walau demikian, asal-usul pastinya tetap abadi sebagai bagian dari teologi dan sejarah besar peradaban Islam.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arab Saudi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

DIKULITI DI FORUM DUNIA?! Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Mendadak Jadi Sorotan PBB!

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban

Korban Ledakan Gas Mandalajati Meninggal, Walikota: Kami Sangat Berduka

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.