bukamata.id – bukamata.id – Partai Rakyat Indonesia (PRI) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Momentum bulan kemerdekaan dimanfaatkan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PRI untuk memperkuat struktur partai, khususnya di Jawa Barat.
Konsolidasi dan penguatan struktur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PRI se-Jawa Barat digelar pada Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut dibuka Ketua Umum PRI Muhammad Nazaruddin melalui Zoom.
Sementara itu, Wasekjen I DPP PRI H. Amir dan Ketua Bidang Dalam Negeri DPP PRI Slamet Suparmaji hadir secara langsung dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD PRI Jawa Barat.
Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus PRI karena memiliki jumlah pemilih yang sangat besar.
PRI Bidik 13 Kursi DPR RI dari Jawa Barat
H. Amir mengatakan Jawa Barat merupakan salah satu wilayah strategis bagi PRI untuk memperkuat basis elektoral menuju Pemilu 2029.
Dengan jumlah pemilih yang disebut lebih dari 32 juta orang, Jawa Barat dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak perolehan suara partai.
“Kami sangat menyadari pentingnya kantong-kantong suara di Jawa Barat. Oleh karena itu, kami melakukan penguatan khusus di daerah ini. Kami optimis Partai Rakyat Indonesia mampu bersaing dengan partai-partai lain,” kata Amir.
PRI bahkan memasang target cukup tinggi dengan membidik 13 kursi DPR RI dari Jawa Barat pada Pemilu 2029.
Target tersebut menjadi salah satu alasan partai mulai memperkuat struktur hingga tingkat bawah sejak jauh sebelum masa pemilu.
Amir juga menegaskan posisi PRI sebagai partai pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami optimis. Yang penting kami tidak melewati senior kami, yaitu Partai Gerindra. Saya yakin Gerindra akan menjadi pemenang di 2029, dan PRI akan berada di nomor dua,” tegasnya.
PRI Bidik Pemilih Gen Z
Selain memperkuat struktur organisasi, PRI mulai menyiapkan strategi untuk menjangkau kelompok pemilih muda, khususnya Generasi Z atau Gen Z.
Slamet Suparmaji mengatakan kelompok pemilih muda memiliki potensi besar dalam menentukan peta politik pada Pemilu 2029.
Karena itu, PRI mencoba menyesuaikan strategi politik dengan perkembangan teknologi dan pola komunikasi generasi muda.
“Kami memulai pengelolaan pemilih Gen Z ini dengan menggunakan teknologi baru. Saat ini di DPP, kami memiliki tim IT yang sangat konkret dan nyata untuk menggerakkan serta mengambil pasar Gen Z tersebut,” ujar Suparmaji.
Strategi tersebut menunjukkan bahwa PRI tidak hanya mengandalkan konsolidasi konvensional, tetapi juga ingin memperkuat komunikasi politik melalui teknologi digital.
Fokus Program Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
Penguatan basis partai di Jawa Barat juga akan diarahkan pada program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Suparmaji mengatakan PRI ingin kehadiran partai di daerah tidak berhenti pada aktivitas politik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah satu fokus yang disiapkan adalah pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kami berkoordinasi dengan DPC-DPC untuk membuat program yang langsung bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di jalur UKM. Program-program ini juga diselaraskan dengan program yang diadakan oleh Bapak Presiden Prabowo,” katanya.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi PRI untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat basis politik di tingkat akar rumput.
Struktur PRI Nasional Capai 80 Persen
Dari sisi organisasi, PRI mengklaim perkembangan struktur kepengurusan partai secara nasional telah mencapai sekitar 80 persen.
Struktur tersebut mencakup kepengurusan DPD di 38 provinsi hingga 514 DPC di tingkat kabupaten/kota.
Namun, pekerjaan rumah PRI masih berada pada penguatan struktur hingga tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan.
Suparmaji meminta seluruh Ketua DPC, khususnya di Jawa Barat, segera menyelesaikan kepengurusan hingga tingkat PAC dan ranting.
“Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh Ketua DPC, saya akan turun langsung ke daerah jika kalian sudah menyiapkan semua pengurus hingga tingkat PAC dan ranting. Semakin banyak kita turun ke bawah, Insya Allah partai kita semakin solid menuju 2029,” pungkasnya.
Dengan target 13 kursi DPR RI dari Jawa Barat, strategi membidik Gen Z, pemberdayaan UMKM, serta percepatan struktur hingga akar rumput, PRI kini mulai menguji kesiapan mesin politiknya.
Jawa Barat pun menjadi salah satu medan utama yang akan menentukan seberapa jauh target PRI menghadapi Pemilu 2029 dapat diwujudkan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










