Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Krisis Ekonomi Mengintai: Perang Iran dan Gaza Membakar Ratusan Triliun dari Kas Negara Israel

By Aga GustianaKamis, 19 Juni 2025 10:00 WIB3 Mins Read
Asap membumbung tinggi menyusul pemboman Israel di Gaza. (Foto: Abdel Kareem Hana/AP)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konflik bersenjata yang melibatkan Israel dan Iran kini bukan hanya menjadi ancaman keamanan kawasan, tetapi juga membebani perekonomian Israel dengan tingkat pengeluaran militer yang mencengangkan. Di tengah ketegangan yang terus meningkat, laporan terbaru mengungkapkan bahwa Israel harus merogoh kocek hingga USD725 juta atau sekitar Rp11,8 triliun per hari hanya untuk biaya militer dalam menghadapi serangan dari Iran.

Menurut data yang diungkap oleh Brigjen (Purn.) Re’em Aminach, mantan penasihat keuangan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dalam dua hari pertama operasi militer terhadap Iran, Israel menghabiskan lebih dari USD1,45 miliar (Rp23,6 triliun). Pengeluaran tersebut terbagi antara operasi ofensif seperti serangan udara dan amunisi sebesar USD593 juta, serta langkah pertahanan seperti sistem intersepsi rudal dan mobilisasi pasukan cadangan.

Gaza: Luka yang Belum Pulih, Biaya Tembus Rp1.000 Triliun

Krisis keuangan Israel kian parah karena perang dengan Hamas di Gaza yang telah berlangsung lebih dari satu tahun. Menurut laporan Calcalist, konflik ini telah menguras dana negara sebesar 250 miliar shekel atau sekitar USD67,5 miliar (Rp1.099 triliun) hingga akhir 2024. Dana tersebut mencakup operasi militer, dukungan sipil, serta kerugian ekonomi akibat terganggunya aktivitas bisnis dan perdagangan.

Salah satu beban terberat adalah mobilisasi pasukan cadangan. Lebih dari 300.000 tentara cadangan telah dipanggil selama perang di Gaza. Hanya untuk mempertahankan 100.000 personel per hari, dibutuhkan sekitar 100 juta shekel atau USD27 juta (Rp439 miliar) untuk biaya logistik, gaji, makanan, dan akomodasi.

Baca Juga:  Israel Serang dan Tewaskan Puluhan Orang di Gaza usai Kesepakatan Gencatan Senjata

Anggaran Pertahanan Melonjak, Risiko Fiskal Mengintai

Merespons eskalasi dua front perang, Pemerintah Israel menaikkan anggaran pertahanannya secara drastis. Dari 60 miliar shekel pada 2023, meningkat menjadi 99 miliar pada 2024 dan diperkirakan akan menyentuh 118 miliar shekel (sekitar Rp505 triliun) pada tahun 2025. Kenaikan ini terjadi meskipun pendapatan negara tidak bertambah signifikan.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Indonesia Siap Akui Israel Jika Palestina Merdeka

Sebagai dampaknya, proyeksi pertumbuhan ekonomi Israel tahun 2025 telah diturunkan dari 4,3% menjadi 3,6% oleh Kementerian Keuangan. Defisit fiskal negara yang dibatasi maksimal 4,9% dari Produk Domestik Bruto (sekitar USD27,6 miliar) kini berada dalam posisi rawan terlampaui, terlebih karena cadangan anggaran darurat telah banyak terkuras selama operasi di Gaza.

Dampak Sosial dan Ekonomi Lebih Luas

Konflik bersenjata ini tidak hanya membebani anggaran negara dari sisi militer. Hingga Mei 2025, Otoritas Pajak Israel telah mengeluarkan kompensasi sebesar 2,4 miliar shekel untuk menutupi kerusakan properti sipil akibat serangan, dengan total pencairan dana mencapai 3 miliar shekel.

Baca Juga:  Diharamkan MUI, Ini Daftar Merek Kurma Israel dan Cara Memilihnya

Dengan anggaran pertahanan yang kini menyentuh hampir 7% dari total PDB—angka tertinggi kedua di dunia setelah Ukraina—para ekonom memperingatkan bahwa konflik ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang yang menghambat pemulihan ekonomi nasional, bahkan jika Israel meraih kemenangan militer.

Tantangan Strategis Israel: Menang Tanpa Bangkrut

Menghadapi dua front peperangan sekaligus, Israel kini berada dalam dilema strategis: mempertahankan kekuatan militer dan ketahanan nasional tanpa mengorbankan masa depan keuangan negara. Dengan tekanan fiskal yang kian berat, para analis menilai bahwa pemerintah harus segera merumuskan strategi pembiayaan jangka panjang untuk menghindari krisis ekonomi yang lebih dalam.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Iran Israel Konflik Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.