Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB

Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer

Selasa, 16 Juni 2026 20:57 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak

Selasa, 16 Juni 2026 20:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Krisis Ekonomi Mengintai: Perang Iran dan Gaza Membakar Ratusan Triliun dari Kas Negara Israel

By Aga GustianaKamis, 19 Juni 2025 10:00 WIB3 Mins Read
Asap membumbung tinggi menyusul pemboman Israel di Gaza. (Foto: Abdel Kareem Hana/AP)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konflik bersenjata yang melibatkan Israel dan Iran kini bukan hanya menjadi ancaman keamanan kawasan, tetapi juga membebani perekonomian Israel dengan tingkat pengeluaran militer yang mencengangkan. Di tengah ketegangan yang terus meningkat, laporan terbaru mengungkapkan bahwa Israel harus merogoh kocek hingga USD725 juta atau sekitar Rp11,8 triliun per hari hanya untuk biaya militer dalam menghadapi serangan dari Iran.

Menurut data yang diungkap oleh Brigjen (Purn.) Re’em Aminach, mantan penasihat keuangan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dalam dua hari pertama operasi militer terhadap Iran, Israel menghabiskan lebih dari USD1,45 miliar (Rp23,6 triliun). Pengeluaran tersebut terbagi antara operasi ofensif seperti serangan udara dan amunisi sebesar USD593 juta, serta langkah pertahanan seperti sistem intersepsi rudal dan mobilisasi pasukan cadangan.

Gaza: Luka yang Belum Pulih, Biaya Tembus Rp1.000 Triliun

Krisis keuangan Israel kian parah karena perang dengan Hamas di Gaza yang telah berlangsung lebih dari satu tahun. Menurut laporan Calcalist, konflik ini telah menguras dana negara sebesar 250 miliar shekel atau sekitar USD67,5 miliar (Rp1.099 triliun) hingga akhir 2024. Dana tersebut mencakup operasi militer, dukungan sipil, serta kerugian ekonomi akibat terganggunya aktivitas bisnis dan perdagangan.

Salah satu beban terberat adalah mobilisasi pasukan cadangan. Lebih dari 300.000 tentara cadangan telah dipanggil selama perang di Gaza. Hanya untuk mempertahankan 100.000 personel per hari, dibutuhkan sekitar 100 juta shekel atau USD27 juta (Rp439 miliar) untuk biaya logistik, gaji, makanan, dan akomodasi.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Indonesia Siap Akui Israel Jika Palestina Merdeka

Anggaran Pertahanan Melonjak, Risiko Fiskal Mengintai

Merespons eskalasi dua front perang, Pemerintah Israel menaikkan anggaran pertahanannya secara drastis. Dari 60 miliar shekel pada 2023, meningkat menjadi 99 miliar pada 2024 dan diperkirakan akan menyentuh 118 miliar shekel (sekitar Rp505 triliun) pada tahun 2025. Kenaikan ini terjadi meskipun pendapatan negara tidak bertambah signifikan.

Baca Juga:  Ini Alasan Ratu Elizabeth II Tak Pernah Berkunjung ke Israel

Sebagai dampaknya, proyeksi pertumbuhan ekonomi Israel tahun 2025 telah diturunkan dari 4,3% menjadi 3,6% oleh Kementerian Keuangan. Defisit fiskal negara yang dibatasi maksimal 4,9% dari Produk Domestik Bruto (sekitar USD27,6 miliar) kini berada dalam posisi rawan terlampaui, terlebih karena cadangan anggaran darurat telah banyak terkuras selama operasi di Gaza.

Dampak Sosial dan Ekonomi Lebih Luas

Konflik bersenjata ini tidak hanya membebani anggaran negara dari sisi militer. Hingga Mei 2025, Otoritas Pajak Israel telah mengeluarkan kompensasi sebesar 2,4 miliar shekel untuk menutupi kerusakan properti sipil akibat serangan, dengan total pencairan dana mencapai 3 miliar shekel.

Baca Juga:  Fakta yang Terjadi di Gaza Saat Ini, Bang Onim: Pembersihan Etnis

Dengan anggaran pertahanan yang kini menyentuh hampir 7% dari total PDB—angka tertinggi kedua di dunia setelah Ukraina—para ekonom memperingatkan bahwa konflik ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang yang menghambat pemulihan ekonomi nasional, bahkan jika Israel meraih kemenangan militer.

Tantangan Strategis Israel: Menang Tanpa Bangkrut

Menghadapi dua front peperangan sekaligus, Israel kini berada dalam dilema strategis: mempertahankan kekuatan militer dan ketahanan nasional tanpa mengorbankan masa depan keuangan negara. Dengan tekanan fiskal yang kian berat, para analis menilai bahwa pemerintah harus segera merumuskan strategi pembiayaan jangka panjang untuk menghindari krisis ekonomi yang lebih dalam.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anggaran Pertahanan Ekonomi Israel IDF Iran Israel Konflik Timur Tengah Krisis Keuangan Perang Gaza Politik Internasional
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.