Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif

Rabu, 17 Juni 2026 05:00 WIB

Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas

Rabu, 17 Juni 2026 04:00 WIB

Dicari-cari! Link Video Full Durasi Cut Salwa Viral, Benarkah Ada Rekamannya?

Rabu, 17 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif
  • Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas
  • Dicari-cari! Link Video Full Durasi Cut Salwa Viral, Benarkah Ada Rekamannya?
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Atasi Pengangguran di Jabar, Dedi Mulyadi Komitmen Berantas Percaloan Tenaga Kerja

By SusanaJumat, 17 Januari 2025 22:00 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: Instagram @dedimulyadi71.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2024-2029, Dedi Mulyadi, menyoroti tingginya angka pengangguran di Jabar dan menyebutkan bahwa masalah ini erat kaitannya dengan rendahnya serapan tenaga kerja lokal di kawasan industri.

Dalam sebuah kesempatan, Kang DM sapaan akrab Dedi Mulyadi mengungkapkan keprihatinannya dengan melihat banyak kendaraan yang terparkir di kawasan industri dengan plat nomor dari luar provinsi, seperti Jawa Tengah.

Hal ini menunjukkan adanya ketergantungan terhadap pekerja dari luar daerah, yang berdampak pada pengangguran di Jabar.

“Coba perhatikan, di kawasan industri, hampir semua nomor motor berasal dari luar Jawa Barat, khususnya Jawa Tengah. Ini menggambarkan bahwa banyak pekerja dari luar yang mengisi posisi-posisi di kawasan industri kita. Padahal, angka pengangguran di Jawa Barat sangat tinggi. Wajar saja, karena tenaga kerja kita belum terserap maksimal,” ungkap Kang DM, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Jumat (17/1/2025).

Baca Juga:  Kurangi Macet di Puncak, Dedi Mulyadi Liburkan Angkot Selama Lebaran

Kang DM menjelaskan bahwa masalah ini terkait dengan sistem rekrutmen yang ada di banyak perusahaan.

Menurutnya, jika manajer personalia di perusahaan lebih memilih untuk merekrut tenaga kerja dari kampung halamannya, hal tersebut tidak mendukung potensi pasar tenaga kerja lokal.

Baca Juga:  Didesak Bubarkan Komite Sekolah, Dedi Mulyadi Siap Lakukan Reformasi Pendidikan

“Masalah ini ada di internal kita, terutama dalam sistem rekrutmen. Manajer personalia seringkali lebih memilih merekrut orang-orang yang berasal dari kampung halamannya,” paparnya.

Oleh karena itu, Dedi berencana untuk mengimplementasikan kebijakan yang akan mendorong serapan tenaga kerja lokal yang mumpuni, agar tidak ada lagi ketergantungan pada pekerja luar daerah.

Salah satu komitmennya adalah menciptakan pasar tenaga kerja yang lebih inklusif bagi masyarakat lokal, tanpa adanya praktik percaloan yang merugikan.

Baca Juga:  Viral Surat Terbuka Petani Bogor ke Dedi Mulyadi: Kami Diintimidasi di Tanah Sendiri!

“Nanti kita bikin komitmen, bikin komitmennya adalah pasar lokal kerja kita itu mumpuni, ngapain ngambil dari luar, terus yang berikutnya adalah percaloan tenaga kerja, ingetloh kutipan calon tenaga kerja hampir 30 juta per orang,” tandasnya.

Dengan kebijakan ini, Kang DM berharap akan tercipta lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat Jabar, sekaligus mengurangi angka pengangguran di provinsi ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi industri Kang DM Pengangguran percaloan tenaga kerja lokal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.